Last month I got an iPhone from my brother who returned from America. Purchased from AT & T in Simi Valley, California. I see notanya, I open the plastic seal, .... wow ....... I am very pleased.
Sunday, September 13, 2009
Saturday, February 28, 2009
Neraka - BAB 26, SUATU NUBUAT DARI YESUS
BAB 26SUATU NUBUAT DARI YESUS
Pada waktu Yesus menampakkan diri padaku untuk pertama kalinya, Ia berkata, "Kathryn, engkau telah dipilih oleh Bapa untuk menemaniKu menuju dalamnya neraka. Aku akan menunjukkan kepadamu banyak hal yang Aku ingin agar dunia tahu tentang neraka dan tentang surga. Aku akan memberitahukan apa yang harus kautulis sehingga buku ini akan merupakan laporang nyata tentang bagaimana sebenarnya tempat-tempat yang tak dikenal ini. RohKu akan membukakan rahasia-rahasia tentang kekekalan, penghakiman, kasih, kematian dan kehidupan di alam baka." Pesan Tuhan untuk dunia yang terhilang ini: "Aku tidak menginginkan engkau masuk ke dalam neraka. Aku menjadikanmu untuk suka citaKu dan untuk persahabatan yang kekal. Engkau adalah ciptaanKu dan Aku mengasihimu. Panggillah Aku sementara Aku dekat dan Aku akan mendengar dan menjawabmu. Aku ingin mengampunimu dan memberkatimu." Untuk mereka yang telah lahir baru, Tuhan berkata, "Jangan lupakan perhimpunanmu. Datanglah bersama dan berdoa serta mempelajari FirmanKu. Sembahlah Aku dalam Roh Kekudusan." Tuhan berkata pada gereja-gereja dan bangsa-bangsa, "Malaikat-malaikatKu selalu berperang bagi pewaris keselamatan dan bagi mereka yang akan menjadi ahli warisnya. Aku tidak berubah. Aku tetap sama, kemarin, sekarang dan selama-lamanya. Carilah Aku dan Aku akan mencurahkan RohKu ke atasmu. Anakmu laki-laki dan anakmu perempuan akan bernubuat. Aku akan melakukan perkara-perkara besar di antaramu." Apabila engkau belum selamat, ambillah waktu sekarang juga untuk berlutut di hadapan Tuhan dan minta Ia mengampunimu dari dosa-dosamu dan menjadikanmu anakNya. Berapapun harganya, engkau harus menetapkan sekarang untuk menjadikan surga rumahmu yang kekal. Neraka begitu mengerikan dan neraka itu benar-benar ada.
*********************
Pada waktu Yesus menampakkan diri padaku untuk pertama kalinya, Ia berkata, "Kathryn, engkau telah dipilih oleh Bapa untuk menemaniKu menuju dalamnya neraka. Aku akan menunjukkan kepadamu banyak hal yang Aku ingin agar dunia tahu tentang neraka dan tentang surga. Aku akan memberitahukan apa yang harus kautulis sehingga buku ini akan merupakan laporang nyata tentang bagaimana sebenarnya tempat-tempat yang tak dikenal ini. RohKu akan membukakan rahasia-rahasia tentang kekekalan, penghakiman, kasih, kematian dan kehidupan di alam baka." Pesan Tuhan untuk dunia yang terhilang ini: "Aku tidak menginginkan engkau masuk ke dalam neraka. Aku menjadikanmu untuk suka citaKu dan untuk persahabatan yang kekal. Engkau adalah ciptaanKu dan Aku mengasihimu. Panggillah Aku sementara Aku dekat dan Aku akan mendengar dan menjawabmu. Aku ingin mengampunimu dan memberkatimu." Untuk mereka yang telah lahir baru, Tuhan berkata, "Jangan lupakan perhimpunanmu. Datanglah bersama dan berdoa serta mempelajari FirmanKu. Sembahlah Aku dalam Roh Kekudusan." Tuhan berkata pada gereja-gereja dan bangsa-bangsa, "Malaikat-malaikatKu selalu berperang bagi pewaris keselamatan dan bagi mereka yang akan menjadi ahli warisnya. Aku tidak berubah. Aku tetap sama, kemarin, sekarang dan selama-lamanya. Carilah Aku dan Aku akan mencurahkan RohKu ke atasmu. Anakmu laki-laki dan anakmu perempuan akan bernubuat. Aku akan melakukan perkara-perkara besar di antaramu." Apabila engkau belum selamat, ambillah waktu sekarang juga untuk berlutut di hadapan Tuhan dan minta Ia mengampunimu dari dosa-dosamu dan menjadikanmu anakNya. Berapapun harganya, engkau harus menetapkan sekarang untuk menjadikan surga rumahmu yang kekal. Neraka begitu mengerikan dan neraka itu benar-benar ada.
*********************
Neraka - BAB 25, VISI TENTANG SURGA
BAB 25VISI TENTANG SURGA
... <>
kekuasaan Tuhan yang terlihat itu. Pada waktu malaikat itu dan aku mendekati dua gerbang raksasa pada suatu dinding yang besar, aku melihat dua malaikat besar yang nampak berbeda dengan pedang-pedangnya. Mereka tingginya kira-kira 15 meter dan rambut mereka ikal keemasan. Gerbang-gerbang itu begitu tinggi sehingga aku tak dapat melihat puncaknya. Gerbang itu merupakan suatu karya seni terindah yang pernah kulihat. Gerbang itu diukir tangan dengan lipatan-lipatan yang rumit, hiasan-hiasan, lapisan-lapisan dn ukiran-ukiran serta ditata dengan mutiara, permata, ruby, satir dan permata yang lain. Segala sesuatu pada gerbang pas seimbang dan gerbang-gerbang itu membuka ke arah luar. Seorang malaikat dengan sebuah buku di tangannya, keluar dari balik gerbang-gerbang itu. Setelah memeriksa buku itu, malaikat itu mengangguk dan memastikan bahwa aku boleh masuk. Para pembaca, Anda tidak dapat masuk ke surga jika namamu tidak tercatat dalam Buku Kehidupan Anak Domba.
RUANG BERKAS-BERKAS
Dalam suatu visi seorang malaikat membawaku ke surga dan memperlihatkan padaku sebuah ruang yang sangat luas dengan dinding terbuat dari emas huruf-huruf yang tersusun sesuai abjad terukir di sana-sini pada dinding-dinding itu. Keadaannya sangat mirip dengan sebuah perpustakaan besar, tetapi buku-bukunya dilekatkan pada dinding, bukan di rak. Malaikat-malaikat berjubah panjang sedang mengambil buku-buku dari dinding dan mempelajarinya dengan seksama. Tampaknya ada suatu aturan yang keras atas apa yang mereka kerjakan. Aku memperhatikan bahwa buku-buku itu memiliki muka buku tebal terbuat dari emas dan beberapa dari halamannya berwarna merah. Buku-buku itu sangat indah. Malaikat yang bersamaku berkata, buku-buku ini adalah catatan tentang kehidupan setiap orang yang pernah lahir di bumi. Aku diberitahu bahwa ada lebih banyak ruang lagi di tempat lain dengan catatan yang bahkan lebih banyak. Dari waktu ke waktu malaikat-malaikat yang terpenting membawa catatan-catatan itu ke hadapan Allah untuk mendapatkan persetujuan atau pembatalanNya. Buku-buku itu berisi permohonan doa, nubuat-nubuat, kelakuan, pertumbuhan dalam Tuhan, jiwa-jiwa yang dibawa pada Kristus, buah-buah Roh dan banyak lagi yang lain. Segala yang kita lakukan di bumi dicatat dalam salah satu buku itu oleh malaikat. Begitu sering seorang malaikat menurunkan suatu buku dan mencuci halaman-halamannya dengan sehelai kain halus. Halaman-halaman yang dicuci menjadi merah.
TANGGA SURGAWI
Roh Tuhan membawaku pada visi berikut. Aku melihat suatu tangga rohani besar yang turun dari surga ke bumi. Pada salah satu sisi tangga malaikat-malaikat turun ke bumi, sementara di sisi yang lain mereka naik. Malaikat-malaikat pada tangga itu tidak bersayap, tetapi masing-masing malaikat membawa sebuah buku dengan nama tertulis di depan muka bukunya. Beberapa dari malaikat itu nampaknya memberi pengarahan dan menjawab pertanyaan yang ditujukan pada mereka oleh malaikat yang lain. Pada saat arahan-arahan diterima dan pertanyaan mereka dijawab, mereka menghilang. Aku juga melihat tangga-tangga lain di bagian-bagian bumi yang lain. Malaikat-malaikat itu bergerak dengan teratur, naik dan turun. Para malaikat berjalan dengan gagah dan mantap, karena mereka adalah pembawa perintah dari Tuhan.
********************
... <>
kekuasaan Tuhan yang terlihat itu. Pada waktu malaikat itu dan aku mendekati dua gerbang raksasa pada suatu dinding yang besar, aku melihat dua malaikat besar yang nampak berbeda dengan pedang-pedangnya. Mereka tingginya kira-kira 15 meter dan rambut mereka ikal keemasan. Gerbang-gerbang itu begitu tinggi sehingga aku tak dapat melihat puncaknya. Gerbang itu merupakan suatu karya seni terindah yang pernah kulihat. Gerbang itu diukir tangan dengan lipatan-lipatan yang rumit, hiasan-hiasan, lapisan-lapisan dn ukiran-ukiran serta ditata dengan mutiara, permata, ruby, satir dan permata yang lain. Segala sesuatu pada gerbang pas seimbang dan gerbang-gerbang itu membuka ke arah luar. Seorang malaikat dengan sebuah buku di tangannya, keluar dari balik gerbang-gerbang itu. Setelah memeriksa buku itu, malaikat itu mengangguk dan memastikan bahwa aku boleh masuk. Para pembaca, Anda tidak dapat masuk ke surga jika namamu tidak tercatat dalam Buku Kehidupan Anak Domba.
RUANG BERKAS-BERKAS
Dalam suatu visi seorang malaikat membawaku ke surga dan memperlihatkan padaku sebuah ruang yang sangat luas dengan dinding terbuat dari emas huruf-huruf yang tersusun sesuai abjad terukir di sana-sini pada dinding-dinding itu. Keadaannya sangat mirip dengan sebuah perpustakaan besar, tetapi buku-bukunya dilekatkan pada dinding, bukan di rak. Malaikat-malaikat berjubah panjang sedang mengambil buku-buku dari dinding dan mempelajarinya dengan seksama. Tampaknya ada suatu aturan yang keras atas apa yang mereka kerjakan. Aku memperhatikan bahwa buku-buku itu memiliki muka buku tebal terbuat dari emas dan beberapa dari halamannya berwarna merah. Buku-buku itu sangat indah. Malaikat yang bersamaku berkata, buku-buku ini adalah catatan tentang kehidupan setiap orang yang pernah lahir di bumi. Aku diberitahu bahwa ada lebih banyak ruang lagi di tempat lain dengan catatan yang bahkan lebih banyak. Dari waktu ke waktu malaikat-malaikat yang terpenting membawa catatan-catatan itu ke hadapan Allah untuk mendapatkan persetujuan atau pembatalanNya. Buku-buku itu berisi permohonan doa, nubuat-nubuat, kelakuan, pertumbuhan dalam Tuhan, jiwa-jiwa yang dibawa pada Kristus, buah-buah Roh dan banyak lagi yang lain. Segala yang kita lakukan di bumi dicatat dalam salah satu buku itu oleh malaikat. Begitu sering seorang malaikat menurunkan suatu buku dan mencuci halaman-halamannya dengan sehelai kain halus. Halaman-halaman yang dicuci menjadi merah.
TANGGA SURGAWI
Roh Tuhan membawaku pada visi berikut. Aku melihat suatu tangga rohani besar yang turun dari surga ke bumi. Pada salah satu sisi tangga malaikat-malaikat turun ke bumi, sementara di sisi yang lain mereka naik. Malaikat-malaikat pada tangga itu tidak bersayap, tetapi masing-masing malaikat membawa sebuah buku dengan nama tertulis di depan muka bukunya. Beberapa dari malaikat itu nampaknya memberi pengarahan dan menjawab pertanyaan yang ditujukan pada mereka oleh malaikat yang lain. Pada saat arahan-arahan diterima dan pertanyaan mereka dijawab, mereka menghilang. Aku juga melihat tangga-tangga lain di bagian-bagian bumi yang lain. Malaikat-malaikat itu bergerak dengan teratur, naik dan turun. Para malaikat berjalan dengan gagah dan mantap, karena mereka adalah pembawa perintah dari Tuhan.
********************
Neraka - BAB 24, PERMINTAAN TERAKHIR ALLAH
BAB 24PERMINTAAN TERAKHIR ALLAH
Bab ini hilang. Bagi yang memiliki, boleh mengirimkannya ke alamat:
lunarplb@indo.net.id
Tuhan Yesus memberkati...
***
Bab ini hilang. Bagi yang memiliki, boleh mengirimkannya ke alamat:
lunarplb@indo.net.id
Tuhan Yesus memberkati...
***
Neraka - BAB 23, KEDATANGAN KEMBALI KRISTUS
BAB 23KEDATANGAN KEMBALI KRISTUS
Aku melihat kedatangan Tuhan. Aku mendengar suaraNya seperti bunyi terompet dan suara paduan malaikat. Serta seluruh bumi bergoncang dan dari kubur-kubur keluarlah orang-orang kudus yang sudah mati untuk bertemu Tuhan di udara. Nampaknya berjam-jam, aku mendengar nafiri ditiup dan bumi serta lautan mengeluarkan orang-orang mati dari dalamnya. Tuhan Yesus berdiri di atas awan dengan jubah api dan menampakkan kemuliaanNya. Aku mendengar suara-suara terompet lagi dan pada waktu kuperhatikan orang-orang yang masih hidup dan tinggal di bumi diangkat untuk bertemu dengan mereka. Aku melihat orang-orang tebusan itu laksana berjuta-juta titik cahaya menutupi suatu tempat berkumpul di langit. Di sana, malaikat mengenakan pada mereka jubah-jubah yang sangat putih. Ada suka cita yang begitu besar. Malaikat itu nampaknya telah diberi perintah dan mereka nampaknya ada dimana-mana untuk memberi perhatian khusus pada orang yang diangkat. Tubuh baru diberikan kepada orang yang diselamatkan, dan mereka diubahkan pada waktu mereka melewati udara. Suka cita dan kebahagiaan luar biasa memenuhi langit dan malaikat menyanyi, "Kemuliaan bagi Raja di atas segala raja!" Tinggi di langit, aku melihat suatu tubuh rohani yang besar, itulah tubuh Kristus. Dan tubuh ini berbaring dengan punggungNya di atas ranjang, serta darah menetes ke bumi. Aku tahu bahwa ini adalah tubuh Tuhan kita yang dianiaya. Dan kemudian tubuh itu membesar dan membesar sampai memenuhi langit. Dan keluar serta masuk daripadanya berjuta-juta orang yang diselamatkan. Aku memperhatikan dengan rasa takjub pada waktu berjuta-juta orang memanjati tangga menuju tubuh itu dan memenuhinya. Mulai dari kaki dan selanjutnya lengan dan tangannya, perut, jantung dan kepalanya. Dan pada waktu tubuh penuh terisi, aku melihatnya terisi oleh laki-laki dan perempuan dari setiap bangsa, suku dan bahasa di bumi. Dan dengan suara yang lantang mereka memuji Tuhan. Berjuta-juta orang duduk di hadapan suatu tahta dan aku melihat malaikat-malaikat sambil membawa buku-buku yang daripadanya penghakiman dibacakan. Ada kursi kehormatan dan pahala diberikan kepada banyak orang. Kemudian pada saat kuperhatikan, kegelapan menutupi muka bumi dan kekuatan setan ada dimana-mana. Roh-roh jahat yang tak terhitung banyaknya dilepaskan dari penjara mereka dan dimuntahkan ke atas bumi. Aku mendengar Tuhan berkata, "Celakalah penduduk di bumi, karena Iblis datang tinggal di antaramu." Aku melihat seekor Binatang mengamuk dan ia menumpahkan sengatnya ke atas seluruh bumi. Neraka berguncang karena amukannya dan dari lubang tak beralas keluarlah sekumpulan besar makhluk-makhluk setan sehingga menghitamkan bumi karena jumlah mereka yang sangat besar. Laki-laki dan perempuan lari dan meratap pada bukit-bukit, gua-gua dan gunung-gunung. Dan terjadilah perang di bumi dan kelaparan serta kematian. Pada akhirnya aku melihat kuda-kuda berapi dan kereta-kereta di langit. Bumi gemetar dan matahari berubah merah menjadi seperti darah. Dan seorang malaikat berkata, "Dengarlah hai bumi, Sang Raja akan datang." Dan tampaklah di langit Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan, besarta denganNya orang-orang kudus dari berbagai umur, berdiri dengan pakaian yang sangat putih. Dan aku teringat bahwa setiap mata akan melihat Dia dan setiap lutut akan berlutut di hadapanNya. Lalu para malaikat menyelipkan sabit-sabit mereka serta menuai tuaian yang masak - inilah akhir dunia. Yesus berkata, "Bertobatlah dan diselamatkan, karena kerajaan Allah sudah sangat dekat. KehendakKu dan FirmanKu akan terjadi. Siapkanlah jalan bagi Tuhan." Dan aku berpikir, kita harus saling mengasihi. Kita harus berteguh dalam kebenaran dan menasehati anak-anak kita di dalam terang dari Kedatangan Yesus yang sudah sangat dekat. Karena pastilah Raja akan datang!
... <>
****************
Aku melihat kedatangan Tuhan. Aku mendengar suaraNya seperti bunyi terompet dan suara paduan malaikat. Serta seluruh bumi bergoncang dan dari kubur-kubur keluarlah orang-orang kudus yang sudah mati untuk bertemu Tuhan di udara. Nampaknya berjam-jam, aku mendengar nafiri ditiup dan bumi serta lautan mengeluarkan orang-orang mati dari dalamnya. Tuhan Yesus berdiri di atas awan dengan jubah api dan menampakkan kemuliaanNya. Aku mendengar suara-suara terompet lagi dan pada waktu kuperhatikan orang-orang yang masih hidup dan tinggal di bumi diangkat untuk bertemu dengan mereka. Aku melihat orang-orang tebusan itu laksana berjuta-juta titik cahaya menutupi suatu tempat berkumpul di langit. Di sana, malaikat mengenakan pada mereka jubah-jubah yang sangat putih. Ada suka cita yang begitu besar. Malaikat itu nampaknya telah diberi perintah dan mereka nampaknya ada dimana-mana untuk memberi perhatian khusus pada orang yang diangkat. Tubuh baru diberikan kepada orang yang diselamatkan, dan mereka diubahkan pada waktu mereka melewati udara. Suka cita dan kebahagiaan luar biasa memenuhi langit dan malaikat menyanyi, "Kemuliaan bagi Raja di atas segala raja!" Tinggi di langit, aku melihat suatu tubuh rohani yang besar, itulah tubuh Kristus. Dan tubuh ini berbaring dengan punggungNya di atas ranjang, serta darah menetes ke bumi. Aku tahu bahwa ini adalah tubuh Tuhan kita yang dianiaya. Dan kemudian tubuh itu membesar dan membesar sampai memenuhi langit. Dan keluar serta masuk daripadanya berjuta-juta orang yang diselamatkan. Aku memperhatikan dengan rasa takjub pada waktu berjuta-juta orang memanjati tangga menuju tubuh itu dan memenuhinya. Mulai dari kaki dan selanjutnya lengan dan tangannya, perut, jantung dan kepalanya. Dan pada waktu tubuh penuh terisi, aku melihatnya terisi oleh laki-laki dan perempuan dari setiap bangsa, suku dan bahasa di bumi. Dan dengan suara yang lantang mereka memuji Tuhan. Berjuta-juta orang duduk di hadapan suatu tahta dan aku melihat malaikat-malaikat sambil membawa buku-buku yang daripadanya penghakiman dibacakan. Ada kursi kehormatan dan pahala diberikan kepada banyak orang. Kemudian pada saat kuperhatikan, kegelapan menutupi muka bumi dan kekuatan setan ada dimana-mana. Roh-roh jahat yang tak terhitung banyaknya dilepaskan dari penjara mereka dan dimuntahkan ke atas bumi. Aku mendengar Tuhan berkata, "Celakalah penduduk di bumi, karena Iblis datang tinggal di antaramu." Aku melihat seekor Binatang mengamuk dan ia menumpahkan sengatnya ke atas seluruh bumi. Neraka berguncang karena amukannya dan dari lubang tak beralas keluarlah sekumpulan besar makhluk-makhluk setan sehingga menghitamkan bumi karena jumlah mereka yang sangat besar. Laki-laki dan perempuan lari dan meratap pada bukit-bukit, gua-gua dan gunung-gunung. Dan terjadilah perang di bumi dan kelaparan serta kematian. Pada akhirnya aku melihat kuda-kuda berapi dan kereta-kereta di langit. Bumi gemetar dan matahari berubah merah menjadi seperti darah. Dan seorang malaikat berkata, "Dengarlah hai bumi, Sang Raja akan datang." Dan tampaklah di langit Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan, besarta denganNya orang-orang kudus dari berbagai umur, berdiri dengan pakaian yang sangat putih. Dan aku teringat bahwa setiap mata akan melihat Dia dan setiap lutut akan berlutut di hadapanNya. Lalu para malaikat menyelipkan sabit-sabit mereka serta menuai tuaian yang masak - inilah akhir dunia. Yesus berkata, "Bertobatlah dan diselamatkan, karena kerajaan Allah sudah sangat dekat. KehendakKu dan FirmanKu akan terjadi. Siapkanlah jalan bagi Tuhan." Dan aku berpikir, kita harus saling mengasihi. Kita harus berteguh dalam kebenaran dan menasehati anak-anak kita di dalam terang dari Kedatangan Yesus yang sudah sangat dekat. Karena pastilah Raja akan datang!
... <>
****************
Neraka - BAB 22, TANDA BINATANG
BAB 22TANDA BINATANG
Aku mendengar Tuhan berkata, "RohKu tidak akan selalu berbantah dengan manusia. Mari dan lihatlah Binatang itu. Selama hari-hari akhir seekor Binatang akan muncul dari bumi dan menipu banyak orang dari tiap bangsa di bumi. Ia akan memerintahkan agar setiap orang menerima tandanya, angka 666, diletakkan pada tangan atau dahi mereka. Setiap orang yang mengenakan tanda itu menjadi milik Binatang itu dan akan dilemparkan bersamanya di dalam lautan api yang menyala dengan api dan belerang. Binatang itu akan mendapat sambutan dunia karena ia akan membawa damai dan kelimpahan seperti tak seorangpun dapat mengingat. Pada saat ia mendapat kekuasaan atas dunia, mereka yang tidak mengenakan tandanya pada dahi ataupun tangan mereka tidak akan dapat membeli makanan, pakaian, mobil, rumah atau apapun untuk dibeli. Tak juga mereka dapat menjual apapun yang mereka miliki kepada siapapun kecuali mereka memiliki tanda itu. Tuhan Allah menyatakan dengan gamblang bahwa orang-orang yang memakai tanda itu telah menegaskan kesetiaan mereka kepada Binatang itu dan akan dibuang daripada Tuhan Allah selamanya. Mereka akan mendapat tempat bersama orang-orang yang tidak percaya dan hamba-hamba ketidakadilan. Tanda itu benar-benar menyatakan bahwa orang-orang yang memilikinya telah menolak Allah dan berbalik pada Binatang itu demi makanan. Binatang itu dan pengikutnya akan menganiaya mereka yang menolak tanda tersebut dan akan membunuh banyak dari mereka. Tekanan apapun yang mereka dapat tanggungkan akan dilakukan untuk memaksa orang-orang yang percaya akan Allah yang benar untuk menerima tanda itu. Anak-anak dan bayi-bayi akan dibunuh di depan mata orang-orang tua yang menolak untuk memakai tanda itu. Akan ada masa kesusahan besar. Orang-orang yang memiliki tanda itu akan dipaksa untuk menyerahkan milik mereka pada Binatang itu sebagai ganti atas suatu janji bahwa Binatang itu akan mencukupi semua kebutuhan pengikutnya. Beberapa daripadamu akan dilemahkan dan menyerah pada Binatang itu serta menerima tandanya di tangan atau dahimu. Engkau akan berkata, "Allah akan mengampuni. Allah akan memahami." Tetapi Aku tidak akan berbalik dari FirmanKu. Aku telah memperingatkanmu berulang kali lewat mulut nabi-nabiKu dan pelayan-pelayan Injil. Bertobatlah sekarang, pada waktu masih siang, karena malam akan datang dimana keputusan akan ditetapkan selamanya. Apabila engkau tidak menaati Binatang itu dan menolak untuk memakai tandanya, Aku akan menyayangimu. Aku tidak mengatakan bahwa banyak orang tidak akan mati karena iman mereka pada masa-masa ini, karena banyak orang akan dipenggal kepalanya karena kepercayaannya pada Tuhan Allah. Tetapi diberkatilah mereka yang mati dalam TUhan, karena besarlah pahala mereka. Benar, ada suatu masa damai dan kemakmuran dalam mana Binatang itu akan memperoleh popularitas dan penghargaan. Ia akan menjadikan permasalahan dunia seolah-olah permasalahan itu tidak ada - tetapi damai itu akan berakhir dalam pertumpahan darah dan kemakmuran itu dalam kelaparan luar biasa di seluruh daratan. Janganlah takut pada apa yang dapat manusia lakukan padamu, tetapi takutlah pada Dia yang dapat melemparkan jiwa dan tubuhmu ke neraka. Karena meskipun ada penganiayaan besar dan meskipun kesengsaraan berlipat ganda, Aku akan melepaskanmu daripada semuanya itu. Tetapi sebelum hari yang jahat itu, Aku akan membangkitkan suatu pasukan gagah perkasa yang akan menyembahKu dalam Roh dan kebenaran. Tentara Allah yang akan mengerjakan perbuatan yang besar dan hal-hal luar biasa untukKu. Untuk itu, datanglah bersama dan sembahlah Aku dalam Roh dan kebenaran. Bawalah masuk buah-buah kebenaran dan berilah padaKu apa yang menjadi hakKu dan Aku akan melewatkanmu dari masa yang jahat ini. Bertobatlah sekarang dan selamatkanlah dirimu dari hal-hal menyedihkan yang akan menimpa pada para pemberontak dan orang-orang yang belum selamat. Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Tuhan adalah hidup yang kekal. Panggillah Aku pada waktu engkau dapat dan Aku akan menerimamu dan mengampunimu. Aku mengasihimu dan tidak menginginkan engkau terhilang. Percayalah akan buku ini dan hiduplah. Pilihlah hari ini juga siapa yang akan kaulayani." ***************
Aku mendengar Tuhan berkata, "RohKu tidak akan selalu berbantah dengan manusia. Mari dan lihatlah Binatang itu. Selama hari-hari akhir seekor Binatang akan muncul dari bumi dan menipu banyak orang dari tiap bangsa di bumi. Ia akan memerintahkan agar setiap orang menerima tandanya, angka 666, diletakkan pada tangan atau dahi mereka. Setiap orang yang mengenakan tanda itu menjadi milik Binatang itu dan akan dilemparkan bersamanya di dalam lautan api yang menyala dengan api dan belerang. Binatang itu akan mendapat sambutan dunia karena ia akan membawa damai dan kelimpahan seperti tak seorangpun dapat mengingat. Pada saat ia mendapat kekuasaan atas dunia, mereka yang tidak mengenakan tandanya pada dahi ataupun tangan mereka tidak akan dapat membeli makanan, pakaian, mobil, rumah atau apapun untuk dibeli. Tak juga mereka dapat menjual apapun yang mereka miliki kepada siapapun kecuali mereka memiliki tanda itu. Tuhan Allah menyatakan dengan gamblang bahwa orang-orang yang memakai tanda itu telah menegaskan kesetiaan mereka kepada Binatang itu dan akan dibuang daripada Tuhan Allah selamanya. Mereka akan mendapat tempat bersama orang-orang yang tidak percaya dan hamba-hamba ketidakadilan. Tanda itu benar-benar menyatakan bahwa orang-orang yang memilikinya telah menolak Allah dan berbalik pada Binatang itu demi makanan. Binatang itu dan pengikutnya akan menganiaya mereka yang menolak tanda tersebut dan akan membunuh banyak dari mereka. Tekanan apapun yang mereka dapat tanggungkan akan dilakukan untuk memaksa orang-orang yang percaya akan Allah yang benar untuk menerima tanda itu. Anak-anak dan bayi-bayi akan dibunuh di depan mata orang-orang tua yang menolak untuk memakai tanda itu. Akan ada masa kesusahan besar. Orang-orang yang memiliki tanda itu akan dipaksa untuk menyerahkan milik mereka pada Binatang itu sebagai ganti atas suatu janji bahwa Binatang itu akan mencukupi semua kebutuhan pengikutnya. Beberapa daripadamu akan dilemahkan dan menyerah pada Binatang itu serta menerima tandanya di tangan atau dahimu. Engkau akan berkata, "Allah akan mengampuni. Allah akan memahami." Tetapi Aku tidak akan berbalik dari FirmanKu. Aku telah memperingatkanmu berulang kali lewat mulut nabi-nabiKu dan pelayan-pelayan Injil. Bertobatlah sekarang, pada waktu masih siang, karena malam akan datang dimana keputusan akan ditetapkan selamanya. Apabila engkau tidak menaati Binatang itu dan menolak untuk memakai tandanya, Aku akan menyayangimu. Aku tidak mengatakan bahwa banyak orang tidak akan mati karena iman mereka pada masa-masa ini, karena banyak orang akan dipenggal kepalanya karena kepercayaannya pada Tuhan Allah. Tetapi diberkatilah mereka yang mati dalam TUhan, karena besarlah pahala mereka. Benar, ada suatu masa damai dan kemakmuran dalam mana Binatang itu akan memperoleh popularitas dan penghargaan. Ia akan menjadikan permasalahan dunia seolah-olah permasalahan itu tidak ada - tetapi damai itu akan berakhir dalam pertumpahan darah dan kemakmuran itu dalam kelaparan luar biasa di seluruh daratan. Janganlah takut pada apa yang dapat manusia lakukan padamu, tetapi takutlah pada Dia yang dapat melemparkan jiwa dan tubuhmu ke neraka. Karena meskipun ada penganiayaan besar dan meskipun kesengsaraan berlipat ganda, Aku akan melepaskanmu daripada semuanya itu. Tetapi sebelum hari yang jahat itu, Aku akan membangkitkan suatu pasukan gagah perkasa yang akan menyembahKu dalam Roh dan kebenaran. Tentara Allah yang akan mengerjakan perbuatan yang besar dan hal-hal luar biasa untukKu. Untuk itu, datanglah bersama dan sembahlah Aku dalam Roh dan kebenaran. Bawalah masuk buah-buah kebenaran dan berilah padaKu apa yang menjadi hakKu dan Aku akan melewatkanmu dari masa yang jahat ini. Bertobatlah sekarang dan selamatkanlah dirimu dari hal-hal menyedihkan yang akan menimpa pada para pemberontak dan orang-orang yang belum selamat. Upah dosa adalah maut, tetapi karunia Tuhan adalah hidup yang kekal. Panggillah Aku pada waktu engkau dapat dan Aku akan menerimamu dan mengampunimu. Aku mengasihimu dan tidak menginginkan engkau terhilang. Percayalah akan buku ini dan hiduplah. Pilihlah hari ini juga siapa yang akan kaulayani." ***************
Neraka - BAB 21, AJARAN SESAT
BAB 21AJARAN SESAT
"Apabila manusia di bumi mau mendengarkanKu," kata Tuhan, "dan bertobat dari dosa mereka. Aku akan menahan Antikris dan Binatang itu sampai datang suatu masa penyegaran. Bukankah orang-orang Niniwe bertobat karena pemberitaan Yunis? Aku sama, kemarin, hari ini dan selamanya. Bertobatlah dan Aku akan mendatangkan suatu masa penuh berkat." Lalu aku mendengar Yesus berkata, "UmatKu harus mengasihi satu sama lain dan bertolong-tolongan satu sama lain. Mereka harus membenci dosa dan mengasihi orang berdosa. Dengan kasih yang seperti itulah, semua orang akan tahu bahwa engkau muridKu." Pada waktu Yesus berbicara, bumi terbuka dan kami kembali berada dalam neraka. Aku melihat suatu sisi bukit yang dipenuhi dengan batang pohon yang mati dan disekelilingnya terdapat tanah berwarna kelabu. Aku melihat juga lubang-lubang kecil di sisi bukit dan sosok-sosok berwarna kelabu sedang berjalan-jalan dan bercakap-cakap. Aku mengikui Yesus pada suatu jalan tajam berliku dan kotor yang menuju ke atas sisi bukit kelabu itu. Di saat kami datang mendekat, aku melihat bahwa orang-orang itu utuh tetapi mati. Mereka terdiri tubuh-tubuh mati berwarna kelabu dan mereka diikat bersama dengan tali pengikat, sejenis tali dari bahan berwarna kelabu yang diikatkan di seputar dan mengitari serta mengikat semua orang di bukit itu. Meski tak ada api yang nampak, aku tahu bahwa tempat ini adalah bagian dari neraka, karena daging mati berjatuhan dari tulang-tulang orang yang ada di sana dan lalu tumbuh kembali dengan sangat cepatnya. Maut ada di mana-mana tetapi orang-orang itu nampak tidak memperhatikannya - mereka tenggelam dalam pembicaraan. Yesus berkata, "Mari, dengar apa yang mereka katakan." Seseorang berkata pada yang lain, "Apakah engkau mendengar orang yang bernama Yesus ini datang untuk menebus dosa?" Yang lain menimpali, "Aku mengenal Yesus. Ia membasuh dosaku. Sesungguhnya, aku tak tahu kenapa aku ada di sini." "Tidak juga aku." Aku mencoba untuk menyaksikan Yesus kepada tetanggaku, tetapi ia bahkan tidak mau memdengarkannya. Pada saat isterinya meninggal, ia datang padaku meminjam uang untuk biaya pemakamannya, tetapi aku ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa kita harus pandai seperti ular dan tulus seperti merpati. Karena itu aku mengusirnya. Aku tahu bagaimanapun ia akan menggunakan uang itu untuk sesuatu yang lain. Kita harus menjadi tuan yang baik bagi uang kita, kau tahukan?" Orang pertama yang telah berbicara kini berkata lagi, "Ya, saudara," ia berkata, "seorang anak di gereja kami memerlukan pakaian dan sepatu, tapi ayahnya peminum, karenanya aku menolak untuk membelikan apapun bagi anaknya - kita benar-benar memberi orang itu pelajaran." "Ya," kata yang lainnya, sambil ia memegang tali pengikat dalam tangannya serta memilinnya dengan gugup, "Kita harus selalu mengajar yang lain untuk hidup seperti Yesus. Orang itu tidak berhak minum. Biarlah ia menderita." Yesus berkata, "Oh, orang-orang bodoh dan lamban hati, bangkitlah dalam kebenaran dan kasihilah satu sama lain dengan kasih yang tulus. Tolonglah yang berputus asa. Berikanlah pada mereka apa yang mereka butuhkan tanpa berpikir untuk mendapatkan apapun sebagai balasan. Apabila engkau bertobat, hai bumi, Aku akan memberkatimu dan tidak mengutukmu. Bangunlah dari tidurmu dan datanglah padaKu. Rendahkanlah dirimu dan tundukkanlah hatimu di hadapanKu dan Aku akan datang dan hidup bersamamu. Engkau akan menjadi umatKu dan aku akan menjadi Allahmu."
*****************
"Apabila manusia di bumi mau mendengarkanKu," kata Tuhan, "dan bertobat dari dosa mereka. Aku akan menahan Antikris dan Binatang itu sampai datang suatu masa penyegaran. Bukankah orang-orang Niniwe bertobat karena pemberitaan Yunis? Aku sama, kemarin, hari ini dan selamanya. Bertobatlah dan Aku akan mendatangkan suatu masa penuh berkat." Lalu aku mendengar Yesus berkata, "UmatKu harus mengasihi satu sama lain dan bertolong-tolongan satu sama lain. Mereka harus membenci dosa dan mengasihi orang berdosa. Dengan kasih yang seperti itulah, semua orang akan tahu bahwa engkau muridKu." Pada waktu Yesus berbicara, bumi terbuka dan kami kembali berada dalam neraka. Aku melihat suatu sisi bukit yang dipenuhi dengan batang pohon yang mati dan disekelilingnya terdapat tanah berwarna kelabu. Aku melihat juga lubang-lubang kecil di sisi bukit dan sosok-sosok berwarna kelabu sedang berjalan-jalan dan bercakap-cakap. Aku mengikui Yesus pada suatu jalan tajam berliku dan kotor yang menuju ke atas sisi bukit kelabu itu. Di saat kami datang mendekat, aku melihat bahwa orang-orang itu utuh tetapi mati. Mereka terdiri tubuh-tubuh mati berwarna kelabu dan mereka diikat bersama dengan tali pengikat, sejenis tali dari bahan berwarna kelabu yang diikatkan di seputar dan mengitari serta mengikat semua orang di bukit itu. Meski tak ada api yang nampak, aku tahu bahwa tempat ini adalah bagian dari neraka, karena daging mati berjatuhan dari tulang-tulang orang yang ada di sana dan lalu tumbuh kembali dengan sangat cepatnya. Maut ada di mana-mana tetapi orang-orang itu nampak tidak memperhatikannya - mereka tenggelam dalam pembicaraan. Yesus berkata, "Mari, dengar apa yang mereka katakan." Seseorang berkata pada yang lain, "Apakah engkau mendengar orang yang bernama Yesus ini datang untuk menebus dosa?" Yang lain menimpali, "Aku mengenal Yesus. Ia membasuh dosaku. Sesungguhnya, aku tak tahu kenapa aku ada di sini." "Tidak juga aku." Aku mencoba untuk menyaksikan Yesus kepada tetanggaku, tetapi ia bahkan tidak mau memdengarkannya. Pada saat isterinya meninggal, ia datang padaku meminjam uang untuk biaya pemakamannya, tetapi aku ingat bahwa Yesus pernah berkata bahwa kita harus pandai seperti ular dan tulus seperti merpati. Karena itu aku mengusirnya. Aku tahu bagaimanapun ia akan menggunakan uang itu untuk sesuatu yang lain. Kita harus menjadi tuan yang baik bagi uang kita, kau tahukan?" Orang pertama yang telah berbicara kini berkata lagi, "Ya, saudara," ia berkata, "seorang anak di gereja kami memerlukan pakaian dan sepatu, tapi ayahnya peminum, karenanya aku menolak untuk membelikan apapun bagi anaknya - kita benar-benar memberi orang itu pelajaran." "Ya," kata yang lainnya, sambil ia memegang tali pengikat dalam tangannya serta memilinnya dengan gugup, "Kita harus selalu mengajar yang lain untuk hidup seperti Yesus. Orang itu tidak berhak minum. Biarlah ia menderita." Yesus berkata, "Oh, orang-orang bodoh dan lamban hati, bangkitlah dalam kebenaran dan kasihilah satu sama lain dengan kasih yang tulus. Tolonglah yang berputus asa. Berikanlah pada mereka apa yang mereka butuhkan tanpa berpikir untuk mendapatkan apapun sebagai balasan. Apabila engkau bertobat, hai bumi, Aku akan memberkatimu dan tidak mengutukmu. Bangunlah dari tidurmu dan datanglah padaKu. Rendahkanlah dirimu dan tundukkanlah hatimu di hadapanKu dan Aku akan datang dan hidup bersamamu. Engkau akan menjadi umatKu dan aku akan menjadi Allahmu."
*****************
Neraka - BAB 20, SURGA
BAB 20SURGA
Aku jatuh sakit untuk beberapa hari setelah aku ditinggal dalam rahang neraka. Aku selalu membiarkan lampu menyala pada saat aku tidur. Aku memerlukan Alkitab bersamaku sepanjang waktu dan aku membacanya secara teratur. Jiwaku dalam keadaan terguncang hebat. Aku mengerti kini apa yang jiwa-jiwa terhilang itu alami pada waktu mereka masuk ke neraka untuk menetap. Yesus berkata, "Diam, tenanglah." dan damai memenuhi jiwaku. Tetapi beberapa menit kemudian aku terbangun menjerit histeris dengan takutnya. Selama waktu-waktu ini, aku tahu bahwa aku tidak pernah sendiri - Yesus selalu berada di sampingku. Dan bahkan dengan pengetahuan itu, aku kadang-kadang tidak merasakan kehadiranNya dan aku begitu takut untuk kembali ke neraka, sehingga kadang-kadang demikian takutnya bahkan di saat Yesus berada di dekatku. Aku mencoba untuk menceritakan pada orang lain tentang pengalamanku di neraka. Mereka tak mau mendengarkannya. Aku memohon pada mereka, "Bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum terlambat." Sungguh sulit untuk orang mempercayai apa yang kuceritakan pada mereka tentang siksaan yang kujalani dan bagaimana Yesus telah menyuruhku untuk menceritakan tentang neraka itu. Tuhan memberiku jaminan bahwa ia adalah Allah yang menyembuhkan. Dan meskipun aku percaya bahwa aku tidak pernah benar-benar pulih, kesembuhan itu benar-benar datang. Dan kemudian terjadilah lagi. Kembali, aku di dalam roh bersama Tuhan Yesus dan membubung jauh tinggi di angkasa. Yesus berkata, "Aku akan memperlihatkan kepadamu kasih dan kebaikan Tuhan serta bagian-bagian surga. Aku ingin engkau melihat pekerjaan mulia dengan kesemarakannya. Tuhan sendirilah yang menjadi cahaya di sana." Seorang malaikat menemui kami dan berkata kepadaku, "Lihatlah kebaikan dan kemurahan Tuhan Allahmu, KemurahanNya untuk selama-lamanya." Ada satu perasaan kasih dan kelembutan yang demikian kuatnya pada malaikat itu sehingga aku hampir menangis saat ia berkata lagi, "Lihatlah kekautan, kekuasaan dan kebesaran Tuhan. Biar kutunjukkan kepadamu tempat yang ia ciptakan bagi anak-anakNya." Segera pada saat yang bersamaan ada sebuah planet besar muncul di depan kami, sebuah planet sebesar bumi. Dan kemudian aku mendengar suara Bapa berkata, "Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah satu. Bapa dan Putra adalah satu dan Bapa dan Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus PutraKu untuk mati di atas kayu salib sehingga tidak seorangpun perlu terhilang. "Tetapi," ia berkata dengan seulas senyum, "Aku akan memperlihatkan kepadamu tempat yang kubuat untuk anak-anakKu. Aku sangat memperhatikan semua anak. Aku memperhatikan pada waktu seorang ibu mengalami keguguran bahkan pada waktu masih berupa janin dalam kandunganmu, anakKu, keluar sebelum waktunya. Kau tahu, Aku mengetahui segala sesuatu dan Aku memperhatikannya." "Mulai dari saat adanya kehidupan dalam kandungan, Aku mengetahuinya. Aku tahu pula tentang bayi-bayi yang dibunuh pada waktu masih berada dalam tubuh ibu mereka - kehidupan yang digugurkan yang dibuang dan tidak diinginkan. Aku mengetahui tentang bayi yang mati saat dilahirkan dan bayi-bayi yang memiliki cacat bawaan. Mulai dari saat dibuahi, saat itu juga sudah menjadi jiwa. Malaikat-malaikatKu turun dan membawa anak-anak ini kepadaKu waktu mereka mati. Aku memiliki suatu tempat di mana mereka dapat bertumbuh, belajar dan dikasihi. Aku memberikan kepada mereka tubuh yang utuh dan mengembalikan bagian-bagian tubuh mereka manapun yang hilang. Aku memberikan pada mereka tubuh kemuliaan." Di seluruh planet itu ada perasaan dikasihi, perasaan damai sejahtera yang sempurna. Segala sesuatunya begitu sempurna. Di sana sini semak-semak dengan rerumputan hijau dan kolam yang berisi air yang berwarna kristal jernih sebagai tempat bermain dengan bangku-bangku marmer dan sandaran kayu untuk duduk yang terpoles anggun. Dan ada anak-anak -- di mana saja orang melihat ada anak-anak sedang melakukan berbagai macam kegiatan. Masing-masing anak mengenakan jubah dan sandal berwarna putih tanpa noda. Jubah-jubah putih begitu cemerlang kilauannya bercahaya dengan sangat indahnya di atas planet itu. Aneka warna di pelbagai tempat mengaksentuasi putihnya jubah anak-anak itu. Malaikat-malaikat menjadi penjaga gerbang-gerbangnya dan nama anak-anak itu semuanya tertulis dalam sebuah buku. Aku melihat anak-anak mempelajari Firman Allah dan diajar bermain musik dari sebuah buku emas. Aku sangat takjub melihat binatang-binatang dari berbagai jenis naik ke pangkuan anak-anak itu atau duduk di samping mereka sementara mereka berada dalam sekolah malaikat itu. Tak ada air mata, tak ada kepedihan. Segala sesuatunya sungguh-sungguh indah dan suka cita serta kebahagiaan ada dimana-mana. Kemudian malaikat itu memperlihatkan kepadaku planet lain yang bercahaya bagaikan lampu raksasa di depanku. Sinarnya bercahaya di tengah-tengah berjuta-juta bintang dan segala sesuatu pada planet itu begitu indah dan hidup. Di kejauhan aku melihat dua buah gunung yang terbuat dari emas murni, pada saat mendekat padaku ada dua pintu gerbang yang ditatah dengan pertama-permata dan batu-batu mulia yang lain. Aku tahu bahwa ini adalah bumi baru dan bahwa kota yang terletak dengan anggunnya di depanku adalah Yerusalem baru - kota Allah yang turun ke bumi. Dan kemudian aku kembali ke bumi yang lama - bumi sebagaimana adanya sebelum api terakir yang akan dicurahkan ke atasnya untuk memurnikannya bagi maksud mulia Allah. Dan di sini pula Yerusalem baru - Ibukota Kerajaan Seribu Tahun. Dan aku melihat orang-orang keluar dari gua serta dari gunung-gunung dan melakukan perjalanan menuju ke kota ini!. Di sini Yesus menjadi raja dan semua bangsa di bumi membawa padaNya persembahan-persembahan serta memberikan hormat kepadaNya. Yesus memberikan penjelasan kepadaku tentang penglihatanku ini. Ia berkata, "Tidak lama lagi Aku akan kembali dan membawa serta bersamaKu ke surga, yang pertama adalah orang-orang kudus yang sudah mati, kemudian setelah mereka, orang-orang yang masih hidup dan tinggal di bumi akan diangkat bersamaKu di udara. Selanjutnya Antikris akan memerintah di atas bumi untuk suatu masa yang telah ditetapkan dan akan terjadi di bumi kesusahan yang demikian besarnya seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan pernah terjadi lagi." "Dan Aku akan kembali bersama-sama orang-orang kudusKu serta Iblis akan dilemparkan ke dalam lubang tanpa alas dimana ia akan tinggal selama 1000 tahun. Selama 1000 tahun itu Aku akan memerintah atas seluruh bumi dari kota Yerusalem. Pada saat kerajaan Seribu TahunKu lewat, Iblis akan dilepaskan untuk sedikit waktu dan Aku akan mengalahkannya dalam kemuliaan kedatanganKu. Bumi yang lama akan berlalu. "Perhatikan akan ada bumi baru dan Yerusalem baru yang turun ke atas bumi dan Aku akan memerintah selama-lamanya."
********************
Aku jatuh sakit untuk beberapa hari setelah aku ditinggal dalam rahang neraka. Aku selalu membiarkan lampu menyala pada saat aku tidur. Aku memerlukan Alkitab bersamaku sepanjang waktu dan aku membacanya secara teratur. Jiwaku dalam keadaan terguncang hebat. Aku mengerti kini apa yang jiwa-jiwa terhilang itu alami pada waktu mereka masuk ke neraka untuk menetap. Yesus berkata, "Diam, tenanglah." dan damai memenuhi jiwaku. Tetapi beberapa menit kemudian aku terbangun menjerit histeris dengan takutnya. Selama waktu-waktu ini, aku tahu bahwa aku tidak pernah sendiri - Yesus selalu berada di sampingku. Dan bahkan dengan pengetahuan itu, aku kadang-kadang tidak merasakan kehadiranNya dan aku begitu takut untuk kembali ke neraka, sehingga kadang-kadang demikian takutnya bahkan di saat Yesus berada di dekatku. Aku mencoba untuk menceritakan pada orang lain tentang pengalamanku di neraka. Mereka tak mau mendengarkannya. Aku memohon pada mereka, "Bertobatlah dari dosa-dosamu sebelum terlambat." Sungguh sulit untuk orang mempercayai apa yang kuceritakan pada mereka tentang siksaan yang kujalani dan bagaimana Yesus telah menyuruhku untuk menceritakan tentang neraka itu. Tuhan memberiku jaminan bahwa ia adalah Allah yang menyembuhkan. Dan meskipun aku percaya bahwa aku tidak pernah benar-benar pulih, kesembuhan itu benar-benar datang. Dan kemudian terjadilah lagi. Kembali, aku di dalam roh bersama Tuhan Yesus dan membubung jauh tinggi di angkasa. Yesus berkata, "Aku akan memperlihatkan kepadamu kasih dan kebaikan Tuhan serta bagian-bagian surga. Aku ingin engkau melihat pekerjaan mulia dengan kesemarakannya. Tuhan sendirilah yang menjadi cahaya di sana." Seorang malaikat menemui kami dan berkata kepadaku, "Lihatlah kebaikan dan kemurahan Tuhan Allahmu, KemurahanNya untuk selama-lamanya." Ada satu perasaan kasih dan kelembutan yang demikian kuatnya pada malaikat itu sehingga aku hampir menangis saat ia berkata lagi, "Lihatlah kekautan, kekuasaan dan kebesaran Tuhan. Biar kutunjukkan kepadamu tempat yang ia ciptakan bagi anak-anakNya." Segera pada saat yang bersamaan ada sebuah planet besar muncul di depan kami, sebuah planet sebesar bumi. Dan kemudian aku mendengar suara Bapa berkata, "Bapa, Putra dan Roh Kudus adalah satu. Bapa dan Putra adalah satu dan Bapa dan Roh Kudus adalah satu. Aku mengutus PutraKu untuk mati di atas kayu salib sehingga tidak seorangpun perlu terhilang. "Tetapi," ia berkata dengan seulas senyum, "Aku akan memperlihatkan kepadamu tempat yang kubuat untuk anak-anakKu. Aku sangat memperhatikan semua anak. Aku memperhatikan pada waktu seorang ibu mengalami keguguran bahkan pada waktu masih berupa janin dalam kandunganmu, anakKu, keluar sebelum waktunya. Kau tahu, Aku mengetahui segala sesuatu dan Aku memperhatikannya." "Mulai dari saat adanya kehidupan dalam kandungan, Aku mengetahuinya. Aku tahu pula tentang bayi-bayi yang dibunuh pada waktu masih berada dalam tubuh ibu mereka - kehidupan yang digugurkan yang dibuang dan tidak diinginkan. Aku mengetahui tentang bayi yang mati saat dilahirkan dan bayi-bayi yang memiliki cacat bawaan. Mulai dari saat dibuahi, saat itu juga sudah menjadi jiwa. Malaikat-malaikatKu turun dan membawa anak-anak ini kepadaKu waktu mereka mati. Aku memiliki suatu tempat di mana mereka dapat bertumbuh, belajar dan dikasihi. Aku memberikan kepada mereka tubuh yang utuh dan mengembalikan bagian-bagian tubuh mereka manapun yang hilang. Aku memberikan pada mereka tubuh kemuliaan." Di seluruh planet itu ada perasaan dikasihi, perasaan damai sejahtera yang sempurna. Segala sesuatunya begitu sempurna. Di sana sini semak-semak dengan rerumputan hijau dan kolam yang berisi air yang berwarna kristal jernih sebagai tempat bermain dengan bangku-bangku marmer dan sandaran kayu untuk duduk yang terpoles anggun. Dan ada anak-anak -- di mana saja orang melihat ada anak-anak sedang melakukan berbagai macam kegiatan. Masing-masing anak mengenakan jubah dan sandal berwarna putih tanpa noda. Jubah-jubah putih begitu cemerlang kilauannya bercahaya dengan sangat indahnya di atas planet itu. Aneka warna di pelbagai tempat mengaksentuasi putihnya jubah anak-anak itu. Malaikat-malaikat menjadi penjaga gerbang-gerbangnya dan nama anak-anak itu semuanya tertulis dalam sebuah buku. Aku melihat anak-anak mempelajari Firman Allah dan diajar bermain musik dari sebuah buku emas. Aku sangat takjub melihat binatang-binatang dari berbagai jenis naik ke pangkuan anak-anak itu atau duduk di samping mereka sementara mereka berada dalam sekolah malaikat itu. Tak ada air mata, tak ada kepedihan. Segala sesuatunya sungguh-sungguh indah dan suka cita serta kebahagiaan ada dimana-mana. Kemudian malaikat itu memperlihatkan kepadaku planet lain yang bercahaya bagaikan lampu raksasa di depanku. Sinarnya bercahaya di tengah-tengah berjuta-juta bintang dan segala sesuatu pada planet itu begitu indah dan hidup. Di kejauhan aku melihat dua buah gunung yang terbuat dari emas murni, pada saat mendekat padaku ada dua pintu gerbang yang ditatah dengan pertama-permata dan batu-batu mulia yang lain. Aku tahu bahwa ini adalah bumi baru dan bahwa kota yang terletak dengan anggunnya di depanku adalah Yerusalem baru - kota Allah yang turun ke bumi. Dan kemudian aku kembali ke bumi yang lama - bumi sebagaimana adanya sebelum api terakir yang akan dicurahkan ke atasnya untuk memurnikannya bagi maksud mulia Allah. Dan di sini pula Yerusalem baru - Ibukota Kerajaan Seribu Tahun. Dan aku melihat orang-orang keluar dari gua serta dari gunung-gunung dan melakukan perjalanan menuju ke kota ini!. Di sini Yesus menjadi raja dan semua bangsa di bumi membawa padaNya persembahan-persembahan serta memberikan hormat kepadaNya. Yesus memberikan penjelasan kepadaku tentang penglihatanku ini. Ia berkata, "Tidak lama lagi Aku akan kembali dan membawa serta bersamaKu ke surga, yang pertama adalah orang-orang kudus yang sudah mati, kemudian setelah mereka, orang-orang yang masih hidup dan tinggal di bumi akan diangkat bersamaKu di udara. Selanjutnya Antikris akan memerintah di atas bumi untuk suatu masa yang telah ditetapkan dan akan terjadi di bumi kesusahan yang demikian besarnya seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak akan pernah terjadi lagi." "Dan Aku akan kembali bersama-sama orang-orang kudusKu serta Iblis akan dilemparkan ke dalam lubang tanpa alas dimana ia akan tinggal selama 1000 tahun. Selama 1000 tahun itu Aku akan memerintah atas seluruh bumi dari kota Yerusalem. Pada saat kerajaan Seribu TahunKu lewat, Iblis akan dilepaskan untuk sedikit waktu dan Aku akan mengalahkannya dalam kemuliaan kedatanganKu. Bumi yang lama akan berlalu. "Perhatikan akan ada bumi baru dan Yerusalem baru yang turun ke atas bumi dan Aku akan memerintah selama-lamanya."
********************
Neraka - BAB 19, RAHANG NERAKA
BAB 19RAHANG NERAKA
Pada malam berikutnya, Yesus dan aku berjalan menuju rahang neraka. Yesus berkata, "Kita hampir menjelajahi neraka anakKu. Aku tidak akan memperlihatkan seluruh neraka padamu. Tetapi apa yang telah Kuperlihatkan padamu, Aku ingin engkau menceritakannya pada dunia. Katakanlah pada mereka bahwa neraka itu benar-benar ada. Katakanlah pada mereka bahwa laporan ini benar. Pada waktu kami berjalan kami berhenti pada sebuah bukit dengan lembah kecil di bawahnya. Sejauh yang dapat kulihat ada tumpukan jiwa manusia berjejer di sepanjang sisi-sisi bukit ini. Aku dapat mendengar tangis mereka. Suara yang keras memenuhi tempat ini. Yesus berkata, "AnakKu, inilah rahang neraka. Setiap kali mulut neraka terbuka engkau akan mendengar suara keras tadi." "Jiwa-jiwa ini berusaha untuk keluar tetapi tidak dapat karena mereka tertambat pada sisi-sisi neraka. Pada saat Yesus berbicara aku melihat banyak wujud berwarna gelap berjatuhan melewati kami dan berdebug di kaki bukit itu. Setan-setan dengan rantai besar menarik pergi jiwa-jiwa itu. Yesus berkata, "Jiwa-jiwa itu adalah jiwa-jiwa yang baru saja mati di bumi dan masuk neraka. Aktifitas ini berlangsung siang dan malam." Tiba-tiba kesunyian yang mencekam memenuhi tempat itu. Yesus berkata, "Aku mengasihimu anakKu dan Aku ingin engkau menceritakan pada manusia di bumi tentang neraka." Aku memandang jauh ke bawah ke dalam rahang neraka melalui semacam celah pada sisi rahang itu. Tangis kesakitan dan siksaan membumbung ke atas dari tempat itu. Kapankah hal ini berakhir, aku bertanya-tanya. Aku akan merasa bersuka cita beristirahat dari semua ini. Kemudian pada saat yang bersamaan, aku merasa sangat terhilang. Aku tak dapat menjelaskan bagaimana aku mengetahuinya, tetapi aku tahu dengan segenap hatiku bahwa Yesus hilang. Aku merasa sangat sedih, aku menoleh ke tempat tadi Ia berada; dan tahu dengan pasti, tidak ada Yesus! "Oh, tidak!" teriakku "tidak lagi! Oh, Yesus, dimanakah Engkau?" Apa yang akan Anda baca ini akan menakutkan Anda. Aku berdoa agar hal itu cukup menakutkan agar menjadikan Anda orang yang percaya. Aku berdoa agar Anda bertobat daripada dosamu sehingga engkau tidak akan masuk ke tempat yang mengerikan itu. Aku berdoa agar Anda mau mempercayaiku karena aku tak ingin hal ini terjadi pada orang lain. Aku mengasihimu dan berharap Anda mau bangkit sebelum terlambat. Apabila engkau orang Kristen dan engkau sedang membaca buku ini, yakinkanlah akan keselamatanmu. Bersiaplah untuk bertemu Tuhan di setiap waktu, karena suatu saat tak akan ada waktu lagi untuk bertobat. Biarlah pelitamu terus menyala dan lampumu penuh minyak. Berjagalah, karena engkau tidak tahu kapan Ia kembali. Jika engkau belum lahir baru, bacalah Yohanes 3:16-19 dan undanglah Tuhan. Ia akan menyelamatkanmu dari tempat siksaan ini. Pada waktu aku berseru pada Yesus, aku mulai berlari menuruni bukit untuk mencariNya. Aku dihentikan oleh satu setan besar yang membawa sebuah rantai. Ia tertawa dan berkata, "Engkau tak dapat lari kemana-mana, perempuan. Yesus tidak ada di sini untuk menyelamatkanmu. Engkau ada dalam neraka selama-lamanya." "Oh, tidak" aku berteriak "Biarkan aku pergi!" Aku melawannya dengan seluruh kekuatanku tetapi aku segera diikat dengan rantai dan dilemparkan ke tanah. Sewaktu aku berbaring di sana suatu selaput aneh yang lengket mulai menutupi tubuhku dengan bau yang bukan main amisnya sehingga membuatku mual. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Dan kemudian aku merasa daging dan kulitku mulai berjatuhan dari tulang-tulangku. Aku menjerit dan menjerit dengan takutnya, "Oh Yesus." aku menjerit "di manakah Engkau?" Aku memperhatikan diriku sendiri dan melihat lubang-lubang mulai muncul di seluruh dagingku yang masih tinggal. Aku mulai berubah warna menjadi kelabu kotor dan dagingku kelabu mulai berjatuhan dari tubuhku. Ada lubang-lubang pada pinggangku, pada kakiku, pada tanganku dan pada lenganku. Aku menjerit, "Oh, tidak, aku berada di neraka selamanya! Oh, tidak!" Aku mulai merasakan ulat-ulat dalam diriku dan melihat serta mendapati bahwa tulang-tulangku digigitnya. Bahwa kalaupun aku tidak melihat ulat-ulat itu aku tahu ulat-ulat itu ada di sana. Aku mencoba untuk menarik ulat-ulat itu keluar tetapi malah lebih banyak ulat memasuki tubuhku. Aku benar-benar dapat merasakan membusuknya tubuhku. Ya, aku tahu segala sesuatunya dan dapat mengingat dengan pasti apa yang terjadi di bumi. Aku dapat merasakan, melihat, mencium, mendengar dan merasakan siksaan neraka itu. Aku dapat melihat bagian dalam tubuhku sendiri. Aku hanya berwujud kerangka kotor. Namun aku dapat merasakan semua yang terjadi padaku. Aku melihat yang lain sama seperti diriku - ada jiwa-jiwa sejauh yang dapat kulihat. Aku menjerit dengan rasa nyeri luar biasa, "Oh, Yesus! Tolonglah aku, Yesus." Aku ingin mati tetapi tak dapat. Aku merasai api berkobar kembali pada kakiku. Aku menjerit, "Di manakah Engkau Yesus?" Aku berguling-guling di tanah dan menangis bersama-sama dengan semua yang lain. Kami terbaring dalam rahang neraka di dalam tumpukan-tumpukan kecil yang menyerupai sampah terbuang. Rasa nyeri yang tak tertahankan mencekam jiwa kami. Aku terus berteriak lagi. "Di manakah Engkau Yesus? Di manakah Engkau Yesus?" Aku bertanya-tanya apakah ini hanya sebuah mimpi? akankah aku terjaga? Apakah aku benar-benar dalam neraka? Apakah aku telah melakukan beberapa dosa besar melawan Allah dan kehilangan keselamatanKu? Apakah yang telah terjadi? Apakah aku berdosa melawan Roh Kudus? Aku mengingat-ingat semua pengajaran Alkitab yang pernah kudengar. Aku tahu bahwa keluargaku ada di suatu tempat di atasku. Dengan ketakutan aku menyadari bahwa aku berada dalam neraka sama seperti jiwa-jiwa lain yang telah kulihat dan kubicarakan. Sungguh aneh rasanya dapat melihat seutuhnya bagian dalam tubuhku. Ulat-ulat mulai merayapiku lagi. Aku dapat merasakan rayapan mereka. Aku berteriak dengan takut dan kesakitan. Lalu segera satu setan berkata, "Yesusmu membiarkanmu turun, bukan. Ya, engkau adalah milik Iblis sekarang!" Tawa jahat keluar daripadanya serasa ia mengambil wujudku dan meletakkanku di atas sesuatu. Aku segera mengetahui bahwa aku ada pada punggung mayat hidup sejenis binatang. Binatang itu sepertiku berwarna kelabu kusam, penuh dengan kotoran dan daging mati yang membusuk. Bau menjijikkan memenuhi udara yang kotor itu. Binatang itu membawaku jauh tinggi ke atas sebuah pinggiran. Aku berpikir, Oh Tuhan, di manakah Engkau? Kami melewati banyak jiwa yang berteriak minta diselamatkan. Telingaku mendengar suara keras rahang neraka terbuka dan lebih banyak jiwa jatuh melewatiku. Tanganku terikat di belakang punggungku. Rasa sakit itu tidak menentu - tiba-tiba datang dan tiba-tiba pergi. Aku berteriak setiap kali rasa sakit itu datang dan menunggu dengan takutnya kapan rasa sakit itu reda. Aku berpikir, "Bagaimana aku dapat keluar? Apa yang ada di depan? Apakah ini akhir segalanya? Apa yang telah kulakukan sehingga aku patut di neraka? "Oh, Tuhan, di manakah Engkau?" aku menangis dalam kepedihan. Aku menangis tetapi tak satupun air mata keluar. Hanya kekeringan mengguncang tubuhku. Binatang itu berhenti di depan sesuatu. Aku menengadah untuk melihat suatu ruang yang indah penuh dengan kekayaan yang melimpah dan permata. Di tengah-tengah ruangan ini ada seorang perempuan cantik yang berpakaian ratu. Aku bertanya-tanya dalam keputusasaan jiwaku, apakah ini. Aku berkata, "Perempuan, tolonglah aku." Ia hanya mendekat dan meludah pada wajahku. Ia mengutukiku dan mengatakan hal-hal kotor padaku. "Oh, Tuhan, apa lagi?" Aku berteriak. Suatu tawa jahat datang daripadanya. Tepat di depan mataku perempuan itu berubah menjadi seorang laki-laki, seekor kucing, seekor kuda, seekor ular, seekor tikus dan seorang pemuda. Apapun yang ia pilih. Ia memiliki kekuatan setan yang besar. Pada bagian atas ruangannya tertulis "Ratu Iblis". Hewan itu terus berjalan, berjam-jam nampaknya, kemudian berhenti. Dengan suatu sentakan, aku dilemparkannya dan jatuh di tanah. Aku memperhatikan dan melihat sepasukan tentara berkuda berpacu ke depan. Aku dipaksa minggir pada waktu mereka melintas. Mereka semua berupa kerangka-kerangka berwarna kelabu-kusam. Setelah mereka lewat, aku diangkat dari tanah dan ditempatkan dalam sebuah sel. Pada waktu seseorang mengunci pintunya, aku menoleh ke sekeliling sel itu dengan takut dan berteriak. Aku berdoa, tapi tanpa harapan. Aku menangis menyesali beribu-ribu kali atas dosa-dosaku. Ya, aku memikirkan banyak hal yang dapat kuperbuat untuk membawa orang lain pada Kristus dan menolong seseorang pada waktu mereke membutuhkannya. Aku bertobat dari hal-hal yang telah kulakukan dan hal-hal yang masih belum kulakukan. "Oh, Tuhan, selamatkanlah aku," aku menangis. Terus menerus aku memanggil Allah untuk menolongku. Namun aku tak dapat melihatNya ataupun merasakanNya. Aku berada dalam neraka sama seperti orang-orang yang terakhir kulihat. Aku jatuh di lantai dalam kepedihan dan menangis. Aku merasa bahwa aku terhilang selamanya. Jam-jam berlalu dan hampir setiap saat suara yang kuat datang lagi dan jiwa-jiwa lain jatuh ke neraka. Aku terus memanggil, "Yesus, di manakah Engkau?" Tak ada jawaban yang datang. Ulat-ulat mulai lagi merayapi bagian dalam wujud rohku. Aku dapat merasakannya di semua bagian dalam tubuhku. Kematian ada di mana-mana, aku tidak berdaging, tanpa alat-alat tubuh, tanpa darah, tanpa tubuh serta tanpa harapan. Aku terus menarik ulat-ulat itu keluar dari wujud kerangkaku. Aku tahu segala sesuatu yang terjadi dan aku ingin mati tapi tak dapat. Jiwaku akan hidup selamanya. Aku mulai menyanyi tentang kehidupan dan kuasa dalam darah Yesus, yang mampu menyelamatkan dari dosa. Pada waktu kulakukan, setan-setan besar dengan tombak datang dan berteriak, "Hentikan!" Mereka menusukku dengan tombak-tombak itu dan aku merasakan kobaran api yang panas pada saat ujung-ujungnya mengenai wujudku. Mereka menusuk dan menusukku terus menerus. Mereka menyanyi, "Iblis adalah tuhan di sini. Kami membenci Yesus dan semua yang Ia bela!" Manakala aku tidak mau berhenti menyanyi, mereka mengambilku keluar dari sel dan menarikku pada suatu lubang besar. "Jika engkau tak mau diam," mereka berkata, "siksaanmu akan lebih berat". Aku berhenti menyanyi dan pada akhirnya mereka mengembalikanku ke sel. Aku teringat akan ayat Alkitab tentang malaikat-malaikat jatuh yang tetap terikat sampai pada panghakiman terakhir. Aku bertanya-tanya apakah ini merupakan penghukumanku. "Tuhan, selamatkanlah orang-orang di bumi," aku berteriak. "Bangunkanlah mereka sebelum terlambat." Banyak ayat kitab Suci masuk ke dalam benakku. Tetapi aku takut pada setan-setan itu dan tidak mengucapkannya. Erangan dan teriakan memenuhi udara yang kotor itu. Seekor tikus besar merayap di dekatku. Aku menendangnya. Aku teringat akan suami dan anak-anakku. "Oh, Tuhan, jangan biarkan mereka sampai kemari," aku berseru, karena aku tahu dengan pasti bahwa aku berada di dalam neraka. Tuhan tidak dapat mendengarkanku. Telinga Sang Maha Kuasa tertutup bagi tangisan dari neraka, pikirku. Seandainya ada orang yang mau mendengar. Seekor tikus besar berlari pada kakiku dan menggigitku. Aku berteriak dan menariknya keluar. Sakitnya luar biasa. Kobaran api, entah dari mana mulai dengan perlahan menuju ke arahku. Detik-detik, menit-menit, jam-jam berlalu. Aku adalah pendosa yang masuk neraka. "Oh, maut, datanglah," tangisku. Tangisanku nampaknya memenuhi seluruh rahang neraka. Yang lain ikut bergabung dengan tangisanku - terhilang selamanya tak ada jalan! Aku ingin mati, tapi tak dapat. Aku jatuh ke lantai menumpuk, merasakan ssemua siksaan ini. Aku mendengar rahan itu terbuka lagi dan lebih banyak jiwa masuk. Api membakarku kini dan rasa nyeri baru datang. Aku tahu segala yang sedang berlangsung. Aku memiliki hati nurani yang tajam. Aku mengetahui semua hal ini dan tahu bahwa pada waktu jiwa-jiwa mati di bumi dan tidak selamat dari dosa mereka, mereka masuk kemari. "Oh, Tuhanku, selamatkanlah aku," teriakku. "Tolong selamatkan kami semua." Aku teringat akan seluruh hidupku dan semua orang yang telah bercerita padaku tentang Yesus. Aku teringat waktu mendoakan orang-orang sakit dan bagaimana Yesus menyembuhkan mereka. Aku teringat akan FirmanNya, tentang kasih dan suka cita serta kesetiaanNya. Hanya seandainya aku serupa atau lebih mirip Yesus, aku tidak akan berada di sini. Aku berpikir tentang semua hal-hal yang baik yang telah TUhan berikan kepadaku - bagaimana Ia memberiku cukup udara untuk bernapas, makanan, anak-anak, rumah dan hal-hal yang menyenangkan untuk dinikmati. Tetapi jika ia Allah yang baik, lalu mengapa aku di sini? Aku tidak memiliki kekuatan untuk berdiri, tetapi jiwaku terus menangis. "Biarkanlah aku keluar dari sini." Aku tahu bahwa kehidupan terus berlangsung di atasku dan di sana teman-teman dan keluargaku sedang melakukan kehidupan yang lazim. Aku tahu ada tawa, kasih dan kebaikan di atas sana. Namun meskipun demikian, semua itu sirna dalam rasa sakit yang luar biasa. Keremang-remangan dan kabut suram yang kotor memenuhi bagian neraka yang ini. Cahaya kuning suram ada di mana-mana dan bau daging yang busuk dan rusak terlampau berat untuk dirasakan. Menit-menit serasa berjam-jam dan jam-jam membentang menuju ke suatu kekekalan. Oh, kapankah semua ini akan berakhir? Aku tidak tidur, tidak beristirahat, tak ada makanan dan tak ada air. Aku merasa sangat lapar dan lebih haus dari apa yang kuingat pernah kualami dalam sepanjang hidupku. Aku sangat lelah dan mengantuk, tetapi rasa sakit terus dan terus berlangsung. Setiap kali rahang itu terbuka, rahang itu melempar muatan berupa manusia terhilang ke dalam neraka, aku bertanya-tanya apakah ada salah satu yang kukenal di antara mereka? Apakah mereka akan membawa suamiku kemari? Jam-jam telah berlalu sejak aku tiba dalam rahang neraka ini. Tetapi kemudian aku perhatikan suatu sinar mulai memenuhi ruangan itu. Pada saat yang bersamaan api berhenti, tikus-tikus berlari dan rasa sakit meninggalkan tubuhku. Aku melihat apakah ada kesempatan untuk lari, tapi tak satupun. Aku heran apa yang terjadi. Aku melihat keluar melalui tingkap neraka, mendapati adanya sesuatu yang mengerikan. Dan kemudian neraka mulai bergoncang dan kobaran api menyala kembali. Kembali, ular-ular dan tikus serta ulat-ulat! Rasa sakit tak tertahankan memenuhi jiwaku pada waktu siksaan dimulai lagi. "Oh, Tuhan, biarkan aku mati." aku menangis seraya aku mulai memukuli lantai tanah selku dengan tangan belulangku. Aku menjerit dan menangis, tetapi tak seorangpun tahu ataupun mempedulikannya. Pada saat yang bersamaan aku diangkat dari sel itu oleh suatu kekuatan yang tak kelihatan. Pada waktu aku mendapatkan kembali kesadaranku, Tuhan dan aku sedang berdiri di samping rumahku. Aku berseru, "Mengapa, Tuhan, mengapa?" dan jatuh pada kakiNya dalam keputusasaan. Yesus berkata, "Diam, tenanglah." Pada saat itu aku merasa damai. Ia mengangkatku dengan lembut dan aku jatuh tertidur dalam tanganNya. Pada waktu aku sadar keesokan harinya, aku sangat sakit. Berhari-hari aku teringat kengerian neraka dan siksaannya. Pada malam hari aku terjaga berteriak dan berkata ada ulat merayap dalam diriku. Aku sangat takut akan neraka.
****************
Pada malam berikutnya, Yesus dan aku berjalan menuju rahang neraka. Yesus berkata, "Kita hampir menjelajahi neraka anakKu. Aku tidak akan memperlihatkan seluruh neraka padamu. Tetapi apa yang telah Kuperlihatkan padamu, Aku ingin engkau menceritakannya pada dunia. Katakanlah pada mereka bahwa neraka itu benar-benar ada. Katakanlah pada mereka bahwa laporan ini benar. Pada waktu kami berjalan kami berhenti pada sebuah bukit dengan lembah kecil di bawahnya. Sejauh yang dapat kulihat ada tumpukan jiwa manusia berjejer di sepanjang sisi-sisi bukit ini. Aku dapat mendengar tangis mereka. Suara yang keras memenuhi tempat ini. Yesus berkata, "AnakKu, inilah rahang neraka. Setiap kali mulut neraka terbuka engkau akan mendengar suara keras tadi." "Jiwa-jiwa ini berusaha untuk keluar tetapi tidak dapat karena mereka tertambat pada sisi-sisi neraka. Pada saat Yesus berbicara aku melihat banyak wujud berwarna gelap berjatuhan melewati kami dan berdebug di kaki bukit itu. Setan-setan dengan rantai besar menarik pergi jiwa-jiwa itu. Yesus berkata, "Jiwa-jiwa itu adalah jiwa-jiwa yang baru saja mati di bumi dan masuk neraka. Aktifitas ini berlangsung siang dan malam." Tiba-tiba kesunyian yang mencekam memenuhi tempat itu. Yesus berkata, "Aku mengasihimu anakKu dan Aku ingin engkau menceritakan pada manusia di bumi tentang neraka." Aku memandang jauh ke bawah ke dalam rahang neraka melalui semacam celah pada sisi rahang itu. Tangis kesakitan dan siksaan membumbung ke atas dari tempat itu. Kapankah hal ini berakhir, aku bertanya-tanya. Aku akan merasa bersuka cita beristirahat dari semua ini. Kemudian pada saat yang bersamaan, aku merasa sangat terhilang. Aku tak dapat menjelaskan bagaimana aku mengetahuinya, tetapi aku tahu dengan segenap hatiku bahwa Yesus hilang. Aku merasa sangat sedih, aku menoleh ke tempat tadi Ia berada; dan tahu dengan pasti, tidak ada Yesus! "Oh, tidak!" teriakku "tidak lagi! Oh, Yesus, dimanakah Engkau?" Apa yang akan Anda baca ini akan menakutkan Anda. Aku berdoa agar hal itu cukup menakutkan agar menjadikan Anda orang yang percaya. Aku berdoa agar Anda bertobat daripada dosamu sehingga engkau tidak akan masuk ke tempat yang mengerikan itu. Aku berdoa agar Anda mau mempercayaiku karena aku tak ingin hal ini terjadi pada orang lain. Aku mengasihimu dan berharap Anda mau bangkit sebelum terlambat. Apabila engkau orang Kristen dan engkau sedang membaca buku ini, yakinkanlah akan keselamatanmu. Bersiaplah untuk bertemu Tuhan di setiap waktu, karena suatu saat tak akan ada waktu lagi untuk bertobat. Biarlah pelitamu terus menyala dan lampumu penuh minyak. Berjagalah, karena engkau tidak tahu kapan Ia kembali. Jika engkau belum lahir baru, bacalah Yohanes 3:16-19 dan undanglah Tuhan. Ia akan menyelamatkanmu dari tempat siksaan ini. Pada waktu aku berseru pada Yesus, aku mulai berlari menuruni bukit untuk mencariNya. Aku dihentikan oleh satu setan besar yang membawa sebuah rantai. Ia tertawa dan berkata, "Engkau tak dapat lari kemana-mana, perempuan. Yesus tidak ada di sini untuk menyelamatkanmu. Engkau ada dalam neraka selama-lamanya." "Oh, tidak" aku berteriak "Biarkan aku pergi!" Aku melawannya dengan seluruh kekuatanku tetapi aku segera diikat dengan rantai dan dilemparkan ke tanah. Sewaktu aku berbaring di sana suatu selaput aneh yang lengket mulai menutupi tubuhku dengan bau yang bukan main amisnya sehingga membuatku mual. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Dan kemudian aku merasa daging dan kulitku mulai berjatuhan dari tulang-tulangku. Aku menjerit dan menjerit dengan takutnya, "Oh Yesus." aku menjerit "di manakah Engkau?" Aku memperhatikan diriku sendiri dan melihat lubang-lubang mulai muncul di seluruh dagingku yang masih tinggal. Aku mulai berubah warna menjadi kelabu kotor dan dagingku kelabu mulai berjatuhan dari tubuhku. Ada lubang-lubang pada pinggangku, pada kakiku, pada tanganku dan pada lenganku. Aku menjerit, "Oh, tidak, aku berada di neraka selamanya! Oh, tidak!" Aku mulai merasakan ulat-ulat dalam diriku dan melihat serta mendapati bahwa tulang-tulangku digigitnya. Bahwa kalaupun aku tidak melihat ulat-ulat itu aku tahu ulat-ulat itu ada di sana. Aku mencoba untuk menarik ulat-ulat itu keluar tetapi malah lebih banyak ulat memasuki tubuhku. Aku benar-benar dapat merasakan membusuknya tubuhku. Ya, aku tahu segala sesuatunya dan dapat mengingat dengan pasti apa yang terjadi di bumi. Aku dapat merasakan, melihat, mencium, mendengar dan merasakan siksaan neraka itu. Aku dapat melihat bagian dalam tubuhku sendiri. Aku hanya berwujud kerangka kotor. Namun aku dapat merasakan semua yang terjadi padaku. Aku melihat yang lain sama seperti diriku - ada jiwa-jiwa sejauh yang dapat kulihat. Aku menjerit dengan rasa nyeri luar biasa, "Oh, Yesus! Tolonglah aku, Yesus." Aku ingin mati tetapi tak dapat. Aku merasai api berkobar kembali pada kakiku. Aku menjerit, "Di manakah Engkau Yesus?" Aku berguling-guling di tanah dan menangis bersama-sama dengan semua yang lain. Kami terbaring dalam rahang neraka di dalam tumpukan-tumpukan kecil yang menyerupai sampah terbuang. Rasa nyeri yang tak tertahankan mencekam jiwa kami. Aku terus berteriak lagi. "Di manakah Engkau Yesus? Di manakah Engkau Yesus?" Aku bertanya-tanya apakah ini hanya sebuah mimpi? akankah aku terjaga? Apakah aku benar-benar dalam neraka? Apakah aku telah melakukan beberapa dosa besar melawan Allah dan kehilangan keselamatanKu? Apakah yang telah terjadi? Apakah aku berdosa melawan Roh Kudus? Aku mengingat-ingat semua pengajaran Alkitab yang pernah kudengar. Aku tahu bahwa keluargaku ada di suatu tempat di atasku. Dengan ketakutan aku menyadari bahwa aku berada dalam neraka sama seperti jiwa-jiwa lain yang telah kulihat dan kubicarakan. Sungguh aneh rasanya dapat melihat seutuhnya bagian dalam tubuhku. Ulat-ulat mulai merayapiku lagi. Aku dapat merasakan rayapan mereka. Aku berteriak dengan takut dan kesakitan. Lalu segera satu setan berkata, "Yesusmu membiarkanmu turun, bukan. Ya, engkau adalah milik Iblis sekarang!" Tawa jahat keluar daripadanya serasa ia mengambil wujudku dan meletakkanku di atas sesuatu. Aku segera mengetahui bahwa aku ada pada punggung mayat hidup sejenis binatang. Binatang itu sepertiku berwarna kelabu kusam, penuh dengan kotoran dan daging mati yang membusuk. Bau menjijikkan memenuhi udara yang kotor itu. Binatang itu membawaku jauh tinggi ke atas sebuah pinggiran. Aku berpikir, Oh Tuhan, di manakah Engkau? Kami melewati banyak jiwa yang berteriak minta diselamatkan. Telingaku mendengar suara keras rahang neraka terbuka dan lebih banyak jiwa jatuh melewatiku. Tanganku terikat di belakang punggungku. Rasa sakit itu tidak menentu - tiba-tiba datang dan tiba-tiba pergi. Aku berteriak setiap kali rasa sakit itu datang dan menunggu dengan takutnya kapan rasa sakit itu reda. Aku berpikir, "Bagaimana aku dapat keluar? Apa yang ada di depan? Apakah ini akhir segalanya? Apa yang telah kulakukan sehingga aku patut di neraka? "Oh, Tuhan, di manakah Engkau?" aku menangis dalam kepedihan. Aku menangis tetapi tak satupun air mata keluar. Hanya kekeringan mengguncang tubuhku. Binatang itu berhenti di depan sesuatu. Aku menengadah untuk melihat suatu ruang yang indah penuh dengan kekayaan yang melimpah dan permata. Di tengah-tengah ruangan ini ada seorang perempuan cantik yang berpakaian ratu. Aku bertanya-tanya dalam keputusasaan jiwaku, apakah ini. Aku berkata, "Perempuan, tolonglah aku." Ia hanya mendekat dan meludah pada wajahku. Ia mengutukiku dan mengatakan hal-hal kotor padaku. "Oh, Tuhan, apa lagi?" Aku berteriak. Suatu tawa jahat datang daripadanya. Tepat di depan mataku perempuan itu berubah menjadi seorang laki-laki, seekor kucing, seekor kuda, seekor ular, seekor tikus dan seorang pemuda. Apapun yang ia pilih. Ia memiliki kekuatan setan yang besar. Pada bagian atas ruangannya tertulis "Ratu Iblis". Hewan itu terus berjalan, berjam-jam nampaknya, kemudian berhenti. Dengan suatu sentakan, aku dilemparkannya dan jatuh di tanah. Aku memperhatikan dan melihat sepasukan tentara berkuda berpacu ke depan. Aku dipaksa minggir pada waktu mereka melintas. Mereka semua berupa kerangka-kerangka berwarna kelabu-kusam. Setelah mereka lewat, aku diangkat dari tanah dan ditempatkan dalam sebuah sel. Pada waktu seseorang mengunci pintunya, aku menoleh ke sekeliling sel itu dengan takut dan berteriak. Aku berdoa, tapi tanpa harapan. Aku menangis menyesali beribu-ribu kali atas dosa-dosaku. Ya, aku memikirkan banyak hal yang dapat kuperbuat untuk membawa orang lain pada Kristus dan menolong seseorang pada waktu mereke membutuhkannya. Aku bertobat dari hal-hal yang telah kulakukan dan hal-hal yang masih belum kulakukan. "Oh, Tuhan, selamatkanlah aku," aku menangis. Terus menerus aku memanggil Allah untuk menolongku. Namun aku tak dapat melihatNya ataupun merasakanNya. Aku berada dalam neraka sama seperti orang-orang yang terakhir kulihat. Aku jatuh di lantai dalam kepedihan dan menangis. Aku merasa bahwa aku terhilang selamanya. Jam-jam berlalu dan hampir setiap saat suara yang kuat datang lagi dan jiwa-jiwa lain jatuh ke neraka. Aku terus memanggil, "Yesus, di manakah Engkau?" Tak ada jawaban yang datang. Ulat-ulat mulai lagi merayapi bagian dalam wujud rohku. Aku dapat merasakannya di semua bagian dalam tubuhku. Kematian ada di mana-mana, aku tidak berdaging, tanpa alat-alat tubuh, tanpa darah, tanpa tubuh serta tanpa harapan. Aku terus menarik ulat-ulat itu keluar dari wujud kerangkaku. Aku tahu segala sesuatu yang terjadi dan aku ingin mati tapi tak dapat. Jiwaku akan hidup selamanya. Aku mulai menyanyi tentang kehidupan dan kuasa dalam darah Yesus, yang mampu menyelamatkan dari dosa. Pada waktu kulakukan, setan-setan besar dengan tombak datang dan berteriak, "Hentikan!" Mereka menusukku dengan tombak-tombak itu dan aku merasakan kobaran api yang panas pada saat ujung-ujungnya mengenai wujudku. Mereka menusuk dan menusukku terus menerus. Mereka menyanyi, "Iblis adalah tuhan di sini. Kami membenci Yesus dan semua yang Ia bela!" Manakala aku tidak mau berhenti menyanyi, mereka mengambilku keluar dari sel dan menarikku pada suatu lubang besar. "Jika engkau tak mau diam," mereka berkata, "siksaanmu akan lebih berat". Aku berhenti menyanyi dan pada akhirnya mereka mengembalikanku ke sel. Aku teringat akan ayat Alkitab tentang malaikat-malaikat jatuh yang tetap terikat sampai pada panghakiman terakhir. Aku bertanya-tanya apakah ini merupakan penghukumanku. "Tuhan, selamatkanlah orang-orang di bumi," aku berteriak. "Bangunkanlah mereka sebelum terlambat." Banyak ayat kitab Suci masuk ke dalam benakku. Tetapi aku takut pada setan-setan itu dan tidak mengucapkannya. Erangan dan teriakan memenuhi udara yang kotor itu. Seekor tikus besar merayap di dekatku. Aku menendangnya. Aku teringat akan suami dan anak-anakku. "Oh, Tuhan, jangan biarkan mereka sampai kemari," aku berseru, karena aku tahu dengan pasti bahwa aku berada di dalam neraka. Tuhan tidak dapat mendengarkanku. Telinga Sang Maha Kuasa tertutup bagi tangisan dari neraka, pikirku. Seandainya ada orang yang mau mendengar. Seekor tikus besar berlari pada kakiku dan menggigitku. Aku berteriak dan menariknya keluar. Sakitnya luar biasa. Kobaran api, entah dari mana mulai dengan perlahan menuju ke arahku. Detik-detik, menit-menit, jam-jam berlalu. Aku adalah pendosa yang masuk neraka. "Oh, maut, datanglah," tangisku. Tangisanku nampaknya memenuhi seluruh rahang neraka. Yang lain ikut bergabung dengan tangisanku - terhilang selamanya tak ada jalan! Aku ingin mati, tapi tak dapat. Aku jatuh ke lantai menumpuk, merasakan ssemua siksaan ini. Aku mendengar rahan itu terbuka lagi dan lebih banyak jiwa masuk. Api membakarku kini dan rasa nyeri baru datang. Aku tahu segala yang sedang berlangsung. Aku memiliki hati nurani yang tajam. Aku mengetahui semua hal ini dan tahu bahwa pada waktu jiwa-jiwa mati di bumi dan tidak selamat dari dosa mereka, mereka masuk kemari. "Oh, Tuhanku, selamatkanlah aku," teriakku. "Tolong selamatkan kami semua." Aku teringat akan seluruh hidupku dan semua orang yang telah bercerita padaku tentang Yesus. Aku teringat waktu mendoakan orang-orang sakit dan bagaimana Yesus menyembuhkan mereka. Aku teringat akan FirmanNya, tentang kasih dan suka cita serta kesetiaanNya. Hanya seandainya aku serupa atau lebih mirip Yesus, aku tidak akan berada di sini. Aku berpikir tentang semua hal-hal yang baik yang telah TUhan berikan kepadaku - bagaimana Ia memberiku cukup udara untuk bernapas, makanan, anak-anak, rumah dan hal-hal yang menyenangkan untuk dinikmati. Tetapi jika ia Allah yang baik, lalu mengapa aku di sini? Aku tidak memiliki kekuatan untuk berdiri, tetapi jiwaku terus menangis. "Biarkanlah aku keluar dari sini." Aku tahu bahwa kehidupan terus berlangsung di atasku dan di sana teman-teman dan keluargaku sedang melakukan kehidupan yang lazim. Aku tahu ada tawa, kasih dan kebaikan di atas sana. Namun meskipun demikian, semua itu sirna dalam rasa sakit yang luar biasa. Keremang-remangan dan kabut suram yang kotor memenuhi bagian neraka yang ini. Cahaya kuning suram ada di mana-mana dan bau daging yang busuk dan rusak terlampau berat untuk dirasakan. Menit-menit serasa berjam-jam dan jam-jam membentang menuju ke suatu kekekalan. Oh, kapankah semua ini akan berakhir? Aku tidak tidur, tidak beristirahat, tak ada makanan dan tak ada air. Aku merasa sangat lapar dan lebih haus dari apa yang kuingat pernah kualami dalam sepanjang hidupku. Aku sangat lelah dan mengantuk, tetapi rasa sakit terus dan terus berlangsung. Setiap kali rahang itu terbuka, rahang itu melempar muatan berupa manusia terhilang ke dalam neraka, aku bertanya-tanya apakah ada salah satu yang kukenal di antara mereka? Apakah mereka akan membawa suamiku kemari? Jam-jam telah berlalu sejak aku tiba dalam rahang neraka ini. Tetapi kemudian aku perhatikan suatu sinar mulai memenuhi ruangan itu. Pada saat yang bersamaan api berhenti, tikus-tikus berlari dan rasa sakit meninggalkan tubuhku. Aku melihat apakah ada kesempatan untuk lari, tapi tak satupun. Aku heran apa yang terjadi. Aku melihat keluar melalui tingkap neraka, mendapati adanya sesuatu yang mengerikan. Dan kemudian neraka mulai bergoncang dan kobaran api menyala kembali. Kembali, ular-ular dan tikus serta ulat-ulat! Rasa sakit tak tertahankan memenuhi jiwaku pada waktu siksaan dimulai lagi. "Oh, Tuhan, biarkan aku mati." aku menangis seraya aku mulai memukuli lantai tanah selku dengan tangan belulangku. Aku menjerit dan menangis, tetapi tak seorangpun tahu ataupun mempedulikannya. Pada saat yang bersamaan aku diangkat dari sel itu oleh suatu kekuatan yang tak kelihatan. Pada waktu aku mendapatkan kembali kesadaranku, Tuhan dan aku sedang berdiri di samping rumahku. Aku berseru, "Mengapa, Tuhan, mengapa?" dan jatuh pada kakiNya dalam keputusasaan. Yesus berkata, "Diam, tenanglah." Pada saat itu aku merasa damai. Ia mengangkatku dengan lembut dan aku jatuh tertidur dalam tanganNya. Pada waktu aku sadar keesokan harinya, aku sangat sakit. Berhari-hari aku teringat kengerian neraka dan siksaannya. Pada malam hari aku terjaga berteriak dan berkata ada ulat merayap dalam diriku. Aku sangat takut akan neraka.
****************
Neraka - BAB 18, VISI TERBUKA TENTANG NERAKA
BAB 18VISI TERBUKA TENTANG NERAKA
"Visi ini untuk masa mendatang," kata Tuhan, "dan akan terjadi. Tetapi Aku akan kembali untuk menyelamatkan pengantinKu, gerejaKu dan mereka tidak akan melihatnya. Bangunlah, hai umatKu! Bunyikanlah tanda-tanda bahaya ke sudut-sudut bumi, karena Aku akan kembali seperti FirmanKu telah bersabda." Aku melihat naga api yang berada di kaki kiri neraka itu. Yesus berkata, "Mari, lihatlah apa yang Roh katakan pada dunia." Aku melihat tanduk-tanduk naga api itu memasuki tubuh manusia di bumi. Banyak diantaranya dikuasai sepenuhnya oleh naga itu. Pada waktu aku memperhatikan, aku melihat seekor binatang besar muncul di sebuah tempat yang lapang dan memburu seorang laki-laki. Penduduk bumi lari daripadanya, beberapa menuju padang gurun, gua-gua dan beberapa menuju ke setasiun bawah tanah dan tempat-tempat perlindungan bom - mereka mencari tempat berlindung untuk bersembunyi dari mata binatang buas itu. Tak seorangpun memuji Tuhan ataupun berbicara tentang Yesus. Suatu suara berbicara kepadaku, "Dimanakah umatKu?" Aku melihat lebih dekat lagi dan nampaklah orang-orang seperti mayat sedang berjalan. Ada kesedihan yang tak berpengharapan di udara dan tak seorangpun menoleh ke kanan atau ke kiri. Aku melihat bahwa orang-orang itu dipimpin oleh suatu kekuatan yang tidak kelihatan. Kadang-kadang suatu suara berbicara pada mereka di udara dan mereka mematuhinya. Mereka tidak bercakap-cakap satu sama lain. Aku melihat pula angka 666 tertulis pada dahi dan tangan mereka masing-masing. Aku melihat tentara berkuda menggembalakan orang-orang itu sepertinya mereka itu sapi. Bendera Amerika tersobek dan tercabik, tergeletak menyedihkan di tanah. Tak ada suka cita, tak ada gelak tawa dan tak ada kebahagiaan. Aku melihat kematian dan kejahatan di mana-mana. Orang-orang berjalan satu di belakang yang lain menuju ke sebuah pasar raya. Mereka melangkah bagaikan pasukan yang rapih teratur namun tidak bernyali dan mereka mengenakan pakaian persis sama dengan baju tentara. Sebuah pagar besar mengelilingi toko itu dan para pengawal ditempatkan di sini dan di sana. Kemana aku memandang, kulihat pasukan dengan seragam tempur. Aku melihat orang-orang seperti Zombie ini digiring menuju ke toko di mana mereka hanya dapat membeli kebutuhan yang paling pokok. Sewaktu masing-masing selesai berbelanja, orang itu diletakkan di atas sebuah truk tentara besar yang berwarna hijau. Truk itu dijaga ketat, lalu dikemudikan ke daerah lain. Di sini semacam klinik, mereka diuji apakah memiliki penyakit yang berhubungan dengan ketidakmampuan berkomunikasi atau cacat anggota tubuh. Sejumlah kecil dari mereka diseret ke samping untuk diapkir. Segera, mereka yang gagal dalam ujian dibawa ke ruangan lain. Dalam ruangan itu serentetan saklar, tombol dan knop yang keren dijajarkan pada seluruh dinding. Pintu terbuka dan beberapa ahli teknik masuk. Salah satu dari mereka mulai memanggil nama-nama orang di ruangan itu. Tanpa suatu perlawananpun, mereka bangkit pada saat nama mereka dipanggil dan berbaris menuju ke sebuah kotak yang besar. Pada waktu mereka berada di dalam, ahli teknik yang lain menutup pintu dan menarik sebuah tombol pada suatu panel di dinding itu. Beberapa menit kemudian ia membuka pintu, menurunkan sebuah sapu dan pengisap debu serta menyapu apa yang tersisa dari lantai. Tak ada apa-apa selain sedikit debu yang tinggal dari apa yang tadinya merupakan ruangan terisi penuh manusia! Aku melihat orang-orang yang lulus tes kesehatan dibawa kembali dalam truk yang sama dan diantar ke sebuah kereta api. Tak seorangpun berbicara atau bahkan untuk melihat yang lain. Pada gedung lain masing-masing orang ditempatkan untuk bekerja. Mereka semua pergi bekerja tanpa suatu perselisihan apapun. Aku memperhatikan pada saat mereka bekerja dengan sangat kerasnya menangani tugas yang dibebankan dan kemudian pada akhir hari mereka dibawa ke suatu gedung apartemen berpagar tinggi di sekelilingnya. Masing-masing dilucuti pakaiannya dan pergi tidur. Keesokan harinya mereka mulai bekerja kembali. Aku mendengar suatu suara yang keras memenuhi udara malam. Aku melihat seekor binatang yang besar dan ia duduk di atas singgasana besar. Semua orang menanti Binatang itu. Aku melihat tanduk-tanduk rohani bertumbuh dari kepalanya. Tanduk-tanduk itu mencapai masuk dan keluar dari tiap-tiap tempat di bumi. Binatang itu memberikan pada dirinya sendiri banyak hak kekuasaan dan banyak kantor serta ia menjadi sangat besar kekuasaannya. Binatang buas itu mendorong dirinya ke banyak tempat dan menipu banyak orang. Orang kaya dan terkenal diperdaya seperti halnya orang-orang miskin dan tidak berkedudukan. Besar dan kecil memberikan penghormatan kepada binatang buas itu. Sebuah mesin raksasa dibawa ke sebuah kantor. Binatang itu menempatkan tandanya pada mesin itu dan suaranya keluar daripada mesin itu. Ada juga sebuah mesin lebih besar yang dapat melihat rumah-rumah tangga dan usaha. Hanya satu mesin sejenis ini yang ada dan mesin ini milik Binatang itu. Bagian mesin yang ditempatkan di rumah-rumah orang tidak nampak dengan mata telanjang tetapi dapat sungguh-sunggu melaporkan pada Binatang itu setiap tindakan yang dilakukan orang-orang. Aku memperhatikan pada waktu Binatang itu memutar singgasananya dan menghadap ke arahku. Pada dahinya terdapat angka 666. Pada waktu kuperhatikan, aku melihat orang di kantor yang lain menjadi marah pada Binatang itu. Ia menuntut untuk berbicara dengannya. Ia berteriak dengan sekuat suaranya. Binatang itu muncul dan nampak sangat ramah seraya berkata, "Mari, aku dapat menolongmu menyelesaikan semua permasalahanmu." Binatang itu menempatkan laki-laki yang marah itu di sebuah ruangan yang besar dan membaringkannya di atas sebuah meja. Ruangan dan meja itu mengingatkanku pada ruang gawat darurat di rumah sakit. Orang itu dibius dan diputar pada sebuah mesin yang canggih. Binatang itu menempatkan kabel-kabel pada kepala orang itu dan menjalankan mesinnya. Pada bagian atas mesin terdapat tulisan, "Mesin Penghapus pikiran ini Milik Si Binatang, 666". Manakala orang itu dipindahkan dari meja, matanya menatap kosong dan gerakannya mengingatkan seseorang pada Zombie dalam film. Aku melihat sebuah lubang kosong yang besar pada bagian atas kepalanya. Dan aku tahu bahwa pikirannya telah diganti melalui operasi sehingga ia dapat dikendalikan oleh Binatang itu. Binatang itu berkata, "Sekarang, Pak, apakah Anda merasa lebih baik? Bukankah aku telah berkata bahwa aku dapat menyelesikan semua permasalahanmu. Aku telah memberimu pikiran baru, Anda tidak akan memiliki kekhawatiran ataupun masalah sekarang." Orang itu tidak menjawab. "Engkau akan menaati setiap perintahku," kata Binatang itu seraya ia mengambil sebuah benda kecil dan menempelkannya pada baju orang itu. Ia berbicara pada orang itu lagi dan ia menjawab tanpa menggerakkan bibirnya. Ia bergerak seperti mayat hidup. "Engkau akan bekerja dan tidak akan menjadi marah ataupun frustasi, tidak juga engkau akan menangis ataupun bersedih. Engkau akan bekerja untukku sampai hari matimu. Aku memiliki banyak orang sepertimu yang kukendalikan. Beberapa berdusta, beberapa membunuh, beberapa mencuri, beberapa mengobarkan perang, beberapa melahirkan anak, beberapa menjalankan mesin dan beberapa mengerjakan pekerjaan lain. "Ya, aku mengendalikan segala sesuatu." Suatu tawa mengerikan datang daripadanya. Orang itu memegang kertas-kertas untuk ditandatangani. Ia dengan senang hati memberikan seluruh miliknya pada Binatang itu. Dalam penglihatanku, aku melihat orang itu meninggalkan kantor si Binatang masuk ke mobil dan pulang ke rumah. Manakala ia mendekati isterinya, isterinya mencoba menciumnya, tapi ia tidak berusaha membalasnya. Ia tidak memiliki perasaan pada isteri ataupun siapapun juga. Binatang itu menjadikannya tidak mampu merasakan perasaan apapun. Isterinya menjadi sangat marah dan berteriak pada suaminya, tapi sia-sia. Pada akhirnya ia berkata, "Baiklah, aku akan menelepon Binatang itu, ia akan tahu apa yang harus dilakukan." Setelah suatu telpon singkat, ia meninggalkan rumahnya dan pergi ke kantor yang sama yang baru saja ditinggalkan suaminya. Binatang itu menyambutnya dan berkata, "Ceritakan semua permasalahanmu. Aku sungguh-sungguh dapat menolongmu." Seorang laki-laki yang sangat tampan menggandeng dan memimpinnya ke meja yang sama yang ditiduri suaminya sebelumnya. Setelah suatu operasi yang sama, iapun menjadi hamba tanpa kepribadian dari Binatang itu. Aku mendengar Binatang itu menanyainya, "Bagaimana perasaanmu?" ia tidak menjawab sampai sesudahnya, Binatang itu melekatkan sebuah benda kecil pada bajunya. Lalu iapun mengakui bahwa Binatang itu adalah tuannya dan tuhannya serta mulai menyembahnya. "Engkau akan menjadi pembibit," katanya. "Engkau akan memiliki bayi-bayi yang sempurna dan mereka akan menyembah dan melayaniku." Perempuan itu menjawab dengan suara seperti robot. "Ya, tuan, aku akan taat." Aku melihat perempuan itu lagi. Pada saat ini ia ada di gedung yang lain. Ada banyak perempuan hamil di sana. Perempuan-perempuan itu berbaring di atas ranjang tanpa daya dan dengan lagu monoton memuja Binatang itu. Semuanya bertanda 666 di dahi mereka. Pada saat bayi-bayi itu lahir, mereka dibawa ke gedung yang lain di mana para juru rawat yang telah dicuci otaknya bertugas untuk membesarkan mereka. Perawat-perawat itu juga bertanda 666 pada dahinya. Binatang itu bertumbuh dalam kekuasaan, sampai kekuasaannya meliputi seluruh bumi. Bayi-bayi itu juga bertumbuh sampai pada waktu yang tertentu mereka juga dibawa ke bawah mesin penghancur pikiran. Mereka juga memuja Binatang itu dan patungnya. Tetapi mesin itu tidak memiliki kuasa atas anak-anak Tuhan. Aku mendengar suara Tuhan berkata, "Mereka yang menyembah Binatang dan patungnya akan binasa. Banyak orang akan tertipu dan jatuh, tetapi Aku akan menyelamatkan anak-anakKu dari Binatang itu. Hal-hal ini akan terjadi pada akhir jaman. Jangan menerima tanda Binatang itu. Bertobatlah sekarang sebelum terlambat. Binatang itu akan menyebut dirinya sendiri sebagai manusia perdamaian. Dan ia akan mendatangkan perdamaian pada banyak bangsa dalam jaman yang sangat kacau itu. Ia akan mampu memberikan dunia banyak barang dengan harga murah dan ia akan meyakinkan bahwa gajih setiap orang cukup. Ia akan membuat liga dengan banyak bangsa dan pembesar-pembesar dunia akan mengikutinya menuju kepada keamanan yang bernada keliru. Sebelum masa itu aku akan membangkitkan suatu tentara orang-orang percaya yang akan berdiri atas kebenaran dan kekudusan. Pasukan gagah berani yang nabi Yoel katakan akan mendengar suaraKu dari terbit sampai terbenamnya matahari. Pada malam hari mereka juga akan mendengar suaraKu dan mereka akan menjawabKu. Mereka akan bekerja untukKu dan mereka berlari seperti prajurit yang gagah perkasa. Mereka akan mengerjakan pekerjaan yang besar untukKu karena Aku di dalam mereka. Semua hal ini dibukakan padaku oleh Tuhan Yesus Kristus dalam penglihatan terbuka. Ini adalah kata-kata yang berasal dari mulutNya dan hal ini berhubungan dengan akhir jaman. Yesus dan aku pulang ke rumah dan aku bertanya-tanya atas semua hal yang diperlihatkanNya padaku. Aku jatuh tertidur sewaktu berdoa bagi keselamatan seluruh umat manusia.
***************
"Visi ini untuk masa mendatang," kata Tuhan, "dan akan terjadi. Tetapi Aku akan kembali untuk menyelamatkan pengantinKu, gerejaKu dan mereka tidak akan melihatnya. Bangunlah, hai umatKu! Bunyikanlah tanda-tanda bahaya ke sudut-sudut bumi, karena Aku akan kembali seperti FirmanKu telah bersabda." Aku melihat naga api yang berada di kaki kiri neraka itu. Yesus berkata, "Mari, lihatlah apa yang Roh katakan pada dunia." Aku melihat tanduk-tanduk naga api itu memasuki tubuh manusia di bumi. Banyak diantaranya dikuasai sepenuhnya oleh naga itu. Pada waktu aku memperhatikan, aku melihat seekor binatang besar muncul di sebuah tempat yang lapang dan memburu seorang laki-laki. Penduduk bumi lari daripadanya, beberapa menuju padang gurun, gua-gua dan beberapa menuju ke setasiun bawah tanah dan tempat-tempat perlindungan bom - mereka mencari tempat berlindung untuk bersembunyi dari mata binatang buas itu. Tak seorangpun memuji Tuhan ataupun berbicara tentang Yesus. Suatu suara berbicara kepadaku, "Dimanakah umatKu?" Aku melihat lebih dekat lagi dan nampaklah orang-orang seperti mayat sedang berjalan. Ada kesedihan yang tak berpengharapan di udara dan tak seorangpun menoleh ke kanan atau ke kiri. Aku melihat bahwa orang-orang itu dipimpin oleh suatu kekuatan yang tidak kelihatan. Kadang-kadang suatu suara berbicara pada mereka di udara dan mereka mematuhinya. Mereka tidak bercakap-cakap satu sama lain. Aku melihat pula angka 666 tertulis pada dahi dan tangan mereka masing-masing. Aku melihat tentara berkuda menggembalakan orang-orang itu sepertinya mereka itu sapi. Bendera Amerika tersobek dan tercabik, tergeletak menyedihkan di tanah. Tak ada suka cita, tak ada gelak tawa dan tak ada kebahagiaan. Aku melihat kematian dan kejahatan di mana-mana. Orang-orang berjalan satu di belakang yang lain menuju ke sebuah pasar raya. Mereka melangkah bagaikan pasukan yang rapih teratur namun tidak bernyali dan mereka mengenakan pakaian persis sama dengan baju tentara. Sebuah pagar besar mengelilingi toko itu dan para pengawal ditempatkan di sini dan di sana. Kemana aku memandang, kulihat pasukan dengan seragam tempur. Aku melihat orang-orang seperti Zombie ini digiring menuju ke toko di mana mereka hanya dapat membeli kebutuhan yang paling pokok. Sewaktu masing-masing selesai berbelanja, orang itu diletakkan di atas sebuah truk tentara besar yang berwarna hijau. Truk itu dijaga ketat, lalu dikemudikan ke daerah lain. Di sini semacam klinik, mereka diuji apakah memiliki penyakit yang berhubungan dengan ketidakmampuan berkomunikasi atau cacat anggota tubuh. Sejumlah kecil dari mereka diseret ke samping untuk diapkir. Segera, mereka yang gagal dalam ujian dibawa ke ruangan lain. Dalam ruangan itu serentetan saklar, tombol dan knop yang keren dijajarkan pada seluruh dinding. Pintu terbuka dan beberapa ahli teknik masuk. Salah satu dari mereka mulai memanggil nama-nama orang di ruangan itu. Tanpa suatu perlawananpun, mereka bangkit pada saat nama mereka dipanggil dan berbaris menuju ke sebuah kotak yang besar. Pada waktu mereka berada di dalam, ahli teknik yang lain menutup pintu dan menarik sebuah tombol pada suatu panel di dinding itu. Beberapa menit kemudian ia membuka pintu, menurunkan sebuah sapu dan pengisap debu serta menyapu apa yang tersisa dari lantai. Tak ada apa-apa selain sedikit debu yang tinggal dari apa yang tadinya merupakan ruangan terisi penuh manusia! Aku melihat orang-orang yang lulus tes kesehatan dibawa kembali dalam truk yang sama dan diantar ke sebuah kereta api. Tak seorangpun berbicara atau bahkan untuk melihat yang lain. Pada gedung lain masing-masing orang ditempatkan untuk bekerja. Mereka semua pergi bekerja tanpa suatu perselisihan apapun. Aku memperhatikan pada saat mereka bekerja dengan sangat kerasnya menangani tugas yang dibebankan dan kemudian pada akhir hari mereka dibawa ke suatu gedung apartemen berpagar tinggi di sekelilingnya. Masing-masing dilucuti pakaiannya dan pergi tidur. Keesokan harinya mereka mulai bekerja kembali. Aku mendengar suatu suara yang keras memenuhi udara malam. Aku melihat seekor binatang yang besar dan ia duduk di atas singgasana besar. Semua orang menanti Binatang itu. Aku melihat tanduk-tanduk rohani bertumbuh dari kepalanya. Tanduk-tanduk itu mencapai masuk dan keluar dari tiap-tiap tempat di bumi. Binatang itu memberikan pada dirinya sendiri banyak hak kekuasaan dan banyak kantor serta ia menjadi sangat besar kekuasaannya. Binatang buas itu mendorong dirinya ke banyak tempat dan menipu banyak orang. Orang kaya dan terkenal diperdaya seperti halnya orang-orang miskin dan tidak berkedudukan. Besar dan kecil memberikan penghormatan kepada binatang buas itu. Sebuah mesin raksasa dibawa ke sebuah kantor. Binatang itu menempatkan tandanya pada mesin itu dan suaranya keluar daripada mesin itu. Ada juga sebuah mesin lebih besar yang dapat melihat rumah-rumah tangga dan usaha. Hanya satu mesin sejenis ini yang ada dan mesin ini milik Binatang itu. Bagian mesin yang ditempatkan di rumah-rumah orang tidak nampak dengan mata telanjang tetapi dapat sungguh-sunggu melaporkan pada Binatang itu setiap tindakan yang dilakukan orang-orang. Aku memperhatikan pada waktu Binatang itu memutar singgasananya dan menghadap ke arahku. Pada dahinya terdapat angka 666. Pada waktu kuperhatikan, aku melihat orang di kantor yang lain menjadi marah pada Binatang itu. Ia menuntut untuk berbicara dengannya. Ia berteriak dengan sekuat suaranya. Binatang itu muncul dan nampak sangat ramah seraya berkata, "Mari, aku dapat menolongmu menyelesaikan semua permasalahanmu." Binatang itu menempatkan laki-laki yang marah itu di sebuah ruangan yang besar dan membaringkannya di atas sebuah meja. Ruangan dan meja itu mengingatkanku pada ruang gawat darurat di rumah sakit. Orang itu dibius dan diputar pada sebuah mesin yang canggih. Binatang itu menempatkan kabel-kabel pada kepala orang itu dan menjalankan mesinnya. Pada bagian atas mesin terdapat tulisan, "Mesin Penghapus pikiran ini Milik Si Binatang, 666". Manakala orang itu dipindahkan dari meja, matanya menatap kosong dan gerakannya mengingatkan seseorang pada Zombie dalam film. Aku melihat sebuah lubang kosong yang besar pada bagian atas kepalanya. Dan aku tahu bahwa pikirannya telah diganti melalui operasi sehingga ia dapat dikendalikan oleh Binatang itu. Binatang itu berkata, "Sekarang, Pak, apakah Anda merasa lebih baik? Bukankah aku telah berkata bahwa aku dapat menyelesikan semua permasalahanmu. Aku telah memberimu pikiran baru, Anda tidak akan memiliki kekhawatiran ataupun masalah sekarang." Orang itu tidak menjawab. "Engkau akan menaati setiap perintahku," kata Binatang itu seraya ia mengambil sebuah benda kecil dan menempelkannya pada baju orang itu. Ia berbicara pada orang itu lagi dan ia menjawab tanpa menggerakkan bibirnya. Ia bergerak seperti mayat hidup. "Engkau akan bekerja dan tidak akan menjadi marah ataupun frustasi, tidak juga engkau akan menangis ataupun bersedih. Engkau akan bekerja untukku sampai hari matimu. Aku memiliki banyak orang sepertimu yang kukendalikan. Beberapa berdusta, beberapa membunuh, beberapa mencuri, beberapa mengobarkan perang, beberapa melahirkan anak, beberapa menjalankan mesin dan beberapa mengerjakan pekerjaan lain. "Ya, aku mengendalikan segala sesuatu." Suatu tawa mengerikan datang daripadanya. Orang itu memegang kertas-kertas untuk ditandatangani. Ia dengan senang hati memberikan seluruh miliknya pada Binatang itu. Dalam penglihatanku, aku melihat orang itu meninggalkan kantor si Binatang masuk ke mobil dan pulang ke rumah. Manakala ia mendekati isterinya, isterinya mencoba menciumnya, tapi ia tidak berusaha membalasnya. Ia tidak memiliki perasaan pada isteri ataupun siapapun juga. Binatang itu menjadikannya tidak mampu merasakan perasaan apapun. Isterinya menjadi sangat marah dan berteriak pada suaminya, tapi sia-sia. Pada akhirnya ia berkata, "Baiklah, aku akan menelepon Binatang itu, ia akan tahu apa yang harus dilakukan." Setelah suatu telpon singkat, ia meninggalkan rumahnya dan pergi ke kantor yang sama yang baru saja ditinggalkan suaminya. Binatang itu menyambutnya dan berkata, "Ceritakan semua permasalahanmu. Aku sungguh-sungguh dapat menolongmu." Seorang laki-laki yang sangat tampan menggandeng dan memimpinnya ke meja yang sama yang ditiduri suaminya sebelumnya. Setelah suatu operasi yang sama, iapun menjadi hamba tanpa kepribadian dari Binatang itu. Aku mendengar Binatang itu menanyainya, "Bagaimana perasaanmu?" ia tidak menjawab sampai sesudahnya, Binatang itu melekatkan sebuah benda kecil pada bajunya. Lalu iapun mengakui bahwa Binatang itu adalah tuannya dan tuhannya serta mulai menyembahnya. "Engkau akan menjadi pembibit," katanya. "Engkau akan memiliki bayi-bayi yang sempurna dan mereka akan menyembah dan melayaniku." Perempuan itu menjawab dengan suara seperti robot. "Ya, tuan, aku akan taat." Aku melihat perempuan itu lagi. Pada saat ini ia ada di gedung yang lain. Ada banyak perempuan hamil di sana. Perempuan-perempuan itu berbaring di atas ranjang tanpa daya dan dengan lagu monoton memuja Binatang itu. Semuanya bertanda 666 di dahi mereka. Pada saat bayi-bayi itu lahir, mereka dibawa ke gedung yang lain di mana para juru rawat yang telah dicuci otaknya bertugas untuk membesarkan mereka. Perawat-perawat itu juga bertanda 666 pada dahinya. Binatang itu bertumbuh dalam kekuasaan, sampai kekuasaannya meliputi seluruh bumi. Bayi-bayi itu juga bertumbuh sampai pada waktu yang tertentu mereka juga dibawa ke bawah mesin penghancur pikiran. Mereka juga memuja Binatang itu dan patungnya. Tetapi mesin itu tidak memiliki kuasa atas anak-anak Tuhan. Aku mendengar suara Tuhan berkata, "Mereka yang menyembah Binatang dan patungnya akan binasa. Banyak orang akan tertipu dan jatuh, tetapi Aku akan menyelamatkan anak-anakKu dari Binatang itu. Hal-hal ini akan terjadi pada akhir jaman. Jangan menerima tanda Binatang itu. Bertobatlah sekarang sebelum terlambat. Binatang itu akan menyebut dirinya sendiri sebagai manusia perdamaian. Dan ia akan mendatangkan perdamaian pada banyak bangsa dalam jaman yang sangat kacau itu. Ia akan mampu memberikan dunia banyak barang dengan harga murah dan ia akan meyakinkan bahwa gajih setiap orang cukup. Ia akan membuat liga dengan banyak bangsa dan pembesar-pembesar dunia akan mengikutinya menuju kepada keamanan yang bernada keliru. Sebelum masa itu aku akan membangkitkan suatu tentara orang-orang percaya yang akan berdiri atas kebenaran dan kekudusan. Pasukan gagah berani yang nabi Yoel katakan akan mendengar suaraKu dari terbit sampai terbenamnya matahari. Pada malam hari mereka juga akan mendengar suaraKu dan mereka akan menjawabKu. Mereka akan bekerja untukKu dan mereka berlari seperti prajurit yang gagah perkasa. Mereka akan mengerjakan pekerjaan yang besar untukKu karena Aku di dalam mereka. Semua hal ini dibukakan padaku oleh Tuhan Yesus Kristus dalam penglihatan terbuka. Ini adalah kata-kata yang berasal dari mulutNya dan hal ini berhubungan dengan akhir jaman. Yesus dan aku pulang ke rumah dan aku bertanya-tanya atas semua hal yang diperlihatkanNya padaku. Aku jatuh tertidur sewaktu berdoa bagi keselamatan seluruh umat manusia.
***************
Neraka - BAB 17, PERTEMPURAN DI LANGIT
BAB 17PERTEMPURAN DI LANGIT
Roh Tuhan ada atasku dan kami kembali menuju neraka. Yesus berkata, "Aku mengatakan yang sebenarnya padamu, banyak jiwa berada di sini karena sihir, klenik, penyembahan ilah-ilah lain, ketidaktaatan, ketidakpercayaan, kemabukan, kekotoran daging dan roh. Mari, Aku akan memperlihatkan padamu suatu misteri dan menceritakan hal-hal yang tersembunyi. Aku akan membukakan padamu bagaimana harus berdoa melawan kuasa setan." Kami berjalan ke bagian neraka yang bersebelahan dengan jantung setan itu. Yesus berkata, "KIta segera akan pergi ke rahang neraka, namun Aku ingin membukakan pada semua bahwa neraka mengembang dengan sendirinya." Kami melihat dan mendapatkan suatu visi terbuka. Dalam visi itu, Yesus dan aku berada tinggi di atas bumi memandang semesta. Aku melihat suatu lingkarang rohani, jauh tinggi di atas bumi. Lingkaran itu tidak nampak oleh mata biasa, namun dalam Roh aku dapat melihatnya dengan jelas. Aku tahu bahwa visi itu berhubungan dengan peperangan kita melawan penguasa dan kekuatan di udara. Pada saat aku terus memperhatikan, aku mendapati bahwa sesungguhnya ada beberapa lingkaran. Dalam lingkaran pertama ada banyak roh jahat yang kotor. Aku melihat roh-roh itu berwujud tukang sihir perempuan dan mereka mulai beterbangan di angkasa serta melakukan banyak kerusakan rohani. Aku mendengar suara Yesus berkata, "Dalam namaKu Aku memberikan pada anak-anakKu kuasa atas setan-setan ini. Dengar dan belajarlah bagaimana harus berdoa." Aku melihat suatu bentuk yang ganjil keluar dari lingkaran yang lain dan mulai berputar berkeliling dan melancarkan serangan-serangan. Aku melihat kemudian bahwa satu setan muncul dan ia sedang melakukan hal-hal jahat di bumi. Setan itu berupa roh tukang sihir. Ia berbalik dan tertawa serta dari tongkat dalam tangannya, ia melempar serangan-serangan jahat pada berbagai orang. Aku melihat roh-roh jahat yang lain bergabung dengan tukang sihir itu dan Iblis memberinya lebih banyak kuasa. "Lihat, apa yang kau ikat di bumi, akan Kuikat di surga," kata Yesus. "Iblis harus diikat jika doa-doa orang kudus ingin efektif pada hari-hari akhir ini." Dari lingkaran yang lain aku melihat tukang sihir yang lain muncul dan ia mulai memberikan perintah-perintah. Hujan dan api jatuh di atas bumi manakala ia berbicara. Ia mengatakan banyak hal yang jahat dan ia menipu orang-orang di bumi. Pada waktu kuperhatikan, aku melihat dua roh jahat lagi bergabung dengan tukang sihir itu tinggi di atas bumi. Semua ini adalah kuasa dan penguasa-penguasa yang jahat di udara. Roh-roh ini mengerahkan kekuatan mereka untuk menyihir orang-orang yang berkumpul bersama di tempat-tempat tertentu untuk melakukan kejahatan. Hamba-hamba kejahatan berkumpul di sekeliling mereka. Roh-roh datang dan pergi sewaktu mereka dipilih. "Perhatikan baik-baik," Yesus berkata, "karena Roh Kudus membukakan suatu kebenaran besar padamu." Dalam visi itu aku melihat hal yang mengerikan terjadi di bumi. Kejahatan bertambah dan dosa melimpah ruah. Kuasa gelap itu menyebabkan orang mencuri, berbohong, menipu, melukai satu sama lain, berbicara kotor dan untuk menyerah pada kesenangan daging. Segala macam kejahatan dilepaskan di atas bumi. Aku berkata, "Yesus, sungguh menyedihkan untuk dilihat." Yesus berkata, "AnakKu, dalam namaKu, setan harus enyah. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah sehingga engkau dapat berdiri teguh pada masa yang jahat ini dan melakukan segalanya, berdiri teguh." Pada waktu roh-roh jahat itu memuntahkan kebusukan dan hujatan mereka ke atas bumi, aku melihat umat Allah mulai berdoa. Mereka berdoa dalam nama Yesus dan dalam iman. Pada saat mereka berdoa, Firman Allah datang melawan roh-roh jahat itu dan mereka mulai kehilangan tempat berpijak. Sewaktu orang-orang kudus berdoa, kuasa setan kehilangan pegangan. Serangan setan dipatahkan dan dilemahkan oleh kekuatan neraka ini dikuatkan. Dan pada waktu mereka berdoa dalam satu suara, malaikat surga memasuki keributan itu. Aku melihat malaikat-malaikat kudus memerangi kuasa dan penguasa di udara yang jahat, dan malaikat-malaikat Tuhan menghancurkan kekuatan jahat itu. Aku memperhatikan dan melihat ada baris demi baris pasukan malaikat dengan sekitar 600 malaikat dalam tiap baris. Manakala manusia mempercayai Allah, malaikat-malaikat maju. Tuhan memberikan perintah dan besarlah kuasaNya. Ia memberikan kekuatan besar kepada umatNya dan pada malaikat-malaikat itu untuk menghancurkan pekerjaan Iblis. Allah berperang melawan setan di langit. Pada waktu manusia berdoa dan percaya pada Tuhan, pasukan Iblis dihancurkan, tapi pada waktu ada ketidakpercayaan, kekuatan setan mulai menguasai. "UmatKu harus memiliki iman dan mereka harus rukun satu sama lain dan denganKu," kata Tuhan. Apabila segala sesuatu diletakkan di bawah kaki Bapa, Surga dan bumi harus bersatu, jika kita ingin menghancurkan musuh kita. Pada saat puji-pujian umat Allah mulai dinaikkan dari bumi, kuasa-kuasa Iblis undur. Aku melihat orang kudus Tuhan berdoa dengan sepenuh hati melawan tipu muslihat setan. Pada waktu mereka melakukannya serangan dan kutukan setan dipatahkan dan orang-orang kudus memperoleh kemenangan. Inilah yang terjadi, pada saat para malaikat Allah berperang melawan setan-setan dan kekuatan neraka, orang-orang kudus dibebaskan melalui doa. Sewaktu orang-orang dibebaskan, banyak pujian dinaikkan bagi Tuhan dan puji-pujian membawa lebih banyak kemenangan. Hanya pada waktu hasil doa itu tidak nampak saat itu, maka puji-pujian terhenti dan setan mulai memenangkan pertempuran. Aku mendengar seorang malaikat dengan suara keras berkata, "Ya Tuhan, iman umatMu lemah. Mereka harus memiliki iman jika Engkau ingin membebaskan mereka dari pasukan-pasukan Iblis. Tuhan, berilah belas kasihan atas milik pusaka keselamatanMu." Suara Yang Maha Kuasa menjawab, "Tanpa Iman tidaklah mungkin menyukakan Tuhan. Tapi Tuhan itu setia dan Ia akan menguatkanmu." Kembali dalam penglihatan aku melihat Allah mencurahkan RohNya pada semua orang dan orang percaya bahwa Tuhan akan mengerjakan segala yang mereka minta, karena mereka milikNya dan sungguh-sungguh mengasihiNya. Mereka beriman dalam Tuhan dan mempercayai FirmanNya dan Tuhan membebaskan mereka. Dan Firman Allah bertumbuh di bumi. Allah berkata, "Semua hal mungkin bagi mereka yang percaya. Aku memperhatikan FirmanKu untuk menggenapinya. Engkau melakukan bagianmu dan engkau akan tahu bahwa Aku akan mengerjakan bagianKu. Apabila umatKu mau berdiri atas kebenaran dan berperang dengan baik, hal-hal yang menakjubkan akan terjadi seperti pada hari Pentakosta. Berserulah padaKu dan Aku akan mendengar. Aku akan menjadi Allahmu dan engkau akan menjadi umatKu. Aku akan meneguhkanmu dalam kesetiaan, kebenaran dan kesungguhan." Dalam visi itu, aku melihat orang-orang Kristen dilahirkan seperti bayi kecil. Aku melihat malaikat-malaikat berdiri dekat mereka untuk menjagai mereka dari bahaya. Aku melihat pasukan Allah melakukan peperangan bagi mereka dan mendapatkan kemenangan bagi mereka. Kemudian aku melihat bayi itu bertumbuh dan menuai ladang-ladang kemuliaan Allah - melakukan pekerjaan Allah dengan hati gembira - mengasihi Allah, percaya pada Allah dan melayani Allah. Aku melihat malaikat-malaikat dan Firman Allah bersatu menghancurkan setan dari muka bumi. Aku melihat damai di bumi pada waktu segala sesuatu pada akhirnya diletakkan di bawah kaki Tuhan.
*****************
Roh Tuhan ada atasku dan kami kembali menuju neraka. Yesus berkata, "Aku mengatakan yang sebenarnya padamu, banyak jiwa berada di sini karena sihir, klenik, penyembahan ilah-ilah lain, ketidaktaatan, ketidakpercayaan, kemabukan, kekotoran daging dan roh. Mari, Aku akan memperlihatkan padamu suatu misteri dan menceritakan hal-hal yang tersembunyi. Aku akan membukakan padamu bagaimana harus berdoa melawan kuasa setan." Kami berjalan ke bagian neraka yang bersebelahan dengan jantung setan itu. Yesus berkata, "KIta segera akan pergi ke rahang neraka, namun Aku ingin membukakan pada semua bahwa neraka mengembang dengan sendirinya." Kami melihat dan mendapatkan suatu visi terbuka. Dalam visi itu, Yesus dan aku berada tinggi di atas bumi memandang semesta. Aku melihat suatu lingkarang rohani, jauh tinggi di atas bumi. Lingkaran itu tidak nampak oleh mata biasa, namun dalam Roh aku dapat melihatnya dengan jelas. Aku tahu bahwa visi itu berhubungan dengan peperangan kita melawan penguasa dan kekuatan di udara. Pada saat aku terus memperhatikan, aku mendapati bahwa sesungguhnya ada beberapa lingkaran. Dalam lingkaran pertama ada banyak roh jahat yang kotor. Aku melihat roh-roh itu berwujud tukang sihir perempuan dan mereka mulai beterbangan di angkasa serta melakukan banyak kerusakan rohani. Aku mendengar suara Yesus berkata, "Dalam namaKu Aku memberikan pada anak-anakKu kuasa atas setan-setan ini. Dengar dan belajarlah bagaimana harus berdoa." Aku melihat suatu bentuk yang ganjil keluar dari lingkaran yang lain dan mulai berputar berkeliling dan melancarkan serangan-serangan. Aku melihat kemudian bahwa satu setan muncul dan ia sedang melakukan hal-hal jahat di bumi. Setan itu berupa roh tukang sihir. Ia berbalik dan tertawa serta dari tongkat dalam tangannya, ia melempar serangan-serangan jahat pada berbagai orang. Aku melihat roh-roh jahat yang lain bergabung dengan tukang sihir itu dan Iblis memberinya lebih banyak kuasa. "Lihat, apa yang kau ikat di bumi, akan Kuikat di surga," kata Yesus. "Iblis harus diikat jika doa-doa orang kudus ingin efektif pada hari-hari akhir ini." Dari lingkaran yang lain aku melihat tukang sihir yang lain muncul dan ia mulai memberikan perintah-perintah. Hujan dan api jatuh di atas bumi manakala ia berbicara. Ia mengatakan banyak hal yang jahat dan ia menipu orang-orang di bumi. Pada waktu kuperhatikan, aku melihat dua roh jahat lagi bergabung dengan tukang sihir itu tinggi di atas bumi. Semua ini adalah kuasa dan penguasa-penguasa yang jahat di udara. Roh-roh ini mengerahkan kekuatan mereka untuk menyihir orang-orang yang berkumpul bersama di tempat-tempat tertentu untuk melakukan kejahatan. Hamba-hamba kejahatan berkumpul di sekeliling mereka. Roh-roh datang dan pergi sewaktu mereka dipilih. "Perhatikan baik-baik," Yesus berkata, "karena Roh Kudus membukakan suatu kebenaran besar padamu." Dalam visi itu aku melihat hal yang mengerikan terjadi di bumi. Kejahatan bertambah dan dosa melimpah ruah. Kuasa gelap itu menyebabkan orang mencuri, berbohong, menipu, melukai satu sama lain, berbicara kotor dan untuk menyerah pada kesenangan daging. Segala macam kejahatan dilepaskan di atas bumi. Aku berkata, "Yesus, sungguh menyedihkan untuk dilihat." Yesus berkata, "AnakKu, dalam namaKu, setan harus enyah. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah sehingga engkau dapat berdiri teguh pada masa yang jahat ini dan melakukan segalanya, berdiri teguh." Pada waktu roh-roh jahat itu memuntahkan kebusukan dan hujatan mereka ke atas bumi, aku melihat umat Allah mulai berdoa. Mereka berdoa dalam nama Yesus dan dalam iman. Pada saat mereka berdoa, Firman Allah datang melawan roh-roh jahat itu dan mereka mulai kehilangan tempat berpijak. Sewaktu orang-orang kudus berdoa, kuasa setan kehilangan pegangan. Serangan setan dipatahkan dan dilemahkan oleh kekuatan neraka ini dikuatkan. Dan pada waktu mereka berdoa dalam satu suara, malaikat surga memasuki keributan itu. Aku melihat malaikat-malaikat kudus memerangi kuasa dan penguasa di udara yang jahat, dan malaikat-malaikat Tuhan menghancurkan kekuatan jahat itu. Aku memperhatikan dan melihat ada baris demi baris pasukan malaikat dengan sekitar 600 malaikat dalam tiap baris. Manakala manusia mempercayai Allah, malaikat-malaikat maju. Tuhan memberikan perintah dan besarlah kuasaNya. Ia memberikan kekuatan besar kepada umatNya dan pada malaikat-malaikat itu untuk menghancurkan pekerjaan Iblis. Allah berperang melawan setan di langit. Pada waktu manusia berdoa dan percaya pada Tuhan, pasukan Iblis dihancurkan, tapi pada waktu ada ketidakpercayaan, kekuatan setan mulai menguasai. "UmatKu harus memiliki iman dan mereka harus rukun satu sama lain dan denganKu," kata Tuhan. Apabila segala sesuatu diletakkan di bawah kaki Bapa, Surga dan bumi harus bersatu, jika kita ingin menghancurkan musuh kita. Pada saat puji-pujian umat Allah mulai dinaikkan dari bumi, kuasa-kuasa Iblis undur. Aku melihat orang kudus Tuhan berdoa dengan sepenuh hati melawan tipu muslihat setan. Pada waktu mereka melakukannya serangan dan kutukan setan dipatahkan dan orang-orang kudus memperoleh kemenangan. Inilah yang terjadi, pada saat para malaikat Allah berperang melawan setan-setan dan kekuatan neraka, orang-orang kudus dibebaskan melalui doa. Sewaktu orang-orang dibebaskan, banyak pujian dinaikkan bagi Tuhan dan puji-pujian membawa lebih banyak kemenangan. Hanya pada waktu hasil doa itu tidak nampak saat itu, maka puji-pujian terhenti dan setan mulai memenangkan pertempuran. Aku mendengar seorang malaikat dengan suara keras berkata, "Ya Tuhan, iman umatMu lemah. Mereka harus memiliki iman jika Engkau ingin membebaskan mereka dari pasukan-pasukan Iblis. Tuhan, berilah belas kasihan atas milik pusaka keselamatanMu." Suara Yang Maha Kuasa menjawab, "Tanpa Iman tidaklah mungkin menyukakan Tuhan. Tapi Tuhan itu setia dan Ia akan menguatkanmu." Kembali dalam penglihatan aku melihat Allah mencurahkan RohNya pada semua orang dan orang percaya bahwa Tuhan akan mengerjakan segala yang mereka minta, karena mereka milikNya dan sungguh-sungguh mengasihiNya. Mereka beriman dalam Tuhan dan mempercayai FirmanNya dan Tuhan membebaskan mereka. Dan Firman Allah bertumbuh di bumi. Allah berkata, "Semua hal mungkin bagi mereka yang percaya. Aku memperhatikan FirmanKu untuk menggenapinya. Engkau melakukan bagianmu dan engkau akan tahu bahwa Aku akan mengerjakan bagianKu. Apabila umatKu mau berdiri atas kebenaran dan berperang dengan baik, hal-hal yang menakjubkan akan terjadi seperti pada hari Pentakosta. Berserulah padaKu dan Aku akan mendengar. Aku akan menjadi Allahmu dan engkau akan menjadi umatKu. Aku akan meneguhkanmu dalam kesetiaan, kebenaran dan kesungguhan." Dalam visi itu, aku melihat orang-orang Kristen dilahirkan seperti bayi kecil. Aku melihat malaikat-malaikat berdiri dekat mereka untuk menjagai mereka dari bahaya. Aku melihat pasukan Allah melakukan peperangan bagi mereka dan mendapatkan kemenangan bagi mereka. Kemudian aku melihat bayi itu bertumbuh dan menuai ladang-ladang kemuliaan Allah - melakukan pekerjaan Allah dengan hati gembira - mengasihi Allah, percaya pada Allah dan melayani Allah. Aku melihat malaikat-malaikat dan Firman Allah bersatu menghancurkan setan dari muka bumi. Aku melihat damai di bumi pada waktu segala sesuatu pada akhirnya diletakkan di bawah kaki Tuhan.
*****************
Neraka - BAB 16, PUSAT NERAKA
BAB 16PUSAT NERAKA
Kembali Tuhan dan aku pergi ke neraka. Yesus berkata kepadaku, "Anakku, untuk tujuan ini engkau dilahirkan untuk menuliskan dan memberitahukan apa yang kuperlihatkan padamu. Karena hal-hal ini sungguh-sungguh dan benar. Aku telah mengedepankanmu dan memberitahukan pada dunia melaluimu bahwa neraka itu ada, tetapi Aku memiliki jalan keluarnya. Aku tidak akan memperlihatkan kepadamu seluruh bagian neraka. Dan ada beberapa hal tersembunyi yang tak dapat Kubukakan untukmu. Tetapi Aku akan memperlihatkan banyak hal padamu. Sekarang mari dan lihatlah kuasa-kuasa kegelapan dan kesudahan mereka." Kami pergi lagi ke perut neraka dan mulai berjalan melalui suatu celah kecil. Aku menoleh untuk melihat dimana kami masuk dan mendapati bahwa kami berada pada sebuah piringan di samping sebuah sel di pusat neraka. Kami berhenti di depan sebuah sel dimana di dalamnya terdapt seorang wanita cantik. Pada bagian atas sel itu terdapat huruf "S.M". Aku mendengar wanita itu berkata, "Tuhan, aku tahu bahwa suatu hari Engkau akan datang. Tologn keluarkanlah aku dari tempat penyiksaan ini!" Ia mengenakan pakaian yang berasal dari jaman kuno dan ia sangat cantik. Aku tahu bahwa ia telah berada di sini selama berabad-abad dan tidak dapat mati. Jiwanya ada dalam siksaan. Ia mulai menarik jeruji-jeruji itu dan menangis. Yesus berkata dengan lembut, "Diam dan tenanglah." Ia berbicara kepadanya dengan kepedihan di dalam suaraNya. "Perempuan, engkau tahu mengapa engkau berada di sini." "Ya," ia berkata. "Tetapi aku dapat berubah. Aku ingat pada saat Engkau memperbolehkan semua yang lain keluar dari Firdaus. Aku ingat akan firman keselamatanMu. Aku akan menjadi orang yang baik sekarang," ia berseru, "dan aku akan melayaniMu." ia mencekam jeruji-jeruji di sel itu dengan kepalan tangannya yang kurus dan mulai berteriak, "Biarkan aku keluar, biarkan aku keluar." Pada saat itu, ia mulai berubah di depan mata kami. Pakaiannya mulai terbakar. Daging-dagingnya berjatuhan dan yang tinggal hanyalah kerangka berwarna hitam dan lubang mata yang terbakar dan sebuah longsong berongga tempat jiwanya. Aku memperhatikan dengan ketakutan pada saat perempuan tua itu jatuh di atas lantai. Seluruh kecantikannya hilang dalam sekejap. Aku terkejut membayangkan bahwa ia telah berada di sini sejak Yesus belum dilahirkan. Yesus berkata kepadanya, "Pada waktu engkau di bumi bagaimana kesudahanmu. Musa memberikan hukum-hukumnya padamu dan engkau mendengarnya. Tetapi sebagai ganti mematuhi hukum-hukumKu, engkau memilih untuk menjadi alat di tangan Iblis, seorang peramal dan tukang sihir. Engkau bahkan mengajarkan ilmu sihir. Engkau mencintai kegelapan daripada terang dan perbuatan-perbuatanmu jahat. Apabila engkau bertobat dalam hatimu, BapaKu akan mengampunimu. Namun sekarang sudah terlambat," kataNya. Dengan kepedihan dan rasa kasihan yang luar biasa di hati kami, kami melangkah pergi. Tidak akan ada akhir bagi penderitaan dan rasa sakitnya. Tangan-tangan belulangnya menggapai kami pada waktu kami terus melangkah. "AnakKu," kata Tuhan, "Iblis menggunakan banyak cara untuk menghancurkan laki-laki dan perempuan baik-baik. Ia bekerja siang dan malam mencoba mendapatkan orang untuk melayaninya." Apabila engkau gagal memilih untuk melayani Allah, engkau telah memilih untuk melayani setan. Pilihlah hidup dan kebenaran akan membebaskan engkau. Setelah berjalan sedikit, kami berhenti di depan sel yang lain. Aku mendengar suara laki-laki berseru, "Siapa di sana? siapa di sana?" aku heran mengapa ia berteriak-teriak. Yesus berkata, "Ia buta." Aku mendengar suatu suara dan menoleh. Di depan kami ada satu setan besar dengan sayap-sayap amat besar yang nampaknya patah. Ia nampak tepat melewati kami. Aku berdiri dekat-dekat dengan Yesus. Bersama-sama, kami menengok untuk melihat laki-laki yang sedang berbicara itu. Ia juga berada dalam sebuah sel dan punggungnya membelakangi kami. Dia berwujud kerangka dalam api dan bau kematian ada padanya. Ia memukul-mukul udara dan berteriak, "Tolonglah aku, tolong aku, seseorang." Dengan lembut Yesus berkata, "laki-laki, diam dan tenanglah." Laki-laki itu menoleh dan berkata, "Tuhan, aku tahu Engkau akan datang untukku. Aku bertobat sekarang. Biarkanlah aku keluar. Aku tahu aku adalah orang yang durhaka dan menggunakan cacatku untuk mendapatkan kesenangan diriku sendiri. Aku tahu bahwa aku adalah ahli sihir dan menipu banyak orang untuk setan. Tetapi Tuhan, aku bertobat sekarang. Biarkanlah aku keluar. Siang dan malam aku disiksa dalam nyala api ini, tidak ada air. Aku begitu haus," Ia menjerit, "maukah Engkau memberikanku segelas air," Orang itu masih memanggil-manggil Yesus pada waktu kami berlalu. Aku menunduk dengan sedihnya. Yesus berkata, "Semua tukang sihir dan hamba-hamba setan akan mendapatkan bagian mereka dalam telaga yang terbakar dengan api dan belerang. Inilah kematian yang kedua." Kami mendatangi sel yang lain dimana ada laki-laki yang lain di dalamnya. Ia berkata, "Tuhan aku tahu Engkau akan datang dan membebaskanku. Aku telah bertobat jauh-jauh hari." Laki-laki itu juga kerangka yang penuh dengan nyala api dan ulat. "Hai, laki-laki, engkau masih saja penuh dosa dan dusta. Engkau tahu bahwa engkau adalah murid Iblis. Seorang pendusta yang menipu banyak orang. Kebenaran tidak pernah ada di dalam mulutmu dan maut selalu menjadi pahalamu. Engkau sering mendengar FirmanKu dan menganggap lucu keselamatanKu dan Roh KudusKu. Engkau berdusta sepanjang hidupmu dan tidak mau mendengarkanKu. Engkau sama dengan bapamu si setan. Semua pendusta akan mendapat bagian mereka di dalam telaga api. Engkau telah menghina Roh Kudus." Orang itu mulai mengutuk dan mengucapkan banyak hal keji kepada Tuhan. Kami terus berjalan. Jiwa ini terhilang selama-lamanya di dalam neraka. Yesus berkata, "Siapapun juga yang mau datang kepadaKu dan ia kehilangan nyawanya demi Aku, akan mendapatkan kembali nyawanya dengan lebih berkelimpahan. Tetapi orang berdosa harus bertobat pada waktu ia masih hidup di dunia. Terlambatlah untuk bertobat manakala sudah sampai di sini. Banyak orang berdosa ingin melayani Allah dan Iblis atau mereka menganggap bahwa mereka memiliki waktu tak terbatas untuk menerima tawaran kemuliaan Allah. Orang yang benar-benar bijak akan memilih hari ini juga siapa yang akan mereka layani." Segera kami tiba pada sel yang berikutnya. Suatu tangis kepedihan yang penuh keputusasaan datang dari dalamnya. Kami melongok dan melihat suatu kerangka laki-laki menumpuk di atas lantai. Tulang-tulangnya berwarna hitam karena terbakar dan jiwanya ada di dalam wujud kabut kelabu yang kotor. Aku memperhatikan bahwa bagian-bagian tubuhnya ada yang hilang. Asap dan nyala api berkobar di sekitarnya. Ulat-ulat merayap di dalamnya. Yesus berkata, "Dosa laki-laki ini banyak. Ia adalah seorang pembunuh dan mempunyai rasa kebencian di hatinya. Ia tidak mau bertobat dan bahkan mempercayai bahwa Aku akan mengampuninya. Seandainya ia mau datang kepadaKu!" "Maksudmu, Tuhan." tanyaku, "Ia berpikir bahwa Engkau tidak mau mengampuninya karena pembunuhan dan kebencian?" "Ya," kata Yesus, "seandainya ia mau percaya dan datang kepadaKu, Aku akan mengampuninya, semua dosanya, besar dan kecil. Sebagai gantinya ia terus berbuat dosa dan mati dalam dosanya. Itulah sebabnya ia berada di mana ia ada hari ini. Ia diberi kesempatan untuk melayaniKu, untuk percaya pada Injil tetapi ia menolak. Sekarang sudah terlambat." Pada sel berikutnya yang kami datangi, penuh bau yang menjijikan. Aku dapat mendengar tangis orang-orang mati dan rintihan penyesalan dimana-mana. Aku merasa sedih sampai aku hampir-hampir pingsan. Aku meneguhkan pikiranku bahwa aku harus melakukan semua ini supaya aku dapat menceritakan pada dunia tentang tempat ini. Suara seorang perempuan berkata, "Tolonglah aku." Aku menatap pada sepasang matanya yang utuh dan bukan hanya sekedar lubang, dimana ada tanda-tanda bekas terbakar. Aku sangat sedih, sehingga aku gemetar dan aku merasa kasihan serta pedih karena jiwa ini. Aku bagitu ingin menariknya keluar dari sel itu dan lari bersamanya. "Mengapa Engkau tidak mau menjadi juru selamatku sekarang?" Potongan-potongan besar daging terbakar berjatuhan daripadanya dan tinggal tulang-tulang yang menggenggam jeruji itu. "Engkau bahkan menyembuhkanku dari penyakit kanker," katanya. "Engkau berkata kepadaku untuk pergi dan jangan berbuat dosa lagi atau suatu keadaan yang lebih buruk akan terjadi atasku. Aku mencoba Tuhan. Engkau tahu aku telah mencoba. Aku bahkan mencoba bersaksi untukMu. Tetapi Tuhan, aku segera mengetahui bahwa orang-orang yang memberitakan FirmanMu tidak terkenal. Aku ingin orang menyukaiku. Aku perlahan-lahan kembali pada dunia dan kesenangan daging menguasaiku. Kelab malam dan minuman keras menjadi lebih penting daripadaMu. Aku kehilangan persekutuan dengan teman-teman KristenKu dan akhirnya aku dapati diriku tujuh kali lebih buruk daripada aku sebelumnya. Namun meskipun aku menjadi kekasih laki-laki maupun perempuan, aku tidak bermaksud untuk terhilang. Aku tidak mengetahui bahwa aku dimiliki oleh Iblis. Aku masih merasakan panggilanMu dalam hatiku untuk bertobat dan diselamatkan, tetapi aku tidak mau. Aku masih terus berpikir bahwa aku masih punya waktu. Besok, aku akan kembali pada Yesus dan Ia akan mengampuniku dan membebaskanku. Tetapi aku menunggu terlalu lama dan sekarang sudah terlambat," ia berteriak. Matanya yang sudah pecah karena kobaran api itu hilang. Aku menjerit dan jatuh menimpa Yesus. Oh Tuhan, pikirku, dapat saja hal itu terjadi padaku atau pada salah satu yang kukasihi! Para pendosa, bangunlah sebelum terlambat. Kami berjalan terus menuju sel yang lain. Di dalamnya laki-laki yang lain dengan wujud kerangka dan satu jiwa kelabu kotor di dalamnya. Jerit kepedihan dan penyesalan yang luar biasa datang dari laki-laki itu,yang aku tahu tidak akan dapat kulupakan. Yesus berkata, "AnakKu, beberapa orang yang membaca buku ini akan membandingkan dengan cerita fiktif atau sebuah film yang pernah mereka lihat. Mereka akan berkata hal ini tidak benar. Namun engkau tahu bahwa ini benar. Engkau tahu bahwa neraka benar-benar ada, karena Aku telah membawamu kemari beberapa kali dalam RohKu. Aku telah membukakan kebenaran ini sehingga engkau dapat menyaksikan hal ini." Orang-orang yang terhilang apabila engkau tidak mau bertobat dan dibaptiskan serta percaya pada Injil Yesus Kristus, neraka pasti merupakan kesudahanmu. "Orang ini berada di sini," kata Tuhan, "karena pemberontakannya. Dosa pemberontakan sama dengan dosa sihir. Sesungguhnya, orang yang mengenal FirmanKu dan jalan-jalanKu dan telah mendengar Injil tetapi masih tidak mau bertobat, adalah dalam pemberontakan terhadapKu. Banyak yang berada dalam neraka hari ini karena dosa ini." Laki-laki itu berbicara kepada Yesus dan berkata, "Aku pernah berpikir untuk menjadikan Engkau Tuhan dalam hidupku, tetapi aku tidak ingin menjalani jalanMu yang lurus dan sempit. Aku menginginkan jalan yang lebar. Jauh lebih mudah melayani dosa. Aku tidak ingin untuk menjadi benar. Aku mencintai jalanku yang penuh dosa. Aku lebih senang minum minuman keras dan melakukan hal-hal dari dunia ini daripada mematuhi perintah-perintahMu. Namun aku kini berharap seharusnya aku mendengarkan orang-orang yang Kaukirimkan padaku. Sebaliknya aku melakukan yang jahat dan tidak mau bertobat." Isakan yang kuat menggoncang tubuhnya seraya ia menangis dengan penuh sesal. "Bertahun-tahun aku telah disiksa di tempat ini. Aku tahu siapa aku dan aku tahu aku tidak akan pernah keluar dari sini. Aku disiksa siang dan malam dalam nyala api dan ulat-ulat ini. Aku menangis, tapi tak seorangpun datang menolong. Tak seorangpun menyayangkan jiwaku di sini, tak seorangpun menyayangkan jiwaku." Ia jatuh menjadi tumpukan kecil di lantai dan terus menangis. Yesus berseru, "BapaKu, BapaKu, berilah belas kasihan." Kami berjalan menuju sel yang lain. Seorang wanita duduk memunguti ulat-ulat keluar dari tulang-tulangnya. Ia mulai menangis manakala ia melihat Yesus. "Tolonglah aku, Tuhan," katanya, "Aku akan menjadi orang baik. Keluarkanlah aku." iapun bangkit dan mencekal jeruji sel itu. Aku merasa sangat kasihan padanya. Sewaktu ia menangis, isakannya menggoncangkan tubuhnya. Ia berkata, "Tuhan, pada saat aku berada di bumi, aku menyembah dewa-dewa dan banyak berhala. Aku tidak mau mempercayai Injil yang diberitakan oleh misionaris padaku, meskipun aku banyak kali mendengarnya. Suatu hari aku mati, aku berseru pada dewa-dewaku untuk menyelamatkanku dari neraka namun mereka tidak dapat. Sekarang Tuhan, aku mau bertobat." "Sudah terlambat," kata Yesus Nyala api menutupi wujudnya pada waktu kami berjalan terus; tangisannya masih memenuhi jiwaku bahkan sampai sekarang. Iblis telah menipunya. Dengan kesedihan dalam suaraNya Yesus berkata, "Mari, kita akan kembali besok. Sekarang waktunya untuk pergi."
*********************
Kembali Tuhan dan aku pergi ke neraka. Yesus berkata kepadaku, "Anakku, untuk tujuan ini engkau dilahirkan untuk menuliskan dan memberitahukan apa yang kuperlihatkan padamu. Karena hal-hal ini sungguh-sungguh dan benar. Aku telah mengedepankanmu dan memberitahukan pada dunia melaluimu bahwa neraka itu ada, tetapi Aku memiliki jalan keluarnya. Aku tidak akan memperlihatkan kepadamu seluruh bagian neraka. Dan ada beberapa hal tersembunyi yang tak dapat Kubukakan untukmu. Tetapi Aku akan memperlihatkan banyak hal padamu. Sekarang mari dan lihatlah kuasa-kuasa kegelapan dan kesudahan mereka." Kami pergi lagi ke perut neraka dan mulai berjalan melalui suatu celah kecil. Aku menoleh untuk melihat dimana kami masuk dan mendapati bahwa kami berada pada sebuah piringan di samping sebuah sel di pusat neraka. Kami berhenti di depan sebuah sel dimana di dalamnya terdapt seorang wanita cantik. Pada bagian atas sel itu terdapat huruf "S.M". Aku mendengar wanita itu berkata, "Tuhan, aku tahu bahwa suatu hari Engkau akan datang. Tologn keluarkanlah aku dari tempat penyiksaan ini!" Ia mengenakan pakaian yang berasal dari jaman kuno dan ia sangat cantik. Aku tahu bahwa ia telah berada di sini selama berabad-abad dan tidak dapat mati. Jiwanya ada dalam siksaan. Ia mulai menarik jeruji-jeruji itu dan menangis. Yesus berkata dengan lembut, "Diam dan tenanglah." Ia berbicara kepadanya dengan kepedihan di dalam suaraNya. "Perempuan, engkau tahu mengapa engkau berada di sini." "Ya," ia berkata. "Tetapi aku dapat berubah. Aku ingat pada saat Engkau memperbolehkan semua yang lain keluar dari Firdaus. Aku ingat akan firman keselamatanMu. Aku akan menjadi orang yang baik sekarang," ia berseru, "dan aku akan melayaniMu." ia mencekam jeruji-jeruji di sel itu dengan kepalan tangannya yang kurus dan mulai berteriak, "Biarkan aku keluar, biarkan aku keluar." Pada saat itu, ia mulai berubah di depan mata kami. Pakaiannya mulai terbakar. Daging-dagingnya berjatuhan dan yang tinggal hanyalah kerangka berwarna hitam dan lubang mata yang terbakar dan sebuah longsong berongga tempat jiwanya. Aku memperhatikan dengan ketakutan pada saat perempuan tua itu jatuh di atas lantai. Seluruh kecantikannya hilang dalam sekejap. Aku terkejut membayangkan bahwa ia telah berada di sini sejak Yesus belum dilahirkan. Yesus berkata kepadanya, "Pada waktu engkau di bumi bagaimana kesudahanmu. Musa memberikan hukum-hukumnya padamu dan engkau mendengarnya. Tetapi sebagai ganti mematuhi hukum-hukumKu, engkau memilih untuk menjadi alat di tangan Iblis, seorang peramal dan tukang sihir. Engkau bahkan mengajarkan ilmu sihir. Engkau mencintai kegelapan daripada terang dan perbuatan-perbuatanmu jahat. Apabila engkau bertobat dalam hatimu, BapaKu akan mengampunimu. Namun sekarang sudah terlambat," kataNya. Dengan kepedihan dan rasa kasihan yang luar biasa di hati kami, kami melangkah pergi. Tidak akan ada akhir bagi penderitaan dan rasa sakitnya. Tangan-tangan belulangnya menggapai kami pada waktu kami terus melangkah. "AnakKu," kata Tuhan, "Iblis menggunakan banyak cara untuk menghancurkan laki-laki dan perempuan baik-baik. Ia bekerja siang dan malam mencoba mendapatkan orang untuk melayaninya." Apabila engkau gagal memilih untuk melayani Allah, engkau telah memilih untuk melayani setan. Pilihlah hidup dan kebenaran akan membebaskan engkau. Setelah berjalan sedikit, kami berhenti di depan sel yang lain. Aku mendengar suara laki-laki berseru, "Siapa di sana? siapa di sana?" aku heran mengapa ia berteriak-teriak. Yesus berkata, "Ia buta." Aku mendengar suatu suara dan menoleh. Di depan kami ada satu setan besar dengan sayap-sayap amat besar yang nampaknya patah. Ia nampak tepat melewati kami. Aku berdiri dekat-dekat dengan Yesus. Bersama-sama, kami menengok untuk melihat laki-laki yang sedang berbicara itu. Ia juga berada dalam sebuah sel dan punggungnya membelakangi kami. Dia berwujud kerangka dalam api dan bau kematian ada padanya. Ia memukul-mukul udara dan berteriak, "Tolonglah aku, tolong aku, seseorang." Dengan lembut Yesus berkata, "laki-laki, diam dan tenanglah." Laki-laki itu menoleh dan berkata, "Tuhan, aku tahu Engkau akan datang untukku. Aku bertobat sekarang. Biarkanlah aku keluar. Aku tahu aku adalah orang yang durhaka dan menggunakan cacatku untuk mendapatkan kesenangan diriku sendiri. Aku tahu bahwa aku adalah ahli sihir dan menipu banyak orang untuk setan. Tetapi Tuhan, aku bertobat sekarang. Biarkanlah aku keluar. Siang dan malam aku disiksa dalam nyala api ini, tidak ada air. Aku begitu haus," Ia menjerit, "maukah Engkau memberikanku segelas air," Orang itu masih memanggil-manggil Yesus pada waktu kami berlalu. Aku menunduk dengan sedihnya. Yesus berkata, "Semua tukang sihir dan hamba-hamba setan akan mendapatkan bagian mereka dalam telaga yang terbakar dengan api dan belerang. Inilah kematian yang kedua." Kami mendatangi sel yang lain dimana ada laki-laki yang lain di dalamnya. Ia berkata, "Tuhan aku tahu Engkau akan datang dan membebaskanku. Aku telah bertobat jauh-jauh hari." Laki-laki itu juga kerangka yang penuh dengan nyala api dan ulat. "Hai, laki-laki, engkau masih saja penuh dosa dan dusta. Engkau tahu bahwa engkau adalah murid Iblis. Seorang pendusta yang menipu banyak orang. Kebenaran tidak pernah ada di dalam mulutmu dan maut selalu menjadi pahalamu. Engkau sering mendengar FirmanKu dan menganggap lucu keselamatanKu dan Roh KudusKu. Engkau berdusta sepanjang hidupmu dan tidak mau mendengarkanKu. Engkau sama dengan bapamu si setan. Semua pendusta akan mendapat bagian mereka di dalam telaga api. Engkau telah menghina Roh Kudus." Orang itu mulai mengutuk dan mengucapkan banyak hal keji kepada Tuhan. Kami terus berjalan. Jiwa ini terhilang selama-lamanya di dalam neraka. Yesus berkata, "Siapapun juga yang mau datang kepadaKu dan ia kehilangan nyawanya demi Aku, akan mendapatkan kembali nyawanya dengan lebih berkelimpahan. Tetapi orang berdosa harus bertobat pada waktu ia masih hidup di dunia. Terlambatlah untuk bertobat manakala sudah sampai di sini. Banyak orang berdosa ingin melayani Allah dan Iblis atau mereka menganggap bahwa mereka memiliki waktu tak terbatas untuk menerima tawaran kemuliaan Allah. Orang yang benar-benar bijak akan memilih hari ini juga siapa yang akan mereka layani." Segera kami tiba pada sel yang berikutnya. Suatu tangis kepedihan yang penuh keputusasaan datang dari dalamnya. Kami melongok dan melihat suatu kerangka laki-laki menumpuk di atas lantai. Tulang-tulangnya berwarna hitam karena terbakar dan jiwanya ada di dalam wujud kabut kelabu yang kotor. Aku memperhatikan bahwa bagian-bagian tubuhnya ada yang hilang. Asap dan nyala api berkobar di sekitarnya. Ulat-ulat merayap di dalamnya. Yesus berkata, "Dosa laki-laki ini banyak. Ia adalah seorang pembunuh dan mempunyai rasa kebencian di hatinya. Ia tidak mau bertobat dan bahkan mempercayai bahwa Aku akan mengampuninya. Seandainya ia mau datang kepadaKu!" "Maksudmu, Tuhan." tanyaku, "Ia berpikir bahwa Engkau tidak mau mengampuninya karena pembunuhan dan kebencian?" "Ya," kata Yesus, "seandainya ia mau percaya dan datang kepadaKu, Aku akan mengampuninya, semua dosanya, besar dan kecil. Sebagai gantinya ia terus berbuat dosa dan mati dalam dosanya. Itulah sebabnya ia berada di mana ia ada hari ini. Ia diberi kesempatan untuk melayaniKu, untuk percaya pada Injil tetapi ia menolak. Sekarang sudah terlambat." Pada sel berikutnya yang kami datangi, penuh bau yang menjijikan. Aku dapat mendengar tangis orang-orang mati dan rintihan penyesalan dimana-mana. Aku merasa sedih sampai aku hampir-hampir pingsan. Aku meneguhkan pikiranku bahwa aku harus melakukan semua ini supaya aku dapat menceritakan pada dunia tentang tempat ini. Suara seorang perempuan berkata, "Tolonglah aku." Aku menatap pada sepasang matanya yang utuh dan bukan hanya sekedar lubang, dimana ada tanda-tanda bekas terbakar. Aku sangat sedih, sehingga aku gemetar dan aku merasa kasihan serta pedih karena jiwa ini. Aku bagitu ingin menariknya keluar dari sel itu dan lari bersamanya. "Mengapa Engkau tidak mau menjadi juru selamatku sekarang?" Potongan-potongan besar daging terbakar berjatuhan daripadanya dan tinggal tulang-tulang yang menggenggam jeruji itu. "Engkau bahkan menyembuhkanku dari penyakit kanker," katanya. "Engkau berkata kepadaku untuk pergi dan jangan berbuat dosa lagi atau suatu keadaan yang lebih buruk akan terjadi atasku. Aku mencoba Tuhan. Engkau tahu aku telah mencoba. Aku bahkan mencoba bersaksi untukMu. Tetapi Tuhan, aku segera mengetahui bahwa orang-orang yang memberitakan FirmanMu tidak terkenal. Aku ingin orang menyukaiku. Aku perlahan-lahan kembali pada dunia dan kesenangan daging menguasaiku. Kelab malam dan minuman keras menjadi lebih penting daripadaMu. Aku kehilangan persekutuan dengan teman-teman KristenKu dan akhirnya aku dapati diriku tujuh kali lebih buruk daripada aku sebelumnya. Namun meskipun aku menjadi kekasih laki-laki maupun perempuan, aku tidak bermaksud untuk terhilang. Aku tidak mengetahui bahwa aku dimiliki oleh Iblis. Aku masih merasakan panggilanMu dalam hatiku untuk bertobat dan diselamatkan, tetapi aku tidak mau. Aku masih terus berpikir bahwa aku masih punya waktu. Besok, aku akan kembali pada Yesus dan Ia akan mengampuniku dan membebaskanku. Tetapi aku menunggu terlalu lama dan sekarang sudah terlambat," ia berteriak. Matanya yang sudah pecah karena kobaran api itu hilang. Aku menjerit dan jatuh menimpa Yesus. Oh Tuhan, pikirku, dapat saja hal itu terjadi padaku atau pada salah satu yang kukasihi! Para pendosa, bangunlah sebelum terlambat. Kami berjalan terus menuju sel yang lain. Di dalamnya laki-laki yang lain dengan wujud kerangka dan satu jiwa kelabu kotor di dalamnya. Jerit kepedihan dan penyesalan yang luar biasa datang dari laki-laki itu,yang aku tahu tidak akan dapat kulupakan. Yesus berkata, "AnakKu, beberapa orang yang membaca buku ini akan membandingkan dengan cerita fiktif atau sebuah film yang pernah mereka lihat. Mereka akan berkata hal ini tidak benar. Namun engkau tahu bahwa ini benar. Engkau tahu bahwa neraka benar-benar ada, karena Aku telah membawamu kemari beberapa kali dalam RohKu. Aku telah membukakan kebenaran ini sehingga engkau dapat menyaksikan hal ini." Orang-orang yang terhilang apabila engkau tidak mau bertobat dan dibaptiskan serta percaya pada Injil Yesus Kristus, neraka pasti merupakan kesudahanmu. "Orang ini berada di sini," kata Tuhan, "karena pemberontakannya. Dosa pemberontakan sama dengan dosa sihir. Sesungguhnya, orang yang mengenal FirmanKu dan jalan-jalanKu dan telah mendengar Injil tetapi masih tidak mau bertobat, adalah dalam pemberontakan terhadapKu. Banyak yang berada dalam neraka hari ini karena dosa ini." Laki-laki itu berbicara kepada Yesus dan berkata, "Aku pernah berpikir untuk menjadikan Engkau Tuhan dalam hidupku, tetapi aku tidak ingin menjalani jalanMu yang lurus dan sempit. Aku menginginkan jalan yang lebar. Jauh lebih mudah melayani dosa. Aku tidak ingin untuk menjadi benar. Aku mencintai jalanku yang penuh dosa. Aku lebih senang minum minuman keras dan melakukan hal-hal dari dunia ini daripada mematuhi perintah-perintahMu. Namun aku kini berharap seharusnya aku mendengarkan orang-orang yang Kaukirimkan padaku. Sebaliknya aku melakukan yang jahat dan tidak mau bertobat." Isakan yang kuat menggoncang tubuhnya seraya ia menangis dengan penuh sesal. "Bertahun-tahun aku telah disiksa di tempat ini. Aku tahu siapa aku dan aku tahu aku tidak akan pernah keluar dari sini. Aku disiksa siang dan malam dalam nyala api dan ulat-ulat ini. Aku menangis, tapi tak seorangpun datang menolong. Tak seorangpun menyayangkan jiwaku di sini, tak seorangpun menyayangkan jiwaku." Ia jatuh menjadi tumpukan kecil di lantai dan terus menangis. Yesus berseru, "BapaKu, BapaKu, berilah belas kasihan." Kami berjalan menuju sel yang lain. Seorang wanita duduk memunguti ulat-ulat keluar dari tulang-tulangnya. Ia mulai menangis manakala ia melihat Yesus. "Tolonglah aku, Tuhan," katanya, "Aku akan menjadi orang baik. Keluarkanlah aku." iapun bangkit dan mencekal jeruji sel itu. Aku merasa sangat kasihan padanya. Sewaktu ia menangis, isakannya menggoncangkan tubuhnya. Ia berkata, "Tuhan, pada saat aku berada di bumi, aku menyembah dewa-dewa dan banyak berhala. Aku tidak mau mempercayai Injil yang diberitakan oleh misionaris padaku, meskipun aku banyak kali mendengarnya. Suatu hari aku mati, aku berseru pada dewa-dewaku untuk menyelamatkanku dari neraka namun mereka tidak dapat. Sekarang Tuhan, aku mau bertobat." "Sudah terlambat," kata Yesus Nyala api menutupi wujudnya pada waktu kami berjalan terus; tangisannya masih memenuhi jiwaku bahkan sampai sekarang. Iblis telah menipunya. Dengan kesedihan dalam suaraNya Yesus berkata, "Mari, kita akan kembali besok. Sekarang waktunya untuk pergi."
*********************
Neraka - BAB 15, HARI-HARI YOEL
BAB 15HARI-HARI YOEL
Aku mendengar suatu suara berkata, "Tuliskanlah, karena hal ini sungguh-sungguh dan benar," Kembali, aku bersama Tuhan dalam Roh. Ia tinggi dan terangkat naik, suaranya seperti guruh. "Perhatikan, hai bumi. Hal-hal ini sedang, sudah dan akan datang. Akulah yang awal dan yang akhir. Layanilah Aku, Sang Pencipta, karena Aku yang memberi kehidupan bukan kematian. Bangkitlah dari kejahatanmu dan panggillah Aku dan Aku akan menyembuhkan dan membebaskanmu. Hal-hal yang kau baca dalam buku ini benar dan hal-hal itu akan segera terjadi. Bertobatlah, pada saat masih ada waktu dan Tuhan kemuliaan akan segera muncul. Berjaga-jagalah karena engkau tidak tahu hari dan jamnya. Besarlah pahala bagi mereka yang menantikan kedatanganKu. Aku akan memberkati umatKu yang kecil sekalipun, orang-orang yang berpegang teguh pada imannya dan telah melayaniKu dalam kebenaran dan kekudusan. Sebelum mereka mengetahuinya berkat telah berada di atas mereka. Aku telah mempersiapkan suatu berkat bagi orang-orang yang sungguh-sungguh pada panggilan mereka dan orang-orang yang tidak menolak namaKu. Aku bersabda, apabila umatKu yang menyebut namaKu mau merendahkan diri dan berdoa. Aku akan mengampuni dan menyembuhkan mereka dan memulihkan kerugian mereka. aku ingin mendengar, membebaskan dan menyelamatkan semua orang yang percaya dan yang memanggil namaKu. Kuduskanlah dirimu. Panggillah suatu perkumpulan orang saleh. Kumpulkanlah pada penatua dan penduduk tanahmu ke dalam rumahKu dan merataplah kepadaKu. Aduh. Karena hari pada saat Tuhan datang seperti pencuri di waktu malam --- hari itu sudah dekat. Percayalah padaKu dan Aku akan mengembalikan padamu tahun-tahun dimana belalang pengerip, belalang pindahan, belalang pelompat dan belalang pelahap telah melahapnya. Tentara besar yang Kupanggil tidak akan patah kedudukannya maupun langkahnya. Mereka akan melakukan kejutan luar biasa dan mereka tidak akan pernah dikuasai, karena Akulah kekuatan mereka. Suara mereka akan terdengar seperti bunyi terompet, seperti guruh suara mereka dan semua akan mendengar dan mengetahui karena Akulah Allahmu."
***
Ya, Tuhan Yesus, doaku adalah agar aku pantas terhitung dalam pasukan ini. Aku ingin berada di dalam pasukan ini, tetapi aku tahu bahwa aku harus murni dan kudus seperti Yesus yang murni dan kudus. Karena curahan darah Yesus aku disucikan dari semua yang tidak benar. Tolonglah aku untuk tetap memiliki hati yang penuh pertobatan, bebas dari segala kebencian dan kepahitan. Bapa, aku tidak mau lagi pergi ke neraka dan harus tinggal di sana. Oh, Tuhan tolonglah aku untuk memperingatkan manusia. Berilah aku kekuatan untuk menghentikan neraka dari pengembangannya. Tolonglah aku dan umatMu untuk menjadi baik, baik hati, pengampun dan mengasihi satu sama lain. Tolonglah kami untuk memberitakan kebenaran sepanjang waktu. Aku tahu bahwa Yesus Kristus akan segera kembali dan pahala ada bersamaNya. Aku tahu bahwa pesanku pada dunia, "Bertobatlah, karena hari Tuhan akan segera tiba." Bapa, aku tidak ingin darah orang-orang ini tertanggung di tanganku.
**************
Aku mendengar suatu suara berkata, "Tuliskanlah, karena hal ini sungguh-sungguh dan benar," Kembali, aku bersama Tuhan dalam Roh. Ia tinggi dan terangkat naik, suaranya seperti guruh. "Perhatikan, hai bumi. Hal-hal ini sedang, sudah dan akan datang. Akulah yang awal dan yang akhir. Layanilah Aku, Sang Pencipta, karena Aku yang memberi kehidupan bukan kematian. Bangkitlah dari kejahatanmu dan panggillah Aku dan Aku akan menyembuhkan dan membebaskanmu. Hal-hal yang kau baca dalam buku ini benar dan hal-hal itu akan segera terjadi. Bertobatlah, pada saat masih ada waktu dan Tuhan kemuliaan akan segera muncul. Berjaga-jagalah karena engkau tidak tahu hari dan jamnya. Besarlah pahala bagi mereka yang menantikan kedatanganKu. Aku akan memberkati umatKu yang kecil sekalipun, orang-orang yang berpegang teguh pada imannya dan telah melayaniKu dalam kebenaran dan kekudusan. Sebelum mereka mengetahuinya berkat telah berada di atas mereka. Aku telah mempersiapkan suatu berkat bagi orang-orang yang sungguh-sungguh pada panggilan mereka dan orang-orang yang tidak menolak namaKu. Aku bersabda, apabila umatKu yang menyebut namaKu mau merendahkan diri dan berdoa. Aku akan mengampuni dan menyembuhkan mereka dan memulihkan kerugian mereka. aku ingin mendengar, membebaskan dan menyelamatkan semua orang yang percaya dan yang memanggil namaKu. Kuduskanlah dirimu. Panggillah suatu perkumpulan orang saleh. Kumpulkanlah pada penatua dan penduduk tanahmu ke dalam rumahKu dan merataplah kepadaKu. Aduh. Karena hari pada saat Tuhan datang seperti pencuri di waktu malam --- hari itu sudah dekat. Percayalah padaKu dan Aku akan mengembalikan padamu tahun-tahun dimana belalang pengerip, belalang pindahan, belalang pelompat dan belalang pelahap telah melahapnya. Tentara besar yang Kupanggil tidak akan patah kedudukannya maupun langkahnya. Mereka akan melakukan kejutan luar biasa dan mereka tidak akan pernah dikuasai, karena Akulah kekuatan mereka. Suara mereka akan terdengar seperti bunyi terompet, seperti guruh suara mereka dan semua akan mendengar dan mengetahui karena Akulah Allahmu."
***
Ya, Tuhan Yesus, doaku adalah agar aku pantas terhitung dalam pasukan ini. Aku ingin berada di dalam pasukan ini, tetapi aku tahu bahwa aku harus murni dan kudus seperti Yesus yang murni dan kudus. Karena curahan darah Yesus aku disucikan dari semua yang tidak benar. Tolonglah aku untuk tetap memiliki hati yang penuh pertobatan, bebas dari segala kebencian dan kepahitan. Bapa, aku tidak mau lagi pergi ke neraka dan harus tinggal di sana. Oh, Tuhan tolonglah aku untuk memperingatkan manusia. Berilah aku kekuatan untuk menghentikan neraka dari pengembangannya. Tolonglah aku dan umatMu untuk menjadi baik, baik hati, pengampun dan mengasihi satu sama lain. Tolonglah kami untuk memberitakan kebenaran sepanjang waktu. Aku tahu bahwa Yesus Kristus akan segera kembali dan pahala ada bersamaNya. Aku tahu bahwa pesanku pada dunia, "Bertobatlah, karena hari Tuhan akan segera tiba." Bapa, aku tidak ingin darah orang-orang ini tertanggung di tanganku.
**************
Neraka - BAB 14, LENGAN KIRI NERAKA
BAB 14LENGAN KIRI NERAKA
SUATU NUBUAT DARI YESUS UNTUK SEMUA
Yesus berkata, "Hal-hal ini sekarang mulai terjadi di bumi, masih akan dan akan segera datang ke atas seluruh bumi. Naga api itu adalah bagian dari binatang itu. Nubuat-nubuat yang akan kau baca ini adalah benar. Wahyu-wahyuNya adalah benar. Berjaga dan berdoalah. Kasihilah satu sama lain. Tetaplah engkau kudus. Biarlah tanganmu bersih. Suami-suami kasihilah isterimu seperti Kristus mengasihi gerejaNya. Suami dan isteri, kasihilah satu sama lain seperti Aku mengasihimu. Aku mentakdirkan perkawinan dan memberkatinya dengan FirmanKu. Jagalah agar ranjang perkawinanmu kudus. Bersihkanlah dirimu dari segala ketidakbenaran dan jadilah murni, seperti halnya Aku murni. Umat Allah yang kudus telah disesatkan oleh para penyesat. Janganlah tertipu; Allah tidak akan dipermalukan; hikmat akan datang atasmu jika engkau mau membuka telingamu dan mendengarkanKu. Ini adalah pesan Allah bagi gerejaNya. Berhati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu yang berdiri di tempat kudusKu dan menipu dengan bujukan-bujukan hai, bumi. UmatKu yang kudus telah tertidur karena suara pengajaran sesat. Bangunlah, bangunlah, Aku berkata padamu bahwa semua ketidakbenaran adalah dosa. Bersihkanlah dirimu dari segala dosa tubuh dan roh. Nabi-nabiKu yang kudus hidup dalam kekudusan tetapi engkau telah memberontak melawan Aku dan kekudusanKu. Engkau telah mengundang kejahatan atas dirimu sendiri. Engkau telah berdosa dan membawa dirimu dalam keterikatan sakit penyakit dan maut. Engkau telah melakukan kesalahan dan telah melakukannya dengan kejam serta memberontak terhadapKu. Engkau telah meninggalkan perintah-perintahKu dan hukum-hukumKu. Engkau tidak mendengarkan kata-kata hambaKu, para nabi dan nabiah. Kutuk, bukannya berkat telah datang atasmu dan masih juga engkau menolak untuk kembali padaKu dan bertobat dari dosa-dosamu. Apabila engkau mau kembali dan bertobat serta apabila engkau mau menghormatiKu dengan buah-buah kebenaran, Aku akan memberkati rumah tanggamu dan menghormati tempat tidur perkawinanmu. Apabila engkau mau merendahkan diri dan memanggilKu, Aku akan mendengarkan dan memberkatimu. Dengarlah, engkau pelayan FirmanKu yang kudus. Jangan ajarkan pada umatKu untuk berdosa melawan Allah mereka. Ingatlah bahwa penghakiman dimulai di rumah Tuhan, kecuali jika engkau bertobat, Aku akan melenyapkanmu karena dosa-dosa yang kauajarkan pada umatKu. Apakah kaukira Aku buta sehingga Aku tidak dapat melihat atau tuli sehingga Aku tidak dapat mendengar? Engkau yang memegang kebenaran dalam ketidakbenaran dan mengisi kantongmu dengan perak dan emas dengan mengorbankan orang-orang miskin - bertobatlah kataKu, sebelum terlambat. Pada hari penghakiman engkau akan berdiri sendiri dihadapanKu untuk mendapatkan balasan atas apa yang kaulakukan dengan Firman kudusKu. Apabila engkau memanggilku dengan pertobatan, Aku akan melenyapkan kutuk dari tanahmu dan memberkatimu dengan melimpah. Apabila engkau mau bertobat dan merasa malu atas dosa-dosamu, Aku tidak akan mengingat-ingat kesalahanmu lagi. Berdoalah agar engkau menjadi pemenang. Bangunlah untuk hidup dan kehidupan. Menyesallah pada orang yang telah kau sesatkan dan ajar pengajaran yang keliru. Katakan pada mereka bahwa engkau telah berbuat dosa dan engkau telah menyesatkan domba-dombaKu. Bertobatlah pada mereka. Lihat, Aku sedang mempersiapkan tentara yang kudus. Mereka akan melakukan pekerjaan besar untukKu dan menghancurkan tempat-tempat tinggimu. Mereka adalah tentara yang terdiri pria dan wanita, pemuda dan pemudi yang kudus. Mereka telah diurapi untuk memberitakan Injil yang benar, untuk menumpangkan tangan pada yang sakit dan memanggil orang berdosa pada pertobatan. Inilah tentara para pekerja, ibu-ibu rumah tangga, pria dan wanita lajang serta anak-anak sekolah. Mereka adalah orang-orang biasa, karena tidak banyak orang terhormat yang menjawab panggilanKu. Di masa lalu mereka tidak dimengerti dan dianiaya, dibuang dan ditolak. Tetapi Aku telah memberkati mereka dengan keberanian dan kekudusan dan dalam roh. Mereka mulai menggenapi nubuat-nubuatKu dan melakukan kehendakKu. Aku akan berjalan dalam mereka, berbicara dalam mereka dan bekerja dalam mereka. Orang-orang ini adalah mereka yang kembali padaKu dengan segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatannya. Tentara ini akan membangkitkan banyak orang kepada kekudusan dan kemurnian roh. Aku akan segera bergerak atas mereka, memilih tentaraKu orang-orang yang Kuinginkan. Aku akan mencari mereka di kota dan di desa. Banyak orang akan heran pada mereka yang Kupilih. Engkau akan melihat orang-orang itu mulai bergerak melintasi daratan dan melakukan perubahan besar demi namaKu. Perhatikan dan lihatlah kuasaKu bekerja. Kembali Kuberitahukan padamu, janganlah cemari ranjang perkawinanmu. Jangan cemari tubuhmu di mana Roh Kudus tinggal. Dosa tubuh mengakibatkan dosa dalam roh. Jagalah agar ranjang perkawinanmu kudus. Aku menjadikan laki-laki untuk perempuan dan perempuan untuk laki-laki dan bersabda bahwa keduanya harus bersatu dalam ikatan yang kudus. "Kembali Aku berkata, bangun!"
***
Aku melihat banyak penglihatan lain di lengan kiri neraka. Aku diperintahkan olah Tuhan untuk tidak membukakannya sekarang. Banyak darinya adalah penglihatan-penglihatan tentang dunia akhir jaman, pada waktu banyak umat Tuhan akan jatuh dan terhilang. Dalam visi-visi itu aku mendapatkan banyak wahyu tentang tubuh Kristus, pelayanan anak-anak Tuhan, anak-anak binatang itu dan kedatangan Kristus yang terakhir. "Kelak, engkau boleh membukakannya pada mereka." Ia berkata, "tetapi bukan sekarang." "Tentara ini," kata Tuhan, "yang dikatakan oleh nabi Yoel, akan muncul dari daratan dan melakukan pekerjaan Allah yang besar. Putra kebenaran akan muncul dengan kesembuhan pada sayap-sayapnya. Ia akan menginjak-injak kejahatan dan kejahatan itu akan menjadi debu di bahwa telapak kakiNya." "Mereka akan disebut tentara Allah. Aku akan memberikan karunia-karunia pada mereka dan mereka akan menyelesaikan pekerjaan perkasaKu. Mereka akan melakukan perbuatan besar untuk kemuliaan Tuhan. Aku akan mencurahkan RohKu atas semua orang dan anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat. Tentara ini akan berperang melawan kekuatan setan dan akan menghancurkan banyak pekerjaan Iblis. Mereka akan memenangkan banyak jiwa bagi Yesus Kristus sebelum hari binatang yang jahat itu muncul," kata Tuhan. Yesus berkata, "Mari, kini saatnya kita pergi." Pada akhirnya, kami meninggalkan penglihatan-penglihatan itu dan lengan kiri neraka. Aku sangat bersuka cita. Pada waktu kami berangkat, Yesus berkata, "Katakan pada keluargamu bahwa Aku mengasihi mereka, benarkanlah mereka dengan kasih. Katakan pada mereka bahwa Aku akan terus menjagai mereka dari yang jahat bila mereka mau mempercayaiKu." Para pembaca, gunakanlah referensi Alkitab pada bagian belakang buku ini. Tuhan memberitahuku untuk menempatkannya di sana.
*****************
SUATU NUBUAT DARI YESUS UNTUK SEMUA
Yesus berkata, "Hal-hal ini sekarang mulai terjadi di bumi, masih akan dan akan segera datang ke atas seluruh bumi. Naga api itu adalah bagian dari binatang itu. Nubuat-nubuat yang akan kau baca ini adalah benar. Wahyu-wahyuNya adalah benar. Berjaga dan berdoalah. Kasihilah satu sama lain. Tetaplah engkau kudus. Biarlah tanganmu bersih. Suami-suami kasihilah isterimu seperti Kristus mengasihi gerejaNya. Suami dan isteri, kasihilah satu sama lain seperti Aku mengasihimu. Aku mentakdirkan perkawinan dan memberkatinya dengan FirmanKu. Jagalah agar ranjang perkawinanmu kudus. Bersihkanlah dirimu dari segala ketidakbenaran dan jadilah murni, seperti halnya Aku murni. Umat Allah yang kudus telah disesatkan oleh para penyesat. Janganlah tertipu; Allah tidak akan dipermalukan; hikmat akan datang atasmu jika engkau mau membuka telingamu dan mendengarkanKu. Ini adalah pesan Allah bagi gerejaNya. Berhati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu yang berdiri di tempat kudusKu dan menipu dengan bujukan-bujukan hai, bumi. UmatKu yang kudus telah tertidur karena suara pengajaran sesat. Bangunlah, bangunlah, Aku berkata padamu bahwa semua ketidakbenaran adalah dosa. Bersihkanlah dirimu dari segala dosa tubuh dan roh. Nabi-nabiKu yang kudus hidup dalam kekudusan tetapi engkau telah memberontak melawan Aku dan kekudusanKu. Engkau telah mengundang kejahatan atas dirimu sendiri. Engkau telah berdosa dan membawa dirimu dalam keterikatan sakit penyakit dan maut. Engkau telah melakukan kesalahan dan telah melakukannya dengan kejam serta memberontak terhadapKu. Engkau telah meninggalkan perintah-perintahKu dan hukum-hukumKu. Engkau tidak mendengarkan kata-kata hambaKu, para nabi dan nabiah. Kutuk, bukannya berkat telah datang atasmu dan masih juga engkau menolak untuk kembali padaKu dan bertobat dari dosa-dosamu. Apabila engkau mau kembali dan bertobat serta apabila engkau mau menghormatiKu dengan buah-buah kebenaran, Aku akan memberkati rumah tanggamu dan menghormati tempat tidur perkawinanmu. Apabila engkau mau merendahkan diri dan memanggilKu, Aku akan mendengarkan dan memberkatimu. Dengarlah, engkau pelayan FirmanKu yang kudus. Jangan ajarkan pada umatKu untuk berdosa melawan Allah mereka. Ingatlah bahwa penghakiman dimulai di rumah Tuhan, kecuali jika engkau bertobat, Aku akan melenyapkanmu karena dosa-dosa yang kauajarkan pada umatKu. Apakah kaukira Aku buta sehingga Aku tidak dapat melihat atau tuli sehingga Aku tidak dapat mendengar? Engkau yang memegang kebenaran dalam ketidakbenaran dan mengisi kantongmu dengan perak dan emas dengan mengorbankan orang-orang miskin - bertobatlah kataKu, sebelum terlambat. Pada hari penghakiman engkau akan berdiri sendiri dihadapanKu untuk mendapatkan balasan atas apa yang kaulakukan dengan Firman kudusKu. Apabila engkau memanggilku dengan pertobatan, Aku akan melenyapkan kutuk dari tanahmu dan memberkatimu dengan melimpah. Apabila engkau mau bertobat dan merasa malu atas dosa-dosamu, Aku tidak akan mengingat-ingat kesalahanmu lagi. Berdoalah agar engkau menjadi pemenang. Bangunlah untuk hidup dan kehidupan. Menyesallah pada orang yang telah kau sesatkan dan ajar pengajaran yang keliru. Katakan pada mereka bahwa engkau telah berbuat dosa dan engkau telah menyesatkan domba-dombaKu. Bertobatlah pada mereka. Lihat, Aku sedang mempersiapkan tentara yang kudus. Mereka akan melakukan pekerjaan besar untukKu dan menghancurkan tempat-tempat tinggimu. Mereka adalah tentara yang terdiri pria dan wanita, pemuda dan pemudi yang kudus. Mereka telah diurapi untuk memberitakan Injil yang benar, untuk menumpangkan tangan pada yang sakit dan memanggil orang berdosa pada pertobatan. Inilah tentara para pekerja, ibu-ibu rumah tangga, pria dan wanita lajang serta anak-anak sekolah. Mereka adalah orang-orang biasa, karena tidak banyak orang terhormat yang menjawab panggilanKu. Di masa lalu mereka tidak dimengerti dan dianiaya, dibuang dan ditolak. Tetapi Aku telah memberkati mereka dengan keberanian dan kekudusan dan dalam roh. Mereka mulai menggenapi nubuat-nubuatKu dan melakukan kehendakKu. Aku akan berjalan dalam mereka, berbicara dalam mereka dan bekerja dalam mereka. Orang-orang ini adalah mereka yang kembali padaKu dengan segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatannya. Tentara ini akan membangkitkan banyak orang kepada kekudusan dan kemurnian roh. Aku akan segera bergerak atas mereka, memilih tentaraKu orang-orang yang Kuinginkan. Aku akan mencari mereka di kota dan di desa. Banyak orang akan heran pada mereka yang Kupilih. Engkau akan melihat orang-orang itu mulai bergerak melintasi daratan dan melakukan perubahan besar demi namaKu. Perhatikan dan lihatlah kuasaKu bekerja. Kembali Kuberitahukan padamu, janganlah cemari ranjang perkawinanmu. Jangan cemari tubuhmu di mana Roh Kudus tinggal. Dosa tubuh mengakibatkan dosa dalam roh. Jagalah agar ranjang perkawinanmu kudus. Aku menjadikan laki-laki untuk perempuan dan perempuan untuk laki-laki dan bersabda bahwa keduanya harus bersatu dalam ikatan yang kudus. "Kembali Aku berkata, bangun!"
***
Aku melihat banyak penglihatan lain di lengan kiri neraka. Aku diperintahkan olah Tuhan untuk tidak membukakannya sekarang. Banyak darinya adalah penglihatan-penglihatan tentang dunia akhir jaman, pada waktu banyak umat Tuhan akan jatuh dan terhilang. Dalam visi-visi itu aku mendapatkan banyak wahyu tentang tubuh Kristus, pelayanan anak-anak Tuhan, anak-anak binatang itu dan kedatangan Kristus yang terakhir. "Kelak, engkau boleh membukakannya pada mereka." Ia berkata, "tetapi bukan sekarang." "Tentara ini," kata Tuhan, "yang dikatakan oleh nabi Yoel, akan muncul dari daratan dan melakukan pekerjaan Allah yang besar. Putra kebenaran akan muncul dengan kesembuhan pada sayap-sayapnya. Ia akan menginjak-injak kejahatan dan kejahatan itu akan menjadi debu di bahwa telapak kakiNya." "Mereka akan disebut tentara Allah. Aku akan memberikan karunia-karunia pada mereka dan mereka akan menyelesaikan pekerjaan perkasaKu. Mereka akan melakukan perbuatan besar untuk kemuliaan Tuhan. Aku akan mencurahkan RohKu atas semua orang dan anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat. Tentara ini akan berperang melawan kekuatan setan dan akan menghancurkan banyak pekerjaan Iblis. Mereka akan memenangkan banyak jiwa bagi Yesus Kristus sebelum hari binatang yang jahat itu muncul," kata Tuhan. Yesus berkata, "Mari, kini saatnya kita pergi." Pada akhirnya, kami meninggalkan penglihatan-penglihatan itu dan lengan kiri neraka. Aku sangat bersuka cita. Pada waktu kami berangkat, Yesus berkata, "Katakan pada keluargamu bahwa Aku mengasihi mereka, benarkanlah mereka dengan kasih. Katakan pada mereka bahwa Aku akan terus menjagai mereka dari yang jahat bila mereka mau mempercayaiKu." Para pembaca, gunakanlah referensi Alkitab pada bagian belakang buku ini. Tuhan memberitahuku untuk menempatkannya di sana.
*****************
Neraka - BAB 13, LENGAN KANAN NERAKA
BAB 13LENGAN KANAN NERAKA
Setelah penglihatan yang pertama, Yesus dan aku pergi ke bagian neraka yang berbeda. Yesus berkata, "Hal-hal yang kaulihat ini adalah untuk akhir zaman," Visi yang lain muncul di hadapanku. Yesus berkata, "Kita berada di lengan kanan neraka," Kami menaiki bukit tandus yang tinggi. Pada puncak bukit itu aku menatap ke bawah dan melihat sebuah sungai berpusar. Kulihat tidak ada lubang-lubang api atau setan maupun roh-roh jahat, hanya sungai lebar yang mengalir di antara tepian sungai yang tidak nampak. Tepian-tepian sungai itu tersembunyi dalam kegelapan. Yesus dan aku berjalan mendekati sungai itu dan aku melihat sungai itu penuh dengan darah dan api. Pada waktu aku memperhatikan lebih dekat, aku melihat banyak jiwa, masing-masing terikat satu sama lain. Berat rantai-rantai itu menarik mereka ke bawah permukaan lautan api itu. Jiwa-jiwa di dalam neraka ada di dalam api neraka. Aku melihat juga bahwa mereka berwujud kerangka dengan jiwa-jiwa kelabu berkabut. "Apakah ini?" aku bertanya kepada Tuhan. "Ini adalah jiwa-jiwa orang yang tidak percaya dan tidak beriman. Mereka adalah orang-orang yang lebih mencintai tubuh mereka sendiri daripada mencintai Tuhan. Mereka adalah laki-laki yang mencintai laki-laki dan perempuan yang mencintai perempuan, yang tidak mau bertobat dan diselamatkan dari dosa mereka. Mereka menyukai kehidupan dosa mereka dan menolak keselamatanKu." Aku berdiri di samping Yesus dan memandangi telaga api itu. Pada saat yang bersamaan api mulai menderu menyerupai tungku api raksasa, bergerak dan menelan apa saja yang ia lalui. Segera saja api itu memenuhi hampir seluruh lengan kanan neraka. Api berada kurang dari 30 cm dari kami, tetapi tidak menyentuh kami. Sungai itu membakar apa saja yang ia lalui. Aku masih memperhatikan wajah Yesus dan wajahNya sedih dan lembut. Ia masih memiliki kasih dan belas kasihan bagi jiwa-jiwa yang terhilang ini dan itu tergambar pada raut wajahNya. Aku mulai menangis dan berharap agar dapat meninggalkan tempat penyiksaan ini, untuk terus berjalan hampir-hampir tak mampu. Aku menatap kembali jiwa-jiwa dalam api itu. Mereka nampak merah padam dan tulang-tulang mereka menghitam dan terbakar. Aku mendengar jiwa-jiwa mereka menangis dengan penuh penyesalan. Tuhan berkata, "Inilah siksaan mereka; rantai demi rantai mereka diikat bersama-sama. Orang-orang ini mengingini tubuh orang dari jenis mereka sendiri, pria dengan pria dan wanita dengan wanita, melakukan apa yang tidak lazim. Mereka menyebabkan para pemuda dan pemudi berbuat dosa. Mereka menyebutnya cinta tetapi pada akhirnya hanyalah dosa dan maut. "Aku tahu bahwa banyak pemuda dan pemudi, pria dan wanita dipaksa di luar kehendak mereka untuk melakukan perbuatan laknat ini - Aku tahu dan tidak akan menimpakan dosa ini kepada mereka. "Tapi ingatlah, "Aku tahu segala sesuatunya dan orang-orang yang menyebabkan orang-orang muda itu berdosa akan mendapatkan penghukuman lebih berat. Aku akan menghakimi dengan adil. Orang-orang berdosa, Aku berkata, "Bertobatlah dan Aku akan berkemurahan. Panggil Aku dan Aku mendengar." "Waktu demi waktu. Aku memanggil jiwa-jiwa ini untuk bertobat dan datang kepadaKu. Aku akan mengampuni mereka dan menyucikan mereka; dan dalam namaKu mereka akan dibebaskan. Tetapi mereka tidak mau mendengarkanKu. Mereka menginginkan kesenangan daging lebih dari kasih kepada Allah yang hidup. Karena Aku kudus, maka kuduslah kamu. Jangan sentuh hal yang najis dan Aku akan menerimamu." kata Tuhan. Aku merasa sangat sakit melihat jiwa-jiwa dalam telaga api itu. "Seandainya mereka berbalik padaKu sebelum terlambat," Yesus melanjutkan, "DarahKu dicurahkan supaya setiap orang dapat datang kepadaKu. Aku memberikan hidupKu supaya orang berdosa yang paling kotor sekalipun dapat hidup." Banyak jiwa mengalir dalam sungai api itu. Di atas dan di bawah gelombang api mereka berenangan. Tak ada jalan keluar daripada terbakar dan berenang dalam telaga api itu. Aku mendengar tangis penyesalan sewaktu sungai berdarah itu melintasi kami. Kami mendaki sebuah jalan kecil di samping sungai itu. Di depanku duduk di atas sebuah bukit seorang perempuan besar. Ia berayun ke depan dan ke belakang seolah-olah ia mabuk. Tertulis padanya kata-kata "Misteri Babilon". Aku sekarang tahu bahwa ibu kekejian di atas bumi berasal pula dari neraka. Satu kekuatan setan sangat kuat memancar daripadanya dan aku melihat banyak orang dan lidah di bawah perempuan itu. Ia memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Padanya didapati darah para nabi dan orang kudus serta semua orang yang dianiaya di muka bumi. "Keluarlah daripadanya dan pisahkanlah dirimu," kata Tuhan. "Pada waktunya ia akan dibinasakan." Kami berjalan melewati wanita jahat yang memiliki tanduk-tanduk di atas kepalanya itu. Segala sesuatunya menjadi gelap. Sekarang Yesus merupakan satu-satunya sinar. Kami berjalan sampai kami tiba pada sisi bukit yang lain. Di kejauhan aku melihat kobaran api yang sangat panas di udara. Suasana menjadi panas dan pengap. Kami pergi mengelilingi bukit dan tiba pada sebuah pintu besar yang memiliki celah-celah di dalamnya. Pintu itu terletak di sisi bukit. Pada pintu itu terdapat suatu pipa besar dan kobaran api mengamuk keluar daripadanya. Pintu itu dikunci pula dengan gembok besar. Aku bertanya-tanya apakah arti semuanya. Pada saat yang bersamaan sesosok tubuh laki-laki yang gelap mengenakan mantel panjang dan gelap muncul di depan pintu. Wajahnya nampak sangat tua dan lelah. Kulit wajahnya berkerut keriput di atas tulang-tulang tengkoraknya. Ia nampaknya telah berusia ratusan tahun. Yesus berkata kepadaku, "Di balik ambang pintu itu terdapat lubang tanpa alas. FirmanKu itu benar." Api di balik pintu itu menjadi kian tinggi dan kian tinggi sehingga pintu itu terdorong ke depan karena tekanan panasnya. "Ya, Tuhan," aku berkata. Aku senang apabila Iblis dilemparkan ke dalam lubang tanpa alas ini dan segala hal yang jahat ini berhenti untuk sementara waktu. Ia menjawab, "Mari, dengarkanlah apa yang dikatakan Roh pada gereja-gerejanya. Kesudahannya telah dekat dan Aku memanggil orang-orang berdosa untuk bertobat dan diselamatkan. Lihat sekarang." Kami berdiri di tempat yang terang dan aku bersama Allah dalam roh. Aku melihat dan mendapatkan suatu visi terbuka. Di dalam visi itu aku melihat seekor naga berapi mulai mengibaskan udara dengan ekornya yang besar. Aku memperhatikan pada waktu naga rohani ini bergerak dengan kekuatan luar biasa. Kemudian aku melihatnya kembali menuju ke lengan kanan neraka dan menunggu. Aku tahu bahwa ia tidak dapat memukul sampai Firman Allah digenapi. Aku melihat api dan asap membumbung keluar dari bumi dan aku melihat kabut yang aneh mulai terbentuk di atas bumi. Aku melihat bercak-bercak gelap muncul di sini dan sana. Tanduk-tanduk mulai bertumbuh di kepala naga itu. Tanduk-tanduk itu berkembang sampai menutupi seluruh bumi. Iblis memberikan perintah-perintah kepada naga api itu. Roh-roh jahat dan setan-setan ada di sana. Kemudian aku melihat naga api yang jahat itu keluar dari lengan kanan neraka dan mulai memukul bumi dengan kekuatan yang besar, melukai dan membinasakan banyak orang. Yesus berkata, "Hal ini akan terjadi pada akhir zaman; Naiklah lebih tinggi." Para pembaca, apabila engkau melakukan dosa apapun yang telah kutuliskan, berhentilah berbuat dosa dan panggillah Yesus untuk menyelamatkanmu. Engkau tidak perlu masuk neraka. Panggillah Tuhan pada waktu Ia dekat. Ia akan mendengarmu dan menyelamatkanmu. Siapapun yang memanggil Nama Tuhan akan diselamatkan.
****************
Setelah penglihatan yang pertama, Yesus dan aku pergi ke bagian neraka yang berbeda. Yesus berkata, "Hal-hal yang kaulihat ini adalah untuk akhir zaman," Visi yang lain muncul di hadapanku. Yesus berkata, "Kita berada di lengan kanan neraka," Kami menaiki bukit tandus yang tinggi. Pada puncak bukit itu aku menatap ke bawah dan melihat sebuah sungai berpusar. Kulihat tidak ada lubang-lubang api atau setan maupun roh-roh jahat, hanya sungai lebar yang mengalir di antara tepian sungai yang tidak nampak. Tepian-tepian sungai itu tersembunyi dalam kegelapan. Yesus dan aku berjalan mendekati sungai itu dan aku melihat sungai itu penuh dengan darah dan api. Pada waktu aku memperhatikan lebih dekat, aku melihat banyak jiwa, masing-masing terikat satu sama lain. Berat rantai-rantai itu menarik mereka ke bawah permukaan lautan api itu. Jiwa-jiwa di dalam neraka ada di dalam api neraka. Aku melihat juga bahwa mereka berwujud kerangka dengan jiwa-jiwa kelabu berkabut. "Apakah ini?" aku bertanya kepada Tuhan. "Ini adalah jiwa-jiwa orang yang tidak percaya dan tidak beriman. Mereka adalah orang-orang yang lebih mencintai tubuh mereka sendiri daripada mencintai Tuhan. Mereka adalah laki-laki yang mencintai laki-laki dan perempuan yang mencintai perempuan, yang tidak mau bertobat dan diselamatkan dari dosa mereka. Mereka menyukai kehidupan dosa mereka dan menolak keselamatanKu." Aku berdiri di samping Yesus dan memandangi telaga api itu. Pada saat yang bersamaan api mulai menderu menyerupai tungku api raksasa, bergerak dan menelan apa saja yang ia lalui. Segera saja api itu memenuhi hampir seluruh lengan kanan neraka. Api berada kurang dari 30 cm dari kami, tetapi tidak menyentuh kami. Sungai itu membakar apa saja yang ia lalui. Aku masih memperhatikan wajah Yesus dan wajahNya sedih dan lembut. Ia masih memiliki kasih dan belas kasihan bagi jiwa-jiwa yang terhilang ini dan itu tergambar pada raut wajahNya. Aku mulai menangis dan berharap agar dapat meninggalkan tempat penyiksaan ini, untuk terus berjalan hampir-hampir tak mampu. Aku menatap kembali jiwa-jiwa dalam api itu. Mereka nampak merah padam dan tulang-tulang mereka menghitam dan terbakar. Aku mendengar jiwa-jiwa mereka menangis dengan penuh penyesalan. Tuhan berkata, "Inilah siksaan mereka; rantai demi rantai mereka diikat bersama-sama. Orang-orang ini mengingini tubuh orang dari jenis mereka sendiri, pria dengan pria dan wanita dengan wanita, melakukan apa yang tidak lazim. Mereka menyebabkan para pemuda dan pemudi berbuat dosa. Mereka menyebutnya cinta tetapi pada akhirnya hanyalah dosa dan maut. "Aku tahu bahwa banyak pemuda dan pemudi, pria dan wanita dipaksa di luar kehendak mereka untuk melakukan perbuatan laknat ini - Aku tahu dan tidak akan menimpakan dosa ini kepada mereka. "Tapi ingatlah, "Aku tahu segala sesuatunya dan orang-orang yang menyebabkan orang-orang muda itu berdosa akan mendapatkan penghukuman lebih berat. Aku akan menghakimi dengan adil. Orang-orang berdosa, Aku berkata, "Bertobatlah dan Aku akan berkemurahan. Panggil Aku dan Aku mendengar." "Waktu demi waktu. Aku memanggil jiwa-jiwa ini untuk bertobat dan datang kepadaKu. Aku akan mengampuni mereka dan menyucikan mereka; dan dalam namaKu mereka akan dibebaskan. Tetapi mereka tidak mau mendengarkanKu. Mereka menginginkan kesenangan daging lebih dari kasih kepada Allah yang hidup. Karena Aku kudus, maka kuduslah kamu. Jangan sentuh hal yang najis dan Aku akan menerimamu." kata Tuhan. Aku merasa sangat sakit melihat jiwa-jiwa dalam telaga api itu. "Seandainya mereka berbalik padaKu sebelum terlambat," Yesus melanjutkan, "DarahKu dicurahkan supaya setiap orang dapat datang kepadaKu. Aku memberikan hidupKu supaya orang berdosa yang paling kotor sekalipun dapat hidup." Banyak jiwa mengalir dalam sungai api itu. Di atas dan di bawah gelombang api mereka berenangan. Tak ada jalan keluar daripada terbakar dan berenang dalam telaga api itu. Aku mendengar tangis penyesalan sewaktu sungai berdarah itu melintasi kami. Kami mendaki sebuah jalan kecil di samping sungai itu. Di depanku duduk di atas sebuah bukit seorang perempuan besar. Ia berayun ke depan dan ke belakang seolah-olah ia mabuk. Tertulis padanya kata-kata "Misteri Babilon". Aku sekarang tahu bahwa ibu kekejian di atas bumi berasal pula dari neraka. Satu kekuatan setan sangat kuat memancar daripadanya dan aku melihat banyak orang dan lidah di bawah perempuan itu. Ia memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Padanya didapati darah para nabi dan orang kudus serta semua orang yang dianiaya di muka bumi. "Keluarlah daripadanya dan pisahkanlah dirimu," kata Tuhan. "Pada waktunya ia akan dibinasakan." Kami berjalan melewati wanita jahat yang memiliki tanduk-tanduk di atas kepalanya itu. Segala sesuatunya menjadi gelap. Sekarang Yesus merupakan satu-satunya sinar. Kami berjalan sampai kami tiba pada sisi bukit yang lain. Di kejauhan aku melihat kobaran api yang sangat panas di udara. Suasana menjadi panas dan pengap. Kami pergi mengelilingi bukit dan tiba pada sebuah pintu besar yang memiliki celah-celah di dalamnya. Pintu itu terletak di sisi bukit. Pada pintu itu terdapat suatu pipa besar dan kobaran api mengamuk keluar daripadanya. Pintu itu dikunci pula dengan gembok besar. Aku bertanya-tanya apakah arti semuanya. Pada saat yang bersamaan sesosok tubuh laki-laki yang gelap mengenakan mantel panjang dan gelap muncul di depan pintu. Wajahnya nampak sangat tua dan lelah. Kulit wajahnya berkerut keriput di atas tulang-tulang tengkoraknya. Ia nampaknya telah berusia ratusan tahun. Yesus berkata kepadaku, "Di balik ambang pintu itu terdapat lubang tanpa alas. FirmanKu itu benar." Api di balik pintu itu menjadi kian tinggi dan kian tinggi sehingga pintu itu terdorong ke depan karena tekanan panasnya. "Ya, Tuhan," aku berkata. Aku senang apabila Iblis dilemparkan ke dalam lubang tanpa alas ini dan segala hal yang jahat ini berhenti untuk sementara waktu. Ia menjawab, "Mari, dengarkanlah apa yang dikatakan Roh pada gereja-gerejanya. Kesudahannya telah dekat dan Aku memanggil orang-orang berdosa untuk bertobat dan diselamatkan. Lihat sekarang." Kami berdiri di tempat yang terang dan aku bersama Allah dalam roh. Aku melihat dan mendapatkan suatu visi terbuka. Di dalam visi itu aku melihat seekor naga berapi mulai mengibaskan udara dengan ekornya yang besar. Aku memperhatikan pada waktu naga rohani ini bergerak dengan kekuatan luar biasa. Kemudian aku melihatnya kembali menuju ke lengan kanan neraka dan menunggu. Aku tahu bahwa ia tidak dapat memukul sampai Firman Allah digenapi. Aku melihat api dan asap membumbung keluar dari bumi dan aku melihat kabut yang aneh mulai terbentuk di atas bumi. Aku melihat bercak-bercak gelap muncul di sini dan sana. Tanduk-tanduk mulai bertumbuh di kepala naga itu. Tanduk-tanduk itu berkembang sampai menutupi seluruh bumi. Iblis memberikan perintah-perintah kepada naga api itu. Roh-roh jahat dan setan-setan ada di sana. Kemudian aku melihat naga api yang jahat itu keluar dari lengan kanan neraka dan mulai memukul bumi dengan kekuatan yang besar, melukai dan membinasakan banyak orang. Yesus berkata, "Hal ini akan terjadi pada akhir zaman; Naiklah lebih tinggi." Para pembaca, apabila engkau melakukan dosa apapun yang telah kutuliskan, berhentilah berbuat dosa dan panggillah Yesus untuk menyelamatkanmu. Engkau tidak perlu masuk neraka. Panggillah Tuhan pada waktu Ia dekat. Ia akan mendengarmu dan menyelamatkanmu. Siapapun yang memanggil Nama Tuhan akan diselamatkan.
****************
Neraka - BAB 12, TANDUK - TANDUK
BAB 12TANDUK - TANDUK
Yesus berkata, "Malam ini anakKu, kita akan pergi ke bagian lain dari jantung neraka. Aku akan memberitahumu tentang tanduk-tanduk itu dan memperlihatkan bagaimana tanduk-tanduk itu digunakan untuk menyalurkan roh-roh jahat dan kekuatan setan menuju ke permukaan bumi." Pada waktu Yesus berbicara, aku mulai menyaksikan suatu visi terbuka. Dalam visi itu, aku melihat sebuah rumah pertanian tua, nampak abu-abu dan mati, dikelilingi oleh pepohonan mati serta rumput-rumput kering yang tinggi. Halaman di seputar rumah itu dikotori oleh benda-benda mati. Tak ada kehidupan di sana. Rumah pertanian itu nampak seolah-olah ditempatkan pada sudut-sudut dan tenggelam di tengah-tengah lapangan itu. Bangunan lain tak kelihatan. Kematian dimana-mana. Aku tahu bahwa rumah pertanian itu adalah bagian dari neraka, tetapi aku belum dapat memahami apa yang sedang kulihat. Di dalamnya, di belakang jendela-jendela yang kotor nampaklah bayangan-bayangan besar yang berbentuk manusia. Penampilan mereka terasa jahat. Salah satu dari bentuk itu bergerak ke arah pintu dan membukanya. Aku melihat pada waktu seorang yang sangat besar dengan otot-otot yang sangat besar keluar dari pintu dan berjalan menuju serambi. Aku melihatnya dengan jelas. Tingginya sekitar 1,80 meter dengan perawakan tubuh menyerupai atlit angkat besi. Warna kulitnya kelihatan mati seperti sekelilingnya. Ia hanya mengenakan setelan celana pria. Celana itu berwarna sekelabu dan semati kulit bagian atas tubuhnya yang terbuka. Daging-dagingnya menyerupai sisik dan kepalanya sangat besar. Sesungguhnya kepalanya demikian besar sehingga kakinya melengkung karena harus menumpu beban yang sedemikian beratnya. Kakinya berkuku menyerupai kaki babi. Wajahnya kaku dan jahat, ia nampaknya sangat tua. Matanya beku dan wajahnya sangat lebar. Dalam penglihatan itu, aku melihat makhluk yang mengerikan ini berjalan keluar menuju serambi tua itu. Bumi bergetar sewaktu ia bergerak dan tanduk-tanduk keluar dari atas kepalanya - tanduk-tanduk besar yang tumbuk ke atas, ke atas dan hilang dari pandangan. Sewaktu ia berjalan aku melihat bahwa tanduk-tanduk itu bertumbuh bahkan dengan sangat pelannya. Tanduk-tanduk lain juga mulai tumbuh dari kepalanya. Tanduk-tanduk kecil muncul dari tanduk-tanduk yang lebih besar. Aku melihat bahwa kepalanya menyerupai seekor binatang buas, seekor binatang buas jahat yang kuat penuh dengan penghancuran. Setiap langkah yang dia ambil menggetarkan bumi. Yesus berkata, "Lihat," Aku melihat saat tanduk-tanduk itu naik ke atas dan berakhir di rumah-rumah, gereja-gereja, rumah-rumah sakit, kantor-kantor dan berbagai jenis bangunan di seluruh bumi. Tanduk-tanduk ini menyebabkan kerusakan besar di seluruh daratan. Aku melihat banyak orang terpedaya oleh kekuatan-kekuatan jahat ini dan jatuh dalam perangkap-perangkap Iblis. Kita sekarang berada dalam suatu peperangan - kebaikan melawan kejahatan, pikirku. "Kita sekarang berada dalam suatu peperangan," aku mendengar Roh Tuhan berbicara. "Kebaikan melawan kejahatan." Awan hitam keluar dari tanduk-tanduk itu dan menyemburkan banyak makhluk-makhluk setan yang keluar menuju bumi. Semua hal-hal yang Tuhan benci ada di sana. Aku melihat kerajaan-kerajaan muncul keluar dari bumi dan berjuta-juta orang mulai mengikuti kekuatan jahat ini. Aku melihat tanduk yang lama hilang dan tanduk yang baru tumbuh pada tempatnya. Aku mendengar Yesus berkata, "Hal ini sedang mulai terjadi saat ini! Hal-hal ini sedang, sudah, dan akan terjadi. Orang akan mencintai diri mereka sendir daripada mencintai Allah. Kejahatan akan merajalela pada hari-hari akhir ini. Laki-laki dan perempuan akan lebih mencintai rumah, mobil, tanah, gedung dan pekerjaan mereka, perak mereka dan emas mereka lebih daripada Aku." "Bertobatlah," Ia berkata, "karena Aku adalah Allah yang cemburuan. Tak ada suatupun dapat ditempatkan di atas penyembahanmu terhadap Aku - tidak juga anakmu laki-laki atau perempuan, maupun istri atau suami. Karena Allah adalah Roh, dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya di dalam Roh dan Kebenaran." Aku memperhatikan pada waktu tanduk-tanduk itu bergerak ke atas permukaan bumi, menjulang tinggi menuju ke langit. Kerajaan-kerajaan baru muncul dan ada perang serta kehancuran di seluruh daratan. Mereka yang menyembah binatang buas itu banyak. Binatang buas jahat yang bertanduk itu berjalan maju mundur seolah-olah sedang berpikir dan bumi bergoncang karena berat tubuhnya. Setelah beberapa menit ia kembali ke rumah pertanian itu. Awan-awan gelap timbul dan banyak orang mati di daratan itu. Aku melihat dunia di tengah-tengah kesusahan besar dan aku mulai berdoa dengan segenap hatiku. "Oh, Tuhan, tolonglah kami," aku berseru. Kemudian dua binatang buas dalam roh keluar dari bumi dan berperang satu sama lain. Aku tahu mereka itu datang dari neraka. Suatu lautan manusia berdiri memperhatikan pertempuran antara dua setan ini. Lalu aku melihat sesuatu muncul dari tanah di antara mereka. Mereka berhenti bertempur dan berdiri masing-masing pada sisi sebuah kapal besar. Kedua binatang itu mencoba menghancurkan kapal itu, tetapi tak dapat. Mereka menekannya kembali ke dalam bumi dan menguburkannya di antara mereka berdua. Mereka berdiri berhadapan muka lagi, siap untuk menyelesaikan pertempuran mereka. Aku mendengar suatu suara berkata, "Lihat." Pada waktu aku memperhatikan, sebuah cahaya muncul di atas tanah dimana kapal itu dikuburkan. Kapal itu kemudian muncul kembali pada permukaan tanah dan menjadi suatu piringan yang besar. Kedua binatang buas itu mulai berubah wujud dan menjadi besar dan hitam. Sebuah pintu di depan piringan itu terbuka dan suatu sorot sinar yang kuat memperlihatkan sebuah tangga. Tangga-tangga itu menuju ke bawah, ke bawah, menuju bumi dan aku mendengar suatu suara berkata, "Ke neraka!" Adanya kejahatan sangat terasa di udara dan aku merasa hilang dan terlepas pada waktu aku memperhatikannya. Suatu kekuatan sejajar keluar dari piringan itu dan aku kehilangan tempat berlari. Aku merasa terperangkap meskipun aku ada di dalam Roh. Hampir pada saat yang bersamaan Yesus mengangkatku ke atas, tinggi dan makin tinggi sampai aku menatap ke bawah pada penglihatan itu. Tetapi sekarang tangga-tangga itu menjadi eskalator yang bergerak turun naik dari pusat bumi. Pada waktu aku berada di samping Yesus aku merasa aman dan terlindung. "Hal itu akan keluar dari neraka," aku mendengar suatu suara berkata. Yesus berkata, "Hal ini akan terjadi dan hal ini masih akan datang. Tuliskanlah agar semua orang tahu." Dalam penglihatanku eskalator itu membawa naik kekuatan setan dan roh-roh jahat. Kedua binatang buas itu berdiri masing-masing pada tiap sisi kapal itu dan aku melihat mereka mulai berubah lagi. Aku mendengar suara deru yang keras - suara motor yang berlari dengan kecepatan tinggi. Kepala binatang-binatang buas itu menjadi besar dan suatu sinar mulai mengisi tangan mereka. Aku melihat kedua binatang buas dan kapal itu sewaktu ketiga-tiganya bergabung bersama-sama. Banyak jiwa seolah berjalan dalam tidurnya, berbaris menuju kepada salah satu binatang buas itu. Berjam-jam aku memperhatikan pemandangan yang mengerikan ini sampai pada akhirnya, salah satu dari binatang itu dipadati oleh manusia. Pada waktu aku mendengarkan, dari binatang yang pertama itu datang suara deru yang keras seolah-olah kapal terbang yang siap tinggal landas. Binatang itu mendapat kekuatannya dari kapal itu. Pada waktu itu ia mulai terbang, ia kembali dalam bentuk seorang manusia. Pada saat ia melayang, kepalanya nampak penuh cahaya dan kekuatan besar terpancar keluar daripadanya. Pada waktu ia menghilang menuju ke langit, kepalanya menjadi kapal lagi. Aku masih dapat mendengar suara binatang yang pertama itu pada saat aku memperhatikan binatang yang kedua terisi dengan jiwa-jiwa. Sewaktu telah penuh aku melihat binatang yang kedua mulai meluncur lurus ke atas seperti sebuah roket. Ia bergabung dengan binatang yang lain dan mereka berdua bergerak perlahan menuju langit kelabu. Binatang buas kedua juga mengambil rupa seorang manusia. Aku mendengar aung mereka yang keras sewaktu mereka hilang dari pandangan. Aku bertanya-tanya apakah arti semua ini. Aku melihat kapal atau piringan itu menempatkan dirinya kembali menuju ke bumi. Bumi menutupinya sampai kapal itu hilang dari pandangan. Pada saat penglihatan itu mulai menghilang, aku melihat sebuah ruang pengadilan yang besar dan aku teringat akan Pengadilan Takhta Putih.
*******************
Yesus berkata, "Malam ini anakKu, kita akan pergi ke bagian lain dari jantung neraka. Aku akan memberitahumu tentang tanduk-tanduk itu dan memperlihatkan bagaimana tanduk-tanduk itu digunakan untuk menyalurkan roh-roh jahat dan kekuatan setan menuju ke permukaan bumi." Pada waktu Yesus berbicara, aku mulai menyaksikan suatu visi terbuka. Dalam visi itu, aku melihat sebuah rumah pertanian tua, nampak abu-abu dan mati, dikelilingi oleh pepohonan mati serta rumput-rumput kering yang tinggi. Halaman di seputar rumah itu dikotori oleh benda-benda mati. Tak ada kehidupan di sana. Rumah pertanian itu nampak seolah-olah ditempatkan pada sudut-sudut dan tenggelam di tengah-tengah lapangan itu. Bangunan lain tak kelihatan. Kematian dimana-mana. Aku tahu bahwa rumah pertanian itu adalah bagian dari neraka, tetapi aku belum dapat memahami apa yang sedang kulihat. Di dalamnya, di belakang jendela-jendela yang kotor nampaklah bayangan-bayangan besar yang berbentuk manusia. Penampilan mereka terasa jahat. Salah satu dari bentuk itu bergerak ke arah pintu dan membukanya. Aku melihat pada waktu seorang yang sangat besar dengan otot-otot yang sangat besar keluar dari pintu dan berjalan menuju serambi. Aku melihatnya dengan jelas. Tingginya sekitar 1,80 meter dengan perawakan tubuh menyerupai atlit angkat besi. Warna kulitnya kelihatan mati seperti sekelilingnya. Ia hanya mengenakan setelan celana pria. Celana itu berwarna sekelabu dan semati kulit bagian atas tubuhnya yang terbuka. Daging-dagingnya menyerupai sisik dan kepalanya sangat besar. Sesungguhnya kepalanya demikian besar sehingga kakinya melengkung karena harus menumpu beban yang sedemikian beratnya. Kakinya berkuku menyerupai kaki babi. Wajahnya kaku dan jahat, ia nampaknya sangat tua. Matanya beku dan wajahnya sangat lebar. Dalam penglihatan itu, aku melihat makhluk yang mengerikan ini berjalan keluar menuju serambi tua itu. Bumi bergetar sewaktu ia bergerak dan tanduk-tanduk keluar dari atas kepalanya - tanduk-tanduk besar yang tumbuk ke atas, ke atas dan hilang dari pandangan. Sewaktu ia berjalan aku melihat bahwa tanduk-tanduk itu bertumbuh bahkan dengan sangat pelannya. Tanduk-tanduk lain juga mulai tumbuh dari kepalanya. Tanduk-tanduk kecil muncul dari tanduk-tanduk yang lebih besar. Aku melihat bahwa kepalanya menyerupai seekor binatang buas, seekor binatang buas jahat yang kuat penuh dengan penghancuran. Setiap langkah yang dia ambil menggetarkan bumi. Yesus berkata, "Lihat," Aku melihat saat tanduk-tanduk itu naik ke atas dan berakhir di rumah-rumah, gereja-gereja, rumah-rumah sakit, kantor-kantor dan berbagai jenis bangunan di seluruh bumi. Tanduk-tanduk ini menyebabkan kerusakan besar di seluruh daratan. Aku melihat banyak orang terpedaya oleh kekuatan-kekuatan jahat ini dan jatuh dalam perangkap-perangkap Iblis. Kita sekarang berada dalam suatu peperangan - kebaikan melawan kejahatan, pikirku. "Kita sekarang berada dalam suatu peperangan," aku mendengar Roh Tuhan berbicara. "Kebaikan melawan kejahatan." Awan hitam keluar dari tanduk-tanduk itu dan menyemburkan banyak makhluk-makhluk setan yang keluar menuju bumi. Semua hal-hal yang Tuhan benci ada di sana. Aku melihat kerajaan-kerajaan muncul keluar dari bumi dan berjuta-juta orang mulai mengikuti kekuatan jahat ini. Aku melihat tanduk yang lama hilang dan tanduk yang baru tumbuh pada tempatnya. Aku mendengar Yesus berkata, "Hal ini sedang mulai terjadi saat ini! Hal-hal ini sedang, sudah, dan akan terjadi. Orang akan mencintai diri mereka sendir daripada mencintai Allah. Kejahatan akan merajalela pada hari-hari akhir ini. Laki-laki dan perempuan akan lebih mencintai rumah, mobil, tanah, gedung dan pekerjaan mereka, perak mereka dan emas mereka lebih daripada Aku." "Bertobatlah," Ia berkata, "karena Aku adalah Allah yang cemburuan. Tak ada suatupun dapat ditempatkan di atas penyembahanmu terhadap Aku - tidak juga anakmu laki-laki atau perempuan, maupun istri atau suami. Karena Allah adalah Roh, dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembahNya di dalam Roh dan Kebenaran." Aku memperhatikan pada waktu tanduk-tanduk itu bergerak ke atas permukaan bumi, menjulang tinggi menuju ke langit. Kerajaan-kerajaan baru muncul dan ada perang serta kehancuran di seluruh daratan. Mereka yang menyembah binatang buas itu banyak. Binatang buas jahat yang bertanduk itu berjalan maju mundur seolah-olah sedang berpikir dan bumi bergoncang karena berat tubuhnya. Setelah beberapa menit ia kembali ke rumah pertanian itu. Awan-awan gelap timbul dan banyak orang mati di daratan itu. Aku melihat dunia di tengah-tengah kesusahan besar dan aku mulai berdoa dengan segenap hatiku. "Oh, Tuhan, tolonglah kami," aku berseru. Kemudian dua binatang buas dalam roh keluar dari bumi dan berperang satu sama lain. Aku tahu mereka itu datang dari neraka. Suatu lautan manusia berdiri memperhatikan pertempuran antara dua setan ini. Lalu aku melihat sesuatu muncul dari tanah di antara mereka. Mereka berhenti bertempur dan berdiri masing-masing pada sisi sebuah kapal besar. Kedua binatang itu mencoba menghancurkan kapal itu, tetapi tak dapat. Mereka menekannya kembali ke dalam bumi dan menguburkannya di antara mereka berdua. Mereka berdiri berhadapan muka lagi, siap untuk menyelesaikan pertempuran mereka. Aku mendengar suatu suara berkata, "Lihat." Pada waktu aku memperhatikan, sebuah cahaya muncul di atas tanah dimana kapal itu dikuburkan. Kapal itu kemudian muncul kembali pada permukaan tanah dan menjadi suatu piringan yang besar. Kedua binatang buas itu mulai berubah wujud dan menjadi besar dan hitam. Sebuah pintu di depan piringan itu terbuka dan suatu sorot sinar yang kuat memperlihatkan sebuah tangga. Tangga-tangga itu menuju ke bawah, ke bawah, menuju bumi dan aku mendengar suatu suara berkata, "Ke neraka!" Adanya kejahatan sangat terasa di udara dan aku merasa hilang dan terlepas pada waktu aku memperhatikannya. Suatu kekuatan sejajar keluar dari piringan itu dan aku kehilangan tempat berlari. Aku merasa terperangkap meskipun aku ada di dalam Roh. Hampir pada saat yang bersamaan Yesus mengangkatku ke atas, tinggi dan makin tinggi sampai aku menatap ke bawah pada penglihatan itu. Tetapi sekarang tangga-tangga itu menjadi eskalator yang bergerak turun naik dari pusat bumi. Pada waktu aku berada di samping Yesus aku merasa aman dan terlindung. "Hal itu akan keluar dari neraka," aku mendengar suatu suara berkata. Yesus berkata, "Hal ini akan terjadi dan hal ini masih akan datang. Tuliskanlah agar semua orang tahu." Dalam penglihatanku eskalator itu membawa naik kekuatan setan dan roh-roh jahat. Kedua binatang buas itu berdiri masing-masing pada tiap sisi kapal itu dan aku melihat mereka mulai berubah lagi. Aku mendengar suara deru yang keras - suara motor yang berlari dengan kecepatan tinggi. Kepala binatang-binatang buas itu menjadi besar dan suatu sinar mulai mengisi tangan mereka. Aku melihat kedua binatang buas dan kapal itu sewaktu ketiga-tiganya bergabung bersama-sama. Banyak jiwa seolah berjalan dalam tidurnya, berbaris menuju kepada salah satu binatang buas itu. Berjam-jam aku memperhatikan pemandangan yang mengerikan ini sampai pada akhirnya, salah satu dari binatang itu dipadati oleh manusia. Pada waktu aku mendengarkan, dari binatang yang pertama itu datang suara deru yang keras seolah-olah kapal terbang yang siap tinggal landas. Binatang itu mendapat kekuatannya dari kapal itu. Pada waktu itu ia mulai terbang, ia kembali dalam bentuk seorang manusia. Pada saat ia melayang, kepalanya nampak penuh cahaya dan kekuatan besar terpancar keluar daripadanya. Pada waktu ia menghilang menuju ke langit, kepalanya menjadi kapal lagi. Aku masih dapat mendengar suara binatang yang pertama itu pada saat aku memperhatikan binatang yang kedua terisi dengan jiwa-jiwa. Sewaktu telah penuh aku melihat binatang yang kedua mulai meluncur lurus ke atas seperti sebuah roket. Ia bergabung dengan binatang yang lain dan mereka berdua bergerak perlahan menuju langit kelabu. Binatang buas kedua juga mengambil rupa seorang manusia. Aku mendengar aung mereka yang keras sewaktu mereka hilang dari pandangan. Aku bertanya-tanya apakah arti semua ini. Aku melihat kapal atau piringan itu menempatkan dirinya kembali menuju ke bumi. Bumi menutupinya sampai kapal itu hilang dari pandangan. Pada saat penglihatan itu mulai menghilang, aku melihat sebuah ruang pengadilan yang besar dan aku teringat akan Pengadilan Takhta Putih.
*******************
Neraka - BAB 11, KEGELAPAN YANG PALING GELAP
BAB 11KEGELAPAN YANG PALING GELAP
Malam demi malam, Yesus dan aku kembali pergi ke neraka sehingga aku dapat mencatat kebenaran-kebenaran yang mengerikan ini. Tiap kali melewati jantung itu, aku berjalan sangat rapat pada Yesus. Rasa takut yang luar biasa mencekam jiwaku tiap kali aku mengingat apa yang terjadi padaku disana. Aku tahu aku harus melanjutkannya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Tapi hanyalah karena kemurahan Tuhan aku dapat kembali. Kami berhenti di hadapan sekelompok setan yang menyanyi mengagungkan Iblis. Mereka nampaknya sangat menikmatinya. Yesus berkata, "Aku mengijinkanmu mendengarkan apa yang mereka katakan." "Kami akan pergi ke rumah ini hari ini dan menyiksa mereka yang ada di sini. Kami akan mendapat lebih banyak kekuatan dari tuhan Iblis jika kami melakukannya dengan baik," mereka berkata. "Oh, ya kami akan membuat banyak kepedihan dan kesakitan disana dan banyak tangisan pada mereka semua." Mereka mulai menari dan menyanyikan lagu-lagu pujian setan untuk menyembah Iblis, memuliakan kejahatan. Satu setan berkata, "Kami akan memperhatikan baik-baik mereka yang percaya pada Yesus, karena mereka dapat melempar kami ke luar." "Ya," kata yang lain, "dalam nama Yesus kami harus pergi." Lalu roh jahat yang terakhir berkata, "Kami tak akan pergi pada mereka yang mengenal Yesus dan kuasa namaNya." "Malaikat-malaikatKu," kata Yesus, "menjagai umatKu dari roh-roh jahat ini dan pekerjaan-pekerjaan mereka tidak akan berhasil. Aku juga melindungi banyak orang yang belum selamat, meskipun mereka tidak mengetahuinya. Aku memiliki banyak malaikat yang bekerja untuk menghentikan rencana jahat Iblis." Yesus berkata, "Ada banyak setan di udara dan di bumi. Aku telah memperbolehkanmu melihat setan-setan ini, tetapi yang lain tidak dapat kaulihat. Itulah sebabnya kebenaran harus diberitakan kepada setiap orang. Kebenaran akan membebaskan manusia dan akan melindungi mereka dari yang jahat. Di dalam namaKu ada kelepasan dan kebebasan. Aku memiliki segala kuasa di surga dan di bumi. Janganlah takut kepada Iblis, tetapi takutlah akan Allah."
***
Pada waktu kami berjalan terus melewati mereka, Yesus dan aku menghampiri seorang laki-laki yang sangat besar dan berkulit sangat gelap. Ia diselimuti kegelapan dan berpenampilan seperti seorang malaikat. Ia membawa sesuatu pada tangan kirinya. Yesus berkata, "Tempat ini disebut kegelapan yang paling gelap." Aku mendengar tangis dan kertak gigi. Tak satu tempatpun sebelumnya, ada keputusasaan begitu luar biasa seperti yang aku rasakan di tempat ini. Malaikat yang berada di depan kami tidak bersayap. Ia nampaknya bertinggi sekitar 9 meter dan ia tahu benar apa yang harus ia lakukan. Ia membawa sebuah piringan besar di tangan kirinya dan dengan perlahan berputar sambil mengangkat tinggi piringan itu seolah-olah siap untuk melemparkannya. Ada api di tengah-tengah piringan itu dan kekelaman pada tepi luarnya. Malaikat itu meletakkan tangannya di bawah piringan dan menggapai jauh ke belakang dengan maksud untuk mendapatkan lemparan lebih jauh. Aku heran siapakah malaikat raksasa ini dan apa yang sedang ia lakukan. Yesus mengetahui pikiranku dan berkata lagi, "Inilah kegelapan yang paling gelap. Ingatlah akan FirmanKu yang mengatakan, "Anak-anak kerajaan ini akan dilemparkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, dimana ada tangisan dan kertak gigi." "Tuhan," kataku, "maksudmu hamba-hambaMu ada di sini?" "Ya," kata Yesus, "hamba-hamba yang murtad setelah Aku memanggil mereka. Hamba-hamba yang mencintai dunia lebih daripadaKu dan kembali terperosok ke dalam lumpur dosa. Hamba-hamba yang tidak mau berdiri atas kebenaran dan kekudusan. Lebih baik untuk seseorang tidak pernah memulai daripada murtad setelah mulai melayaniKu." "Percayalah padaKu," kata Yesus, "jika engkau berdosa, engkau memiliki penolong pada Bapa. Apabila engkau bertobat dari dosa-dosamu, Aku akan benar-benar menyucikanmu dari semua ketidakbenaran. Namun apabila engkau tidak mau bertobat, Aku akan datang pada saat yang tidak kau duga dan engkau akan dipotong bersama orang-orang yang tidak percaya serta dilemparkan ke dalam kegelapan yang paling gelap." Aku memperhatikan malaikat yang berkulit gelap itu pada waktu ia melemparkan piringan-piringan besar itu jauh, menuju ke dalam kegelapan. "FirmanKu benar-benar mengartikan apa yang dikatakannya, bahwa mereka akan dilemparkan ke dalam kegelapan yang paling gelap." Dan kemudian, tiba-tiba Yesus dan aku berada di udara mengikuti piringan itu melintasi tempat itu. Kami tiba pada bagian luar piringan dan berdiri melihat ke dalam. Ada api di tengah-tengah piringan itu dan orang-orang berenang-renang ke dalam dan ke luar, di atas dan di bawah gelombang api. Tak ada setan dan roh-roh jahat di sini, hanya jiwa-jiwa yang terbakar dalam lautan api. Di luar piringan, gelap sama sekali. Hanya sinar yang berasal dari nyala api dalam piringan itu yang menyinari kegelapan malam. Pada cahaya itu aku melihat orang-orang mencoba berenang menuju ke tepi piringan. Beberapa di antara mereka hampir mencapai sisi-sisinya, sementara daya isap dari piringan itu menarik mereka kembali ke dalam nyala api itu, aku memperhatikan pada saat wujud mereka berubah menjadi kerangka dengan jiwa-jiwa kelabu yang berkabut. Aku tahu kemudian bahwa tempat ini adalah bagian yang lain dari neraka. Dan kemudian kulihat, seperti dalam suatu visi, malaikat-malaikat membuka meterai. Bangsa-bangsa dan kerajaan nampak terkunci di bawah meterai tersebut. Pada waktu malaikat-malaikat membuka meterai-meterai tersebut, laki-laki dan perempuan, pemuda dan pemudi berbaris langsung menuju kobaran api itu. Aku memperhatikan dengan kengerian luar biasa, bertanya-tanya apakah aku mengenal beberapa dari hamba Tuhan yang jatuh yang sedang berbaris lewat. Aku tak dapat mengalihkan pandangan dari pemandangan akan jiwa-jiwa yang berbaris menuju lautan api dan tak seorangpun mencoba menghentikan mereka. Aku menangis, "Tuhan, hentikanlah mereka sebelum mereka kena api!" Tetapi Yesus berkata, "Siapa bertelinga hendaklah mendengar. Siapa memiliki mata hendaklah melihat. AnakKu, berserulah melawan dosa dan kejahatan. Katakan pada hamba-hambaKu untuk sungguh-sungguh dan memanggil nama Tuhan. Aku mengajakmu melewati tempat yang mengerikan ini sehingga engkau dapat menceritakan pada mereka tentang neraka." Yesus melanjutkan, "Beberapa orang tidak akan mempercayaimu. Beberapa orang akan berkata bahwa Tuhan terlampau baik untuk mengirimkan laki-laki dan perempuan ke dalam neraka. Namun katakan pada mereka bahwa FirmanKu benar. Katakan pada mereka bahwa orang-orang penakut dan orang yang tidak percaya akan mendapat bagian mereka dalam lautan api."
*********************
Malam demi malam, Yesus dan aku kembali pergi ke neraka sehingga aku dapat mencatat kebenaran-kebenaran yang mengerikan ini. Tiap kali melewati jantung itu, aku berjalan sangat rapat pada Yesus. Rasa takut yang luar biasa mencekam jiwaku tiap kali aku mengingat apa yang terjadi padaku disana. Aku tahu aku harus melanjutkannya untuk menyelamatkan jiwa-jiwa. Tapi hanyalah karena kemurahan Tuhan aku dapat kembali. Kami berhenti di hadapan sekelompok setan yang menyanyi mengagungkan Iblis. Mereka nampaknya sangat menikmatinya. Yesus berkata, "Aku mengijinkanmu mendengarkan apa yang mereka katakan." "Kami akan pergi ke rumah ini hari ini dan menyiksa mereka yang ada di sini. Kami akan mendapat lebih banyak kekuatan dari tuhan Iblis jika kami melakukannya dengan baik," mereka berkata. "Oh, ya kami akan membuat banyak kepedihan dan kesakitan disana dan banyak tangisan pada mereka semua." Mereka mulai menari dan menyanyikan lagu-lagu pujian setan untuk menyembah Iblis, memuliakan kejahatan. Satu setan berkata, "Kami akan memperhatikan baik-baik mereka yang percaya pada Yesus, karena mereka dapat melempar kami ke luar." "Ya," kata yang lain, "dalam nama Yesus kami harus pergi." Lalu roh jahat yang terakhir berkata, "Kami tak akan pergi pada mereka yang mengenal Yesus dan kuasa namaNya." "Malaikat-malaikatKu," kata Yesus, "menjagai umatKu dari roh-roh jahat ini dan pekerjaan-pekerjaan mereka tidak akan berhasil. Aku juga melindungi banyak orang yang belum selamat, meskipun mereka tidak mengetahuinya. Aku memiliki banyak malaikat yang bekerja untuk menghentikan rencana jahat Iblis." Yesus berkata, "Ada banyak setan di udara dan di bumi. Aku telah memperbolehkanmu melihat setan-setan ini, tetapi yang lain tidak dapat kaulihat. Itulah sebabnya kebenaran harus diberitakan kepada setiap orang. Kebenaran akan membebaskan manusia dan akan melindungi mereka dari yang jahat. Di dalam namaKu ada kelepasan dan kebebasan. Aku memiliki segala kuasa di surga dan di bumi. Janganlah takut kepada Iblis, tetapi takutlah akan Allah."
***
Pada waktu kami berjalan terus melewati mereka, Yesus dan aku menghampiri seorang laki-laki yang sangat besar dan berkulit sangat gelap. Ia diselimuti kegelapan dan berpenampilan seperti seorang malaikat. Ia membawa sesuatu pada tangan kirinya. Yesus berkata, "Tempat ini disebut kegelapan yang paling gelap." Aku mendengar tangis dan kertak gigi. Tak satu tempatpun sebelumnya, ada keputusasaan begitu luar biasa seperti yang aku rasakan di tempat ini. Malaikat yang berada di depan kami tidak bersayap. Ia nampaknya bertinggi sekitar 9 meter dan ia tahu benar apa yang harus ia lakukan. Ia membawa sebuah piringan besar di tangan kirinya dan dengan perlahan berputar sambil mengangkat tinggi piringan itu seolah-olah siap untuk melemparkannya. Ada api di tengah-tengah piringan itu dan kekelaman pada tepi luarnya. Malaikat itu meletakkan tangannya di bawah piringan dan menggapai jauh ke belakang dengan maksud untuk mendapatkan lemparan lebih jauh. Aku heran siapakah malaikat raksasa ini dan apa yang sedang ia lakukan. Yesus mengetahui pikiranku dan berkata lagi, "Inilah kegelapan yang paling gelap. Ingatlah akan FirmanKu yang mengatakan, "Anak-anak kerajaan ini akan dilemparkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, dimana ada tangisan dan kertak gigi." "Tuhan," kataku, "maksudmu hamba-hambaMu ada di sini?" "Ya," kata Yesus, "hamba-hamba yang murtad setelah Aku memanggil mereka. Hamba-hamba yang mencintai dunia lebih daripadaKu dan kembali terperosok ke dalam lumpur dosa. Hamba-hamba yang tidak mau berdiri atas kebenaran dan kekudusan. Lebih baik untuk seseorang tidak pernah memulai daripada murtad setelah mulai melayaniKu." "Percayalah padaKu," kata Yesus, "jika engkau berdosa, engkau memiliki penolong pada Bapa. Apabila engkau bertobat dari dosa-dosamu, Aku akan benar-benar menyucikanmu dari semua ketidakbenaran. Namun apabila engkau tidak mau bertobat, Aku akan datang pada saat yang tidak kau duga dan engkau akan dipotong bersama orang-orang yang tidak percaya serta dilemparkan ke dalam kegelapan yang paling gelap." Aku memperhatikan malaikat yang berkulit gelap itu pada waktu ia melemparkan piringan-piringan besar itu jauh, menuju ke dalam kegelapan. "FirmanKu benar-benar mengartikan apa yang dikatakannya, bahwa mereka akan dilemparkan ke dalam kegelapan yang paling gelap." Dan kemudian, tiba-tiba Yesus dan aku berada di udara mengikuti piringan itu melintasi tempat itu. Kami tiba pada bagian luar piringan dan berdiri melihat ke dalam. Ada api di tengah-tengah piringan itu dan orang-orang berenang-renang ke dalam dan ke luar, di atas dan di bawah gelombang api. Tak ada setan dan roh-roh jahat di sini, hanya jiwa-jiwa yang terbakar dalam lautan api. Di luar piringan, gelap sama sekali. Hanya sinar yang berasal dari nyala api dalam piringan itu yang menyinari kegelapan malam. Pada cahaya itu aku melihat orang-orang mencoba berenang menuju ke tepi piringan. Beberapa di antara mereka hampir mencapai sisi-sisinya, sementara daya isap dari piringan itu menarik mereka kembali ke dalam nyala api itu, aku memperhatikan pada saat wujud mereka berubah menjadi kerangka dengan jiwa-jiwa kelabu yang berkabut. Aku tahu kemudian bahwa tempat ini adalah bagian yang lain dari neraka. Dan kemudian kulihat, seperti dalam suatu visi, malaikat-malaikat membuka meterai. Bangsa-bangsa dan kerajaan nampak terkunci di bawah meterai tersebut. Pada waktu malaikat-malaikat membuka meterai-meterai tersebut, laki-laki dan perempuan, pemuda dan pemudi berbaris langsung menuju kobaran api itu. Aku memperhatikan dengan kengerian luar biasa, bertanya-tanya apakah aku mengenal beberapa dari hamba Tuhan yang jatuh yang sedang berbaris lewat. Aku tak dapat mengalihkan pandangan dari pemandangan akan jiwa-jiwa yang berbaris menuju lautan api dan tak seorangpun mencoba menghentikan mereka. Aku menangis, "Tuhan, hentikanlah mereka sebelum mereka kena api!" Tetapi Yesus berkata, "Siapa bertelinga hendaklah mendengar. Siapa memiliki mata hendaklah melihat. AnakKu, berserulah melawan dosa dan kejahatan. Katakan pada hamba-hambaKu untuk sungguh-sungguh dan memanggil nama Tuhan. Aku mengajakmu melewati tempat yang mengerikan ini sehingga engkau dapat menceritakan pada mereka tentang neraka." Yesus melanjutkan, "Beberapa orang tidak akan mempercayaimu. Beberapa orang akan berkata bahwa Tuhan terlampau baik untuk mengirimkan laki-laki dan perempuan ke dalam neraka. Namun katakan pada mereka bahwa FirmanKu benar. Katakan pada mereka bahwa orang-orang penakut dan orang yang tidak percaya akan mendapat bagian mereka dalam lautan api."
*********************
Subscribe to:
Posts (Atom)