BAB 9KENGERIAN DALAM NERAKA
Aku tahu mengapa orang-orang dalam sel-sel di perut neraka ini berbeda dengan bagian-bagian yang lain dalam hal siksaannya. Ada banyak yang tidak kupahami. Aku semata-mata hanya mendengarkan Yesus dan membuat catatan atas semua yang kulihat dan kudengar bagi kemuliaan Tuhan. Sejauh yang kulihat, sel-sel itu nampaknya berada dalam lingkungan yang tak berujung. Ada satu jiwa di dalam masing-masing sel. Erangan, teriakan, jeritan dan rintihan datang dari sel-sel itu sewaktu kami melewatinya. Kami belum melangkah terlampau jauh pada waktu Yesus berhenti di depan sel yang lain. Pada waktu kami melihat ke dalam, sebuah sinar masuk (Yesus yang mengeluarkan sinar itu). Aku berdiri dan melihat kepada satu jiwa yang aku tahu dalam siksaan luar biasa! Seorang perempuan lain dan ia berwarna biru kelabu. Tubuhnya mati dan bagian-bagiannya yang telah membusuk berjatuhan lepas dari tulangnya. Tulang-tulangnya terbakar seluruhnya sehingga berwarna sangat hitam dan ia mengenakan sedikit sobekan kain rombeng. Ulat-ulat merayap keluar dari daging dan tulangnya - bau busuk memenuhi sel itu. Seperti perempuan yang sebelumnya, ia duduk juga di kursi goyang. Ia memegang boneka rombeng. Dan sambil berayun, ia menangis dan mendekap boneka rombeng itu pada dadanya. Isakan yang luar biasa menggetarkan tubuhnya dan tangis kepedihan keluar dari selnya. Yesus berkata kepadaku: "Dia juga hamba Iblis. Ia menjual jiwanya kepada Iblis dan sewaktu ia hidup ia mempraktekkan berbagai macam kejahatan. Ilmu gaib itu benar-benar ada" Kata Yesus. "Perempuan itu mengajar dan mempraktekkan ilmu sihir dan membuat banyak orang menuju ke jalan dosa. Mereka yang menjadi pengajar-pengajar ilmu sihir mendapatkan perhatian khusus dan kekuatan yang lebih besar dari Iblis daripada mereka yang hanya semata-mata menggunakannya. Ia adalah seorang tukang ramal, tukang tenung dan pemanggil roh tuannya, Iblis. Ia mendapatkan banyak hadiah dari setan untuk semua kejahatan yang ia lakukan. Ia tahu bagaimana mempergunakan kuasa kegelapan untuk dirinya sendiri dan untuk Iblis. Ia melakukan kebaktian penyembahan setan dan pemujaan Iblis. Ia adalah seorang perempuan yang penuh kekuatan Iblis". Aku bertanya-tanya ada berapa banyak jiwa yang ia pedaya bagi Iblis. Aku melihat pada longsong tulang jiwa ini yang yang meratap, mendekap sebuah boneka rombeng yang hanya berupa secarik kain kotor. Kepedihan memenuhi hatiku dan air mata menggenangi mataku.l Ia memegang boneka rombeng itu kuat-kuat seolah-olah boneka itu dapat menolongnya atau mungkin ia dapat menolong boneka itu. Bau kematian memenuhi ruangan itu. Kemudian aku melihatnya mulai berubah seperti perempuan yang lain itu. Pertama ia berwujud wanita tua tahun 30-an dan kemudian menjadi seorang wanita muda masa kini. Waktu demi waktu, ia melakukan perubahan yang menakjubkan ini tepat di depan mata kami. "Perempuan ini," kata Yesus, "setaraf dengan seorang pendeta bagi Iblis. Seperti halnya Injil yang benar disampaikan kepada kita oleh pelayan Tuhan yang sejati, maka Iblis juga memiliki hamba-hamba palsunya. Ia memiliki sejenis kekuatan setan yang paling kuat, kekuatan yang hanya bisa didapat dengan cara menjual jiwanya. Berkat-berkat yang diberikan oleh Iblis adalah merupakan sisi yang berbeda dengan berkat-berkat rohani yang Yesus limpahkan kepada orang-orang yang percaya padaNya. Inilah kuasa kegelapan. Pelayan-pelayan pekerjaan Iblis ini melakukan klenik, pertunjukan, sihir, membaca rajah tangan dan banyak cara lain. Seorang pengantara Iblis adalah seorang pekerja yang penuh kekuatan setan. Orang-orang ini tertipu sama sekali dan terjual sepenuhnya kepada Iblis. Beberapa hamba kegelapan bahkan tidak dapat berbicara kepada Iblis tanpa perantara mereka berbicara untuk mereka. Mereka mengadakan korban manusia dan binatang untuk setan. Banyak orang memberikan jiwa mereka kepada Iblis. Mereka memilih untuk melayani dia daripada melayaniKu. Pilihan mereka adalah maut kecuali mereka bertobat dari dosa-dosa mereka dan memanggilKu. Aku ini setia dan Aku akan menyelamatkan mereka dari dosa mereka. Banyak orang juga menjual jiwa mereka kepada Iblis karena berpikir bahwa mereka akan hidup selama-lamanya. Tetapi mereka akan mati dalam maut yang mengerikan. Iblis masih berpikir bahwa ia dapat menjatuhkan Tuhan dan mengacaukan rencana Allah, tetapi ia telah dikalahkan oleh Salib. Aku telah mengambil kunci-kunci dari Iblis dan Aku memiliki segala kuasa di bumi dan di surga. Setelah perempuan ini meninggal ia langsung dibawa ke neraka. Setan-setan membawanya ke hadapan Iblis, dimana dengan marah ia bertanya mengapa setan-setan itu mengendalikannya karena sewaktu ia di bumi ia berpikir bahwa ialah yang mengendalikan mereka. Di bumi setan-setan itu melakukan perintahnya. Ia juga menanyakan kepada Iblis tentang kerajaan yang ia janjikan untuknya. Iblis masih saja berdusta kepadanya bahkan setelah kematiannya di bumi. Iblis berkata bahwa ia akan mengembalikannya hidup, dan memakainya untuk maksudnya kembali. Dengan tipu daya, ia telah membawa banyak jiwa bagi Iblis, begitu pula tipu daya setan sangat berkesan baginya. Namun pada akhirnya, Iblis menertawai dan mencaci makinya. Ia berkata kepadanya, "Aku menipumu dan menggunakanmu di tahun-tahun itu. Aku tidak akan pernah memberikan kerajaanku kepadamu. Iblis mengayunkan tangannya ke arah perempuan itu dan nampak bahwa dagingnya terobek-robek dari tulangnya. Ia menjerita dengan kesakitan sewaktu sebuah buku besar berwarna hitam dibawa ke hadapan Iblis. Ia membukanya dan menyusurkan jarinya pada halaman itu sampai ia menemukan nama perempuan itu. "Oh ya," Iblis berkata, "engkau telah melayaniku dengan baik di bumi. engkau membawa bagiku lebih dari 500 jiwa" Iblis berdusta dan berkata kepadanya, "hukumanmu tidak akan seberat yang lain". Suatu tawa mengerikan terdengar, Iblis berdiri dan menunjukkan jarinya kepada perempuan itu dan tiupan angin keras memenuhi tempat itu. Suatu bunyi menyerupai guruh keluar dari padanya. "Ha, ha," kata Iblis, "dapatkan kerajaanmu jika engkau dapat," lalu suatu kekuatan yang tak nampak menempelak perempuan itu ke tanah. "Engkau akan melayaniku juga di sini," Iblis tertawa pada waktu perempuan itu mencoba untuk berdiri. Perempuan itu menjerit kesakitan sewaktu dagingnya terus menerus dicabik oleh setan-setan itu. Ia ditarik kembali ke kurungan ini. Perempuan itu teringat akan janji-janji Iblis, Iblis yang mengatakan padanya bahwa ia akan memperoleh segala kekuatan, Iblis memberitahunya bahwa ia tak akan mati. Iblis memberitahu perempuan itu bahwa ia memiliki kuasa atas hidup dan mati dan perempuan itu mempercayainya. Ia diberita tahu pula bahwa Iblis dapat menghentikan segala sesuatu yang akan membunuhnya. Iblis mengatakan banyak dusta padanya dan menjanjikan banyak hal kepadanya." Yesus berkata, "Aku datang untuk menyelamatkan semua orang. Aku rindu semua yang terhilang mau bertobat dan memanggil namaKu. Bukan kehendakKu untuk satu orangpun binasa, tetapi memiliki hidup yang kekal. Sungguh menyedihkan sebagian besar orang tidak mau bertobat dari dosa mereka sebelum mereka mati dan mereka akan menuju neraka. Tetapi jalan menuju ke surga adalah sama bagi semua orang. Engkau harus dilahirkan kembali untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Engkau harus datang kepada Bapa dengan namaKu dan bertobat dari dosamu, engkau harus sungguh-sungguh memberikan hatimu kepada Tuhan dan melayaniNya." "Nak," Yesus melanjutkan, "Hal berikut yang akan Kubukakan padamu bahkan lebih mengerikan. Aku tahu hal itu akan membuatmu sedih. Aku juga ingin dunia mendengar dan mengetahui apa yang Roh katakan kepada gereja-gereja. Dalam sel-sel ini, sejauh yang dapat kau lihat, adalah jiwa-jiwa yang disiksa. Tiap kali sel-sel ini terisi, neraka membesar dengan sendirinya untuk menerima bahkan lebih banyak jiwa lagi. Engkau memiliki seluruh inderamu dalam neraka. Dan bila engkau buta di bumi, engkau akan buta pula di neraka. Jika engkau cuma memiliki satu lengan di bumi, engkau hanya memiliki satu lengan pula di neraka." Aku harus memberitahukan kepada anda untuk bertobat, karena neraka adalah tempat yang menyedihkan, tempat yang menakutkan, tempat kesedihan yang mengerikan serta tangis penyesalan yang kekal. Aku mohon anda mempercayai apa yang aku katakan, karena semua ini benar. Sungguh sulit bagiku sehingga aku jatuh sakit beberapa kali selama mempersiapkan buku ini. Aku melihat bahwa neraka terlampau mengerikan untuk diceritakan. Bahkan lebih mengerikan lagi jeritan-jerita siksaan, bau daging yang membusuk dan kengerian api neraka dengan lubang-lubang yang dalam. Aku juga melihat hal-hal yang tidak Tuhan ijinkan untuk dituliskan. Apabila engkau meninggal di bumi, jika engkau telah lahir kembali oleh Roh Tuhan, jiwamu akan masuk ke surga. Apabila engkau seorang berdosa, jika engkau mati, engkau akan segera menuju ke neraka yang menyala. Setan-setan dengan rantai-rantai besar akan menarik jiwamu melewati pintu gerbang neraka dimana engkau akan dilemparkan ke lubang-lubang itu dan disiksa. Sekali waktu engkau akan dihadapkan ke depan Iblis. Engkau mengetahui dan merasakan semua yang kau alami dalam neraka. Yesus berkata kepadaku, bahwa ada suatu tempat di neraka yang disebut "pusat hiburan". Jiwa-jiwa yang dikurung dalam lubang-lubang tidak dapat dibawa ke sana. Yesus berkata juga kepadaku bahwa meskipun siksaan-siksaan itu berbeda-beda untuk masing-masing jiwa, namun semuanya dibakar dengan api. Pusat hiburan itu bentuknya menyerupai arena sirkus. Beberapa orang yang akan menjadi penghibur dibawa ke tengah-tengah gelanggang dari pusat hiburan ini. Mereka adalah orang yang dikenal melayani Iblis sewaktu di bumi. Mereka adalah orang-orang yang dengan kemauan bebasnya memilih untuk mengikuti Iblis daripada Tuhan. Diseputar arena ada jiwa-jiwa lain, kecuali jiwa-jiwa yang dikurung dilubang-lubang. Jiwa-jiwa yang ditempatkan ditengah-tengah gelanggang adalah pemimpin-pemimpin dunia gaib sebelum kematiannya. Mereka adalah perantara-perantara, tukang-tukang ramal, tukang tenung, orang-orang yang dapat membaca pikiran, ahli sihir, tukang santet - semua ini yang dengan sadar menetapkan pilihan untuk melayani Iblis. Pada saat mereka hidup di bumi, mereka menipu banyak orang dan menyebabkan mereka mengikuti Iblis dan berdosa. Orang-orang yang telah ditipu dan dijatuhkannya ke dalam dosa datang dan menyiksa penipu mereka. Satu demi satu diperbolehkan untuk menyiksa mereka. Dalam salah satu siksaan yang demikian itu, tulang-tulang rohani mereka dipisah-pisahkan dan dikuburkan di beberapa bagian yang berbeda dari neraka. Jiwa itu benar-benar dicabik-cabik dan cabikannya disebarkan dalam neraka untuk sejenis burung setan pemangsa. Jiwa-jiwa yang dirusak itu merasakan rasa nyeri yang luar biasa. Mereka yang berada di luar arena dapat melemparkan batu-batu pada mereka yang berada dalam gelanggang. Setiap cara penyiksaan yang bagaimanapun diperbolehkan. Jiwa-jiwa yang disiksa menjerit minta mati, tapi itulah kematian kekal mereka. Iblislah yang memberikan perintah agar semua ini dilakukan, itulah "pusat hiburan" Iblis. Yesus berkata, "Aku mengambil kunci-kunci neraka dari Iblis bertahun-tahun yang lampau. Aku datang dan membuka sel-sel ini serta membiarkan umatKu keluar. Karena pada jaman perjanjian lama sebelum Aku benar-benar memberikan hidupKu disalib, Firdaus terletak dekat neraka. Sel-sel ini dulu terletak di Firdaus; sekarang Iblis mempergunakan sel-sel ini untuk tujuan jahatnya dan membuatnya lebih buruk lagi. Pembaca maukah engkau bertobat dari dosa-dosamu sebelum terlambat selama-lamanya? Karena semua akan datang menghadapKu pada penghakiman. Firdaus dipindahkan dari letaknya yang dekat neraka pada waktu Aku mati dan bangkit kembali oleh kuasa Allah, BapaKu. Sekali lagi, Aku katakan padamu bahwa sel-sel ini yang tingginya 17 mil digunakan sebagai penjara bagi mereka yang pernah menjadi hamba Iblis dalam kegelapan, mereka yang terlibat dalam dosa apapun yang berhubungan dengan sihir, klenik dan penyembahan Iblis." Yesus berkata, "Mari, akan kutunjukkan sesuatu padamu." Pada saat itu kami berada sekitar setengah mil melayang di udara, di tengah perut neraka dan ditengah-tengah kompleks sel yang bertinggi 17 mil. Rasanya seperti berada dalam suatu sumur yang tidak beratap ataupun alas terlihat karena gelapnya. Suatu cahaya kuning mulai memenuhi tempat itu. Aku memegang erat tangan Yesus. "Ya, Tuhan." aku bertanya, "mengapa kita di sini?" Tiba-tiba dalam sesaat datanglah angin ribut yang kuat dan suara desau yang keras. Kobaran api yang besar mulai menjalar menaiki sel-sel di dinding sel, membakar apapun yang dilaluinya. Kobaran api mencapai bagian dalam masing-masing sel dan menyebabkan jerit kesakitan dan kesusahan yang menyedihkan. Meskipun Yesus dan aku tidak tersentuh oleh kobaran api itu, rasa takut sangat memuncak dalam diriku ketika kulihat jiwa-jiwa orang-orang yang terhilang berlari kembali ke dalam sel-sel kecil itu, mencoba untuk mendapatkan tempat persembunyian. Satu suara setan mulai terdengar dari sebelah kiri kami. Aku memperhatikan, dan Iblis nampak berdiri dengan punggungnya menghadap kami dan ia terselubung api seluruhnya. Tetapi ia tidak terbakar - bahkan dialah yang menyebabkan api itu. Sekarang ia berdiri diselimuti kobaran api itu menikmati tangisan jiwa-jiwa terhilang yang malang ini. Pada saat Iblis menggerakkan tangannya, bola-bola api yang besar memancar keluar daripadanya. Jeritan-jeritan yang mematahkan hati dan tangis kesakitan yang luar biasa datang dari sel-sel itu. Jiwa-jiwa di dalamnya sedang dibakar hidup-hidup dengan api yang lebih panas dari panasnya lautan api, tetapi mereka tidak dapat mati. Setan-setan juga bergabung dengan gelak tawa sewaktu Iblis pergi dari sel satu ke sel yang lain, menyiksa jiwa-jiwa yang terhilang itu. Yesus berkata, "Iblis hidup dari kejahatan, ia suka akan kesakitan dan penderitaan serta mendapatkan kekuatan daripadanya". Aku memperhatikan Iblis sewaktu nyala api berwarna kuning kemerahan dengan topi coklat menyala melingkupinya. Angin ribut yang kencang meniup pakaiannya yang tidak terbakar. Bau daging yang terbakar memenuhi udara dan aku baru menyadari bahwa kengerian neraka benar-benar nyata. Iblis berjalan melintasi kobaran api dan nyala api itu tidak dapat membakarnya. Meskipun aku hanya melihat punggungnya, aku dapat mendengar tawanya yang jahat bergema dimana-mana. Aku memperhatikan sewaktu Iblis beranjak dalam satu kepulan asap, membawa serta gelombang api itu ke atas perut neraka itu. Aku mendengar sewaktu ia berbalik dan dengan suara keras mengumumkan bahwa kecuali mereka semua menyembahnya, ia akan mengirimkan mereka kembali ke dalam "arena hiburan". "Jangan Iblis, kami akan menyembahmu." mereka berseru bersamaan sambil mereka semua mulai membungkuk dalam penyembahan pada Iblis. Semakin mereka menyembah makin hauslah ia akan pujian. Lebih dan lebih keras suara pemujaan itu sampai kasok-kasok neraka dibunyikan disertai teriakan. Yesus berkata, "Semua yang menempati sel-sel neraka ini pernah mendengar Injil yang benar sewaktu mereka hidup di bumi. Berkali-kali keselamatanKu ditawarkan pada mereka. Berkali-kali Roh menarik mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkan ataupun datang kepadaKu untuk diselamatkan". Sewaktu Yesus sedang berbicara, Iblis sedang berkata kepada subyeknya, "Ha, ha, inilah kerajaanmu - seluruh kerajaan yang akan kalian peroleh. Kerajaanku meliputi seluruh bumi dan bawah bumi." Aku mendengar ia berteriak, "Inilah kehidupanmu untuk selamanya!" Sementara tangis penyesalan datang dari sel-sel yang terbakar. Yesus berkata, "KeselamatanKu cuma-cuma. Siapapun yang mau biarlah ia datang dan terselamatkan dari tempat penghukuman kekal ini. Aku tidak akan menolaknya. Apabila engkau memiliki perjanjian tertulis dengan Iblis, kekuasaanKu akan mematahkannya dan tetesan darahKu akan menyelamatkanmu. Aku akan mematahkan kutukan setan atas hidupmu dan menebusmu dari neraka. Berikanlah hatimu kepadaKu maka aku akan membebaskan dan melepaskanmu."
****************
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment