Saturday, February 28, 2009

Neraka - BAB 20, SURGA

BAB 20SURGA
Aku jatuh sakit untuk beberapa hari setelah aku ditinggal dalam rahang neraka. Aku selalu membiarkan lampu menyala pada saat aku tidur. Aku memerlukan Alkitab bersamaku sepanjang waktu dan aku membacanya secara teratur. Jiwaku dalam keadaan terguncang hebat. Aku mengerti kini apa yang jiwa-jiwa terhilang itu alami pada waktu mereka masuk ke neraka untuk menetap. Yesus berkata, "Diam, tenanglah." dan damai memenuhi jiwaku. Tetapi beberapa menit kemudian aku terbangun menjerit histeris dengan takutnya. Selama waktu-waktu ini, aku tahu bahwa aku tidak pernah sendiri - Yesus selalu berada di sampingku. Dan bahkan dengan pengetahuan itu, aku kadang-kadang tidak merasakan kehadiranNya dan aku begitu takut untuk kembali ke neraka, sehingga kadang-kadang demikian takutnya bahkan di saat Yesus berada di dekatku. Aku mencoba untuk menceritakan pada orang lain tentang pengalamanku di neraka. Mereka tak mau mendengarkannya. Aku memohon pada mereka, "Bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum terlambat." Sungguh sulit untuk orang mempercayai apa yang kuceritakan pada mereka tentang siksaan yang kujalani dan bagaimana Yesus telah menyuruhku untuk menceritakan tentang neraka itu. Tuhan memberiku jaminan bahwa ia adalah Allah yang menyembuhkan. Dan meskipun aku percaya bahwa aku tidak pernah benar-benar pulih, kesembuhan itu benar-benar datang. Dan kemudian terjadilah lagi. Kembali, aku di dalam roh bersama Tuhan Yesus dan membubung jauh tinggi di angkasa. Yesus berkata, "Aku akan memperlihatkan kepadamu kasih dan kebaikan Tuhan serta bagian-bagian surga. Aku ingin engkau melihat pekerjaan mulia dengan kesemarakannya. Tuhan sendirilah yang menjadi cahaya di sana." Seorang malaikat menemui kami dan berkata kepadaku, "Lihatlah kebaikan dan kemurahan Tuhan Allahmu, KemurahanNya untuk selama-lamanya." Ada satu perasaan kasih dan kelembutan yang demikian kuatnya pada malaikat itu sehingga aku hampir menangis saat ia berkata lagi, "Lihatlah kekautan, kekuasaan dan kebesaran Tuhan. Biar kutunjukkan kepadamu tempat yang ia ciptakan bagi anak-anakNya." Segera pada saat yang bersamaan ada sebuah planet besar muncul di depan kami, sebuah planet sebesar bumi. Dan kemudian aku mendengar suara Bapa berkata, "Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah satu. Bapa dan Putra adalah satu dan Bapa dan Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus PutraKu untuk mati di atas kayu salib sehingga tidak seorangpun perlu terhilang. "Tetapi," ia berkata dengan seulas senyum, "Aku akan memperlihatkan kepadamu tempat yang kubuat untuk anak-anakKu. Aku sangat memperhatikan semua anak. Aku memperhatikan pada waktu seorang ibu mengalami keguguran bahkan pada waktu masih berupa janin dalam kandunganmu, anakKu, keluar sebelum waktunya. Kau tahu, Aku mengetahui segala sesuatu dan Aku memperhatikannya." "Mulai dari saat adanya kehidupan dalam kandungan, Aku mengetahuinya. Aku tahu pula tentang bayi-bayi yang dibunuh pada waktu masih berada dalam tubuh ibu mereka - kehidupan yang digugurkan yang dibuang dan tidak diinginkan. Aku mengetahui tentang bayi yang mati saat dilahirkan dan bayi-bayi yang memiliki cacat bawaan. Mulai dari saat dibuahi, saat itu juga sudah menjadi jiwa. Malaikat-malaikatKu turun dan membawa anak-anak ini kepadaKu waktu mereka mati. Aku memiliki suatu tempat di mana mereka dapat bertumbuh, belajar dan dikasihi. Aku memberikan kepada mereka tubuh yang utuh dan mengembalikan bagian-bagian tubuh mereka manapun yang hilang. Aku memberikan pada mereka tubuh kemuliaan." Di seluruh planet itu ada perasaan dikasihi, perasaan damai sejahtera yang sempurna. Segala sesuatunya begitu sempurna. Di sana sini semak-semak dengan rerumputan hijau dan kolam yang berisi air yang berwarna kristal jernih sebagai tempat bermain dengan bangku-bangku marmer dan sandaran kayu untuk duduk yang terpoles anggun. Dan ada anak-anak -- di mana saja orang melihat ada anak-anak sedang melakukan berbagai macam kegiatan. Masing-masing anak mengenakan jubah dan sandal berwarna putih tanpa noda. Jubah-jubah putih begitu cemerlang kilauannya bercahaya dengan sangat indahnya di atas planet itu. Aneka warna di pelbagai tempat mengaksentuasi putihnya jubah anak-anak itu. Malaikat-malaikat menjadi penjaga gerbang-gerbangnya dan nama anak-anak itu semuanya tertulis dalam sebuah buku. Aku melihat anak-anak mempelajari Firman Allah dan diajar bermain musik dari sebuah buku emas. Aku sangat takjub melihat binatang-binatang dari berbagai jenis naik ke pangkuan anak-anak itu atau duduk di samping mereka sementara mereka berada dalam sekolah malaikat itu. Tak ada air mata, tak ada kepedihan. Segala sesuatunya sungguh-sungguh indah dan suka cita serta kebahagiaan ada dimana-mana. Kemudian malaikat itu memperlihatkan kepadaku planet lain yang bercahaya bagaikan lampu raksasa di depanku. Sinarnya bercahaya di tengah-tengah berjuta-juta bintang dan segala sesuatu pada planet itu begitu indah dan hidup. Di kejauhan aku melihat dua buah gunung yang terbuat dari emas murni, pada saat mendekat padaku ada dua pintu gerbang yang ditatah dengan pertama-permata dan batu-batu mulia yang lain. Aku tahu bahwa ini adalah bumi baru dan bahwa kota yang terletak dengan anggunnya di depanku adalah Yerusalem baru - kota Allah yang turun ke bumi. Dan kemudian aku kembali ke bumi yang lama - bumi sebagaimana adanya sebelum api terakir yang akan dicurahkan ke atasnya untuk memurnikannya bagi maksud mulia Allah. Dan di sini pula Yerusalem baru - Ibukota Kerajaan Seribu Tahun. Dan aku melihat orang-orang keluar dari gua serta dari gunung-gunung dan melakukan perjalanan menuju ke kota ini!. Di sini Yesus menjadi raja dan semua bangsa di bumi membawa padaNya persembahan-persembahan serta memberikan hormat kepadaNya. Yesus memberikan penjelasan kepadaku tentang penglihatanku ini. Ia berkata, "Tidak lama lagi Aku akan kembali dan membawa serta bersamaKu ke surga, yang pertama adalah orang-orang kudus yang sudah mati, kemudian setelah mereka, orang-orang yang masih hidup dan tinggal di bumi akan diangkat bersamaKu di udara. Selanjutnya Antikris akan memerintah di atas bumi untuk suatu masa yang telah ditetapkan dan akan terjadi di bumi kesusahan yang demikian besarnya seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan pernah terjadi lagi." "Dan Aku akan kembali bersama-sama orang-orang kudusKu serta Iblis akan dilemparkan ke dalam lubang tanpa alas dimana ia akan tinggal selama 1000 tahun. Selama 1000 tahun itu Aku akan memerintah atas seluruh bumi dari kota Yerusalem. Pada saat kerajaan Seribu TahunKu lewat, Iblis akan dilepaskan untuk sedikit waktu dan Aku akan mengalahkannya dalam kemuliaan kedatanganKu. Bumi yang lama akan berlalu. "Perhatikan akan ada bumi baru dan Yerusalem baru yang turun ke atas bumi dan Aku akan memerintah selama-lamanya."
********************

No comments: